
Anggara yg berada di ruang cctv..
"uhuk"Brak..
Anggara memukul kepala petugas pengawas cctv itu..dan petugas itu pingsan dan langsung tergeletak kelantai..melihat itu Anggara segera mengotak-atik komputer didepannya,yg tak lain ialah benda untuk mengontrol dan memantau semua cctv yg ada di area ini..
"?!"Anggara terkejut..
"bagaimana bisa mereka ada disini?..jangan bilang ini semua ulah 'dia'.."ucap Anggara saat melihat salah satu rekaman cctv yg berada di sebuah lorong dan tertuju kepada sebuah ruangan...namun yg membuat Anggara terkejut adalah saat ia melihat rekaman terkini..yaitu saat Sifanggi keluar dari kamar itu..
Anggara meremas jemari jemari tangannya...saat dia memutar keseluruhan rekaman itu..mulai dari saat cctv itu merekam kejadian membawa Merisa yg pingsan kedalam sebuah ruangan, Sampai ke saat terkini yaitu saat Sifanggi keluar dari ruangan itu..
"SHEILA..gue udah peringatkan kan!..tapi apa peringatan itu cuma untuk candaan!!"geram Anggara...
dgn cepat Anggara menyambungkan dan mengunduh semua rekaman yg terlibat dgn kejadian ini ke dalam ponselnya..setelah selesai..ia segera bergegas keluar dari ruangan cctv itu..dan bersamaan dgn itu saat Anggara berbalik dan pergi..Sifanni keluar dari ruangan itu...
.................
10 menit yang lalu..yg terjadi di ruangan dimana Merisa di sekap..
"She gue susul kakak gue dulu ya..dia kok belom balik balik..nanti malah ada sesuatu.."ucap Sifanni..
"iya..tapi cepetan baliknya..elu nggak mau kan kehilangan momen puncak nya..hehehe.."ucap Sheila yg mulai rada menggila..
__ADS_1
"i iya..tentu!..itu kan yg gue sama Kaka mau..ma masa kita mau lewatin momen yg paling bagus..hehehe.."ucap gugup Sifanni..
.................
"eh?..kok elu disini?..kebetulan yg sangat bagus y.."ucap Vania..
"gu gue di disini..disini..la lagi ada urusan..i iya urusan.."ucap nya gagap...
"ohhh..urusan apa!..kenapa gagap gitu?..kaya pencuri yg ketauan mencuri aja..santai lah.."ucap Vania sembari menepuk bahu orang itu..dan entah karena ketakutan orang itu terkejut bukan palang..setelah di tepuk bahunya oleh Vania..dia malah gemetar bukan main..padahal Vania hanya menepuk pelan..
"i iya.."ucap orang itu yg tak lain adalah Sifanggi..ia dia kena sial..mau kabur malah ketemu jurang..hahahaha..puasnya akuuuu..
"eh?!..kenapa gemetaran?..elu kenapa sih?.."ucap Driana..
Driana yg sudah curiga pun maju untuk berkomentar..
..............
"ihh..Sifanggi mana sihh?...jangan jangan dia mau tinggali gue lagi..hihh..awas aja"ucap Sifanni yg sudah keluar dari ruangan dimana Merisa disekap sembari meremas jari jemarinya..
Sifanni berjalan dan berbelok ke kanan..dannn tepat saat itu dari arah depan Anggara keluar dari lorong dari arah kiri dan berjalan kearah sebelum Sifanni belok ke kanan..dan na'as nya ia tidak melihat Sifanni karena Sifanni sudah berbelok kekanan..dan anggara yg sedang panik hanya berlari lurus menuju ruangan dimana Merisa di sekap..
.............
__ADS_1
Sifanni berjalan kearah parkiran namun saat masih di tengah tengah perjalanan?!...di berpaspasan...
"nahhhh..ketemu!..ini tikus yg satunya..mau kemana?.."ucapnya..
"lagi cari siapa?,kok buru buru.."tambahnya..
dan brakkk..Anggara mendobrak pintu itu Dann....
"?!"..Anggara sangat marah saat melihat ruangan itu...
-
-
-
maaf ya aku lama nggak up..maaf banget..aku beneran lagi sibuk...maaf y
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
__ADS_1
...jangan lupa like!...
...dan kasih ranting donggg๐๐...