
Vania dan Driana berpisah arah..Driana dan Rizki pergi ke selatan sedangkan Vania bersama alvino pergi kearah Utara..
flashback 10 menit sebelum Vania dan driana berpisah arah..
"Van inget!.."ucap Driana mengingatkan sekali lagi..
"iya.."ucap Vania..
"Sifanggi,Sifanni kalian kalo emang ingin jadi kepercayaan gue,lakukan apa yg gue katakan tadi..enggak ada pertayaan 'buat apa?'..kalian cuma harus lakukan apa yg di instruksikan..faham.."ucap driana..
Sifanggi dan Sifanni menganggukkan kepala..
"oke pinter.."ucap Driana mendekat..dan berbisik ke Sifanni dan Sifanggi..
"tugas kalian adalah berpencar..salah satu dari kalian harus ikut Vania dan alvino..sedangkan satunya lagi ikut gue sama Rizki..faham.."bisik Driana..
Sifanggi dan Sifanni yg gugup dgn cepat mengangguk..
"oke..jadi kalian yg nentuin..siapa yg ikut gue..siapa yg ikut Vania.."ucap Driana menjauh dari mereka..
glek..Sifanggi dan Sifanni menelan ludah dgn berat karena saking gugup..
"gu gue aja yg ikut Vania.."ucap Sifanni....
"i iya.."ucap Sifanggi..
"oke..jadi Sifanggi ikut gue sama driana.."ucap Rizki..
ceklek...suara Vania mengankat pistol dan mengisi pelurunya..ia menemukan pistol di pinggang penjaga yg pingsan..dan melempar satu nya kearah Driana..
"dri!.."ucap Vania sembari melempar pistol Itu..
teb..Driana menangkap pistol itu....
"wow wow..gadis gadis..itu pistol bukan bola pimpong..kalo salah posisi waktu nangkap dan DOR..gimana?.."ucap alvino takut sendiri..
__ADS_1
"kita pinter kali..emang o'on kaya elu.."ucap Vania....
"udah udah..jgn ribut Mulu..kalo nggak bisa akur se'enggak nya kaya kita dong..diem aja.."ucap Driana..
"Hem..gue setuju.."ucap Rizki
flashback of..
"hemmm..hihihi..enaknya yg mana yg di ikuti..hahaha.."ucap Sheila saat monitor memampangkan gambar Driana dan Vania yg berpencar...
"hei..kamu..kesini.."ucap Sheila memanggil orang suruhannya..
"iya nona.."ucap orang itu..
"kirim kan kamera *lalat lagi untuk ikuti mereka.."ucap Sheila sembari menunjuk kearah Vania..
(*semacam kamera kecil tapi berbentuk lalat..*)
"terus pantau mereka lewat cctv jika kamera lalat belum sampai ke mereka..ingat jgn sampai kehilangan jejak mereka.."ucap Sheila
"baik non.."ucap orang itu..
Anggara yg mendengar itu pun tersenyum..
"gue percaya rencana kalian nggak akan kecewain gue.."batin Anggara sembari tangannya sedikit demi sedikit menggores tali yg tebal itu..
.............
"ingat ingat baju ini..jangan ada yg berbeda.."ucap Driana lirih pada Sifanggi..
"i iya.."ucap Sifanggi..
mereka berjalan kearah selatan dimana arah itu menuju tempat dimana Merisa dan Anggara di tahan..
saat di tengah jalan tiba tiba..secara perlahan Sifanggi berjalan lebih melambat dari pada pergerakan Driana dan Rizki..
__ADS_1
"apa yg lu lakuin?..jangan berfikir buat kabur.."ucap Driana sembari melirik Sifanggi yg berada di belakang mereka...
"A apa?..mana mungkin!..gue nggak terpikir untuk melakukan itu.."glek..ucap Sifanggi gugup..
"bagus..memang benar..tangan kanan 'pemeran antagonis' tdk akan diragukan kemampuannya.."batin Driana..
.............
sedangkan Vania..
DORR..ceklek..DORR...ceklek...DORR..
di setiap jalan yg mereka lalui Vania dan alvino menebak semua cctv yg terpampang di sudut sudut lorong..sedangkan Sifanni hanya mengikuti dibekang sembari berlari..
"heh..sekarang bagaimana cara mu untuk memantau?..hehehe..dasar kapar*t...berani nya elu ngerjain gue..buat gue kayak gini..kalo sampai ketemu.. lihatlah elu bakal remuk..jadi nikmati waktu santai terakhirmu.."ucap Vania sembari menodongkan pistol kearah kamera itu dan setelah ucapannya selesai ia menembak satu cctv yg merekam dirinya dan..ceklek..DORR..
Sheila yg melihat itu meremas jari jemarinya..
"agrr💢..dasar jala*g..memang kenapa kalo kalian sadar jika gue mantau kalian..rencana ku masih berlanjut!.."ucap Sheila geram..
-
-
loha.
yg sabar y..bentar lagi kok insiden ini bakal berakhir..dan hari pernikahannya juga..sabar ya.. hihihihi..
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
...jangan lupa like!...
__ADS_1
...nggak lupa kasih dukungan😋...
...dan kasih ranting donggg😁😁...