Pernikahan Muda Penuh Cinta

Pernikahan Muda Penuh Cinta
seratus tujuh puluh lima


__ADS_3

plisss jangan marah...akun aku kehapus...aku udah siapin 10 eps buat kalian...tapi hilang...aku jadi hilang mood...belum lagi aku kehambat waktu...maaf yaa...gantinya hari ini aku kasih kalian 3 eps...jangan marah yaaa...eps berikutnya nyusul oke??


...***...


melepas kaca mata hitamnya...dan menggantungkannya di kerah jaket hitam yg ia kenakan ..


"itu tempat nya?"ucap driana sembari menunjuk sebuah toko kecil namun mencurigakan...


"iya nona...saya yg mengikuti langsung!!..."ucap orang suruhan sifanggi...


ya...driana dan Rizki telah sampai di lokasi tujuan mereka...tempat itu terlihat seperti pasar...namun aneh,jika toko toko lain mulai tutup di sore hari..toko satu ini malah baru membuka tokonya...


"baiklah...sampai sini saja...lanjutkan tugas yg di beri sifanggi...sisa nya,biar gue..."ucap driana...


"tapi no-"Rizki mengangkat tangannya✋...


"lakukan saja..."ucap Rizki.,


orang itu pun kembali masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkan mereka...


"rencana kita??"ucap rizki...


"pertama kita harus cari cara buat nyusup masuk!..."ucap driana...


"masalah itu udah gue urus dari kemarin...jika benar ini adalah tempat organisasi Hitam itu...mereka bakal izin kan kita masuk!..."ucap Rizki..


"??"..


"pake relasi dikit...gue minta tolong sama geng gelap Alvin...."ucapnya ..


"oh.."


"tapi kita harus menyembunyikan identitas kita karena-"


"gue tau...nggak usah panjang lebar dah..."ucap driana...


"gue juga nggak tau,Napa gue selalu nyerocos di depan lu!"batin Rizki...


"gue tadi udah bawa masker sekali pakai...nih..."driana memberikan masker berwarna hitam itu...


"ini juga..."driana juga mengeluarkan topi berwarna hitam..ia juga memakaikannya di kepala Rizki langsung...


Rizki yg tadi sedang memasang masker jadi membatu..ia mematung dgn tangan yg masih dgn posisi memasang masker...terpesona dgn wajah cantik driana...mata nya yg lentik menatap Rizki..,tangannya yg memasangkan nya topi...di detik kemudian driana sadar...


"ah!sory..gue refleks..."ucap driana saat sadar...driana segera menjauhkan dirinya dan memunggungi Rizki..sembari dgn gayanya yg dgn biasa saja memakai masker nya.... sebenarnya ia sungguh malu dgn tindakan nya barusan...


"ah..i-iya .."ucapnya gugup dgn membenarkan posisi topinya..ia salting dgn tindakan driana barusan...wkwkwk..


driana dgn cepat lanjut memasang topinya...tak lupa kembali memasang kaca mata hitamnya...hahahah malu malu kucing mereka🤭🤭


"kita masuk..."ucap driana...dgn nada yg berubah dingin kembali...


mendengar itu dgn cepat Rizki mengubah ekspresi wajah nya...

__ADS_1


mereka berjalan sejajar dan berjalan menuju toko itu..


saat mereka Sampai...seorang pria bertubuh besar mendekat...


belum Sampai orang itu berkata,Rizki sudah mendahului...


"R.M"ucapnya...


dgn cepat pria itu bergeser dan...


"selamat datang tuan..."ucapnya...


driana menarik sudut bibirnya....


"Richard Marx ternyata!!..."batin driana...


Rizki pun masuk...namun saat giliran driana..tiba tiba lengan kekar orang itu menghadang...driana dilarang masuk...


"biarkan dia masuk..."ucap Rizki...


mendengar itu orang itu sadar jika driana adalah orang yg dibawa Rizki ..dgn cepat ia mundur dan membungkuk...driana melewati orang itu..


"silakan lewat sini tuan,nona..."seorang wanita dgn seragam hitam putih itu...


Driana dan Rizki di giring masuk..saat mereka tengah mengikuti pelayan itu...driana melihat sesuatu di sebuah belokan paling belakang...namun anehnya belokan itu di buat tepat menuju lorong buntu!!...


"kenapa jalan itu dibuat,sedangkan itu buntu..."tanya driana...


Rizki mendengar itu pun jadi mengalihkan perhatiannya dan melihat kearah driana melihat ..


"maaf tuan,nona...saya juga tidak tau alasannya...saya hanya seorang pekerja yg baru bergabung..."ucapnya dgn menunduk layaknya pelayan ...


"heh..."driana hanya tersenyum kecil...sangat kecil hingga tak terlihat...


"baiklah....kita akan ikuti permainan kalian!!..."batin driana...


...***...


jika semalam driana dan rizki sibuk mempersiapkan rencana,tapi lain hal dgn Anggara-merisa,dan alvino-vania...


...-_-...


"mana??...kata ada barang we yg ketinggalan..."ucap vania....


alvino dan Vania baru tiba di apertemen alvino...yahhh,ini karena alvino memberi syarat jika ingin mengambil barangnya yg ketinggalan maka Vania harus menemaninya makan malam di luar....jadi kemalaman sampai di apertemen...itu juga membuat mereka tidak bisa mengantar Driana dan Rizki tentu juga driana dan Rizki tidak mau di antar....


Vania yg masuk duluan jadi memunggungi alvino yg sedang menutup pintu...


'ceklek..'suara pintu telah rapat tertutup...


alvino pun berbalik dan akan menyusul Vania...namun saat alvino sudah hampir dekat di belakangnya...Vania malah membalik badannya dgn cepat...


"orang tanya tuh dijaw-"bruk...

__ADS_1


mereka saling bertabrakan...


"aww..."Vania meringis sakit sembari mengelus keningnya yg bertabrakan dgn bahu kiri alvino...Vania belum berpindah posisi hanya di tatap diam oleh alvino...alvino yg berdiri di depannya...dgn perlahan sedikit memundurkan tubuhnya dan sedikit membungkuk...namun karena Vania hanya setinggi bahunya,ia tak terlalu membungkuk...


seperti terslomo kayak di film film...alvino menatap lembut wajah Vania yg meringis sembari mengelus pelan keningnya...dgn pelan tangan alvino terulur mengelus kening Vania dan meniup nya pelan...


Vania yg mendapat perlakuan manis itu jadi membuka mata dan bergantian melihat mata alvino yg sedang menatap keningnya sembari mengelusnya...alvino meniup nya pelan...


"masih sakit??.."ucapnya...


tak ada jawaban dari Vania membuat alvino mengalihkan pandangannya dan melihat menatap mata Vania...mereka yg sekarang saling berhadapan dan saling tatap dalam hening...


mereka berdua terhanyut dalam hening...


entah apa yg terjadi...tiba tiba dgn berani alvino malah men**ium bi**bir Vania...vania yg sendari tadi diam membatu hanya diam dgn terbelalak saat sadar...namun lembutnya sapu**an dan luma**tan yg di berikan alvino membuat Vania malah memejamkan matanya...


alvino menjatuhkan tas yg tadi ia gantung di pundaknya...dan tangannya dgn lembut melepas genggaman Vania pada tas yg ia bawa...mendorong Vania hingga mentok menabrak dinding...


"akhh.."desis Vania saat luma**tan lembut itu mulai meng**ganas karena Vania mulai membalas...


tangan alvino merangkup leher Vania ,ia mendorong kepala Vania agar ia lebih dalam menje**lajah isi mu**lut Vania...


ruangan yg hening dan sepi itu jadi penuh akan suara kecap antar tabrakan bi**bir yg saling mem**belit...


Vania yg harus mengimbangi tinggi dgn berjinjit mulai lelah...ia akan oleng,namun dgn cepat alvino menarik pinggang Vania dan mengangkat tubuh Vania..Vania yg takut jatuh,mengeratkan pegangannya di balik leher alvino sembari melingkar kan kedua kaki pada pinggang alvino...berjalan menuju ruang bar tanpa menghentikan kegiatan saling membelit itu..dan dgn cepat mendudukkan Vania di salah satu kursi disana...kursi itu cukup tinggi membuat Vania tak perlu berdiri dan hanya perlu duduk sembari menikmati sa**puan alvino...


alvino mulai ingin lebih namun segera ia sadar akan perbuatannya...dan dgn berat hati menyudahi ciu**man yg menuntut itu...


Vania dgn wajah yg merah dan nafas yg ngos-ngosan sungguh meng**goda alvino...namun alvino harus menghentikan ini!...


"cukup untuk hari ini..."ucapnya sembari mengelap bi**bir yg basah dgn air liurnya dan bercampur dgn milik Vania..alvino melihatnya dgn senyum menggoda saat mengingat Vania dgn bodohnya hanya menerima tanpa menolak...padahal mereka tak terikat sebuah hubungan apa apa...


Vania yg tau itu memalingkan wajah dan menutupnya dgn kedua telapak tangannya ..


-


-


-


...oke.....


...lanjut?...


...kasih komen dulu.....


...jangan lupa like!...


...kasih ranting 5!!!😁...


...share juga yak..😆😆...


...nggak lupa kasih dukungan😋...

__ADS_1


...mau doublle eps?..vote dulu🤩🤩...


__ADS_2