Pernikahan Muda Penuh Cinta

Pernikahan Muda Penuh Cinta
enam belas


__ADS_3

"emang kenapa dia pindah sekolah?"ucap Merisa bertanya..


"entah..katanya ada alasan pribadi.."ucap Vania..


"ohh"ucap Merisa...


Satu Minggu kemudian..


Anggra melangkah keluar gerbang sekolah..


"hmm..ini mungkin pilihan terbaik..semoga dengan begini gue bisa lupain Lo Risa..dan bisa membuka hati buat calon istri gue.." batin Anggara sambil melangkah keluar gerbang dan menengok kebelakang untuk melihat sekolah yg sudah memberinya kesenangan dan kesedihan bersama..


dan tiba tiba suara seseorang membuyarkan lamunan Anggara..


"bro ayo.."ucap Alvino


(karena mereka bertiga tidak terpisahkan Rizki dan Alvino ikut pergi Anggara..dan tambah membuat ciwi ciwi di sekolah tambah meratap karena se-geng Cogan mereka pergi berjamaah)..


"emm..sorry ya..gara gara gue kalian juga harus pergi dari sekolah kita ini.."ucap Anggara..


"santai aja lah..yg terpenting kita harus tetap bertiga..sekolah banyak di negara kita..tapi persahabatan ini yg sulit di cari.."ucap alvino..


"thanks bro.."ucap Anggara..


"tumben vino hari ini ngomong nya ada gunanya.."ucap Rizki yg tiba tiba menghancurkan suasana haru itu..


ucapan Rizki langsung membuat alvino dan Anggara melihat kearah Rizki kemudian tertawa bersama sambil berjalan keluar dari kawasan sekolah itu dan pergi menuju parkiran..

__ADS_1


.........


satu Minggu setelah kepergian Anggara dan sahabat sahabatnya membuat Merisa dan sahabatnya seperti kehilangan sesuatu...


karena perasaan yg 'aneh' menurut mereka bertiga..mereka akhirnya memutuskan untuk belajar saja agar melupakan perasaan"aneh" ini..mereka menyibukkan waktu yg biasa mereka lakukan untuk main dengan belajar..karena menurut mereka sekarang banyak yg membosankan..


satu bulan berlalu..


kini hasil dari kerja keras Merisa dan sahabatnya pun sudah bisa di panen..


bagaimana tidak karena satu bulan mereka menyibukkan diri dengan belajar dan bermain hanya saat pulang sekolah dan itupun jarang hanya saat viona cuma kehabisan barang kosmetik nya dan bila hanya ada diskon sajalah mereka pergi bermain..


sekarang mereka dapat hadiah dari kerja keras itu..


flashback..


... sabun muka aku habis dan besok ada diskon besar besaran di toko yg biasa kita mampir.."ucap Vania dikelas..


"iya Vania kita temenin kok..iya kan dri.."ucap Merisa yg udah kesal karena dari tadi Vania ngoceh nggak jelas..


"ihhh..makasih ya sayank.."ucap Vania sambil memeluk sahabatnya dan langsung kembali duduk dan kembali belajar..


sedangkan itu Merisa dan Driana yg melihat itu pun tersenyum dengan kelakuan Vania..


tak lama setelah mereka berbincang bincang sambil baca buku..tiba tiba..


tok tok..

__ADS_1


sontak seluruh murid di kelas itu pun diam untuk melihat siapa yg datang..


"permisi..saya disini di suruh untuk memanggil seseorang.."ucap murid itu..


"oh iya masuk lah.."ucap sekertaris kelas itu yg tak lain adalah Driana..ketua kelas sedang tidak ada jadi Driana yg menjawab


"baik.."ucap siswa itu dan pergi masuk ke dalam kelas itu..


"jadi saya di suruh untuk memanggil tiga anak..dan bagi anak yg namanya di panggil silakan keluar kelas dan pergi keruang guru untuk menemui pak kepala sekolah..jadi yg saya panggil adalah..Merisa putri,Vania Keysha,Driana Agatha..apakah siswi yg saya panggil ada semua.."ucap siswa itu..


sedangkan Merisa dan sahabatnya yg mendengar namanya di panggil mengankat tangannya..


"baik,silahkan ikut saya untuk pergi keruang guru.."ucap siswa itu...


-


-


-


-


-


,-


-.

__ADS_1


__ADS_2