Pernikahan Muda Penuh Cinta

Pernikahan Muda Penuh Cinta
seratus enam puluh dua


__ADS_3

"hahahaha...hahahaha....ah...Anggara!!..tangan elu!!...ah...ahahahahha...."


"kenapa?...ini cukup menyenangkan dan nggak menyakitkan...."ucapnya sambil terus menggelitik tubuh Merisa namun bukan gelitikan biasa...karena tangan Anggara juga mencari kesempatan disana....


"hahahahah...cukup!...cukup!!....ah...hahahaha...perut gu-e ah-kram niii....ah....Anggaraaa!๐Ÿ’ข"Merisa mulai kesal karena lama lama...tangan Anggara semakin menunjukan keberaniannya untuk mencari kesempatan....


tangan Merisa mencoba untuk menghentikan tangan Anggara namun yg ia dapat malah anggara yg mencuri c*um darinya...


"mmmpphhh.....ahmmm..."lenguhnya....lama lama canda tawa karena gelitikan itu mulai hilang...dan di ganti dgn le*gu*an indah Merisa.....


m*m*ngut beberapa detik b i b i r Merisa..Merisa yg kehabisan nafas pun melepas tangannya yg mencengkam tangan Anggara...sedangkan tangannya melepas tangan Anggara dan beralih mendorong dada Anggara untuk memberi ruang agar bisa bernafas...tangan Anggara kembali beraksi namun Merisa berhasil membuat pang*tan itu terlepas....Merisa terengah engah...


"hah..hah..hah...cu-cukup ang-anggara...ki-kita harus sekolah..ah-p.."Merisa menutup mulutnya yg akan m*n*esah itu ..


"baiklah...untuk pagi ini hanya ini..."ucapnya bangun dari tubuh Merisa dgn seringai nya ...


Anggara pun pergi ke kamar mandi untuk melepas sesuatu... hahahaha...salah sendiri main api...


dgn posisi yg masih terlentang dan muka yg sangat merah...Merisa membenahi baju tidur yg berantakan itu...ia mengait kan pengait bra yg di lepas Anggara dg kasar serta mengancingkan satu persatu kancing yg di buka paksa Anggara...


"untung dia nggak bobol gue..."batin nya lega...


segera bangun dari ranjang dan menyiapkan seragam sekolah Anggara...Merisa ingat kemarin Anggara mengungkit soal kebutuhan...


**


kini semua telah berkumpul di basemen untuk mengambil sepeda masih masing...tentu hanya Vania yg nanti hanya di bonceng driana..


"...."

__ADS_1


"..."


"...."


apa nih?!...biasanya jika mereka bertemu untuk berangkat bersama pasti suara cempreng Vania akan terdengar ..namun?...kenapa hening?kenapa tak ada suara untuk membuka percakapan??


"kenapa seperti ada yg mengganjal??...dan kenapa sepertinya hanya aku dan Anggara yg dgn suasana baik baik saja?..."batin Merisa...


"van?...tumben tuh mulut diem?...ada apa nih?..."ucap Merisa...


sungguh terlihat jelas jika suasana disini sangat canggung...


mari kita flashback on....


di apertemen Rizki...


"??"....dalam diam driana bertanya...Diana dia sekarang?...terlihat jelas ini bukan kamarnya...dan siapa yg ada di dapur...


namun saat driana yg masih loading dgn pikirannya...seseorang membuka pintu Dann...


"oh...elu dah bangun?...mau sarapan bersama atau elu langsung ke apertemen elu?..."ucapnya yg terdengar tidak terkejut dgn driana yg ada di kamarnya...


"Rizki?!!..."terlihat driana menunjukkan ekspresi terkejutnya...


"iya?...oh...elu pasti bingung...gini...elu mabuk jadi gue bawa ke sini..karena nggak tau sandi apertemen elu... tenang...elu nggak gue apa apain kok...lihat aja...pakaian elu masih lengkap kan?..."ucapnya...


segera driana mengangkat selimut itu dan melihat bahwa pakaian nya lengkap...


dgn buru buru ia bangun dan berlari keluar pergi ke apertemen nya yg hanya berjarak satu lantai dgn apertemen Rizki...

__ADS_1


"oh...berarti nggak sarapan bareng.."ucapnya santuy...


di sisi lain di apertemen alvino....


"aaaaaaaaaa"teriak Vania...untung apertemen itu kedap suara dari luar...tapi tidak dgn di dalam...suara Vania yg cempreng itu memenuhi satu apertemen...membuat alvino yg tidur di sofa pun terjingkat bangun....


-


-


-


kasih aku komen nan donggg...


...oke.....


...lanjut?...


...kasih komen dulu.....


...jangan lupa like!...


...kasih ranting 5!!!๐Ÿ˜...


...share juga yak..๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†...


...nggak lupa kasih dukungan๐Ÿ˜‹...


...mau doublle eps?..vote dulu๐Ÿคฉ๐Ÿคฉ...

__ADS_1


__ADS_2