
"hmmm"sabrina menggeliat diatas kasur empuknya...
"kok perut aku kerasa berat??...aku di tindihin hantu?!!...."posisinya saat ini ialah tidur miring menghadap selatan,sedangkan ia merasa ada yg memeluk nya dari belakang...
dgn perasaan takut,membuka matanya pelan dan melirik perutnya...
sebuah lengan besar kuat menindih pinggang ramping...
"hah?!...orang?!!...si-siapa?..."batinnya takut...
"sore tadi kan kavindra keluar,aku yakin dia nggak bakal pulang malam ini...trs??...ini si-siapa??hantu beneran??..."ucapnya dalam hati...
dgn pelan berusaha melepas tangan itu...masih dgn takut...namun saat tangan lentik nya meraba pergelangan tangan itu,dan perlahan mulai berbalik...
"ini seperti harum parfum kavindra...semoga benar dia .."
dan ya!!ternyata dugaannya benar...itu memang suaminya..
"tumben pulang...biasanya kalau pergi sore pulang subuh..."batinnya.....
setelah berhasil lepas dari pelukan hangat kavindra...Sabrina memilih bangun dan berjalan kamar mandi..ya,dia harus buang air kecil,hal ini yg membuatnya terpaksa membuka mata...
setelah itu ia kembali dan duduk di pinggir ranjang tepat di tempat tadi ia tidur....
"hmm...pukul 2 pagi??..."ucapnya lirih setelah melirik jam yg tergantung di dinding kamar...
"aku harus lanjut tidur,ini masih terlalu pagi untuk bangun..."berbicara sendiri pada dirinya...
sedikit mendorong tubuh kavindra agar bergeser,ya Karena memeluknya.kavindra hampir memakan semua tempat di ranjang..
"ughh...bergeserlahh..."ucap nya mendorong tubuh kavindra yg lelap dalam tidur...
tubuh kavindra berhasil ia geser,namun saat akan bangun dan berganti posisi tidur kembali...tiba tiba tangan kekar itu kembali memeluknya...pelukan itu menarik tubuh Sabrina,yg membuat Sabrina seperti menindih dada kavindra...
"ishh...kavindra!!"pekiknya kesal...pasalnya kali ini kavindra sedikit lebih rapat memeluknya,ia kesusahan untuk lepas...
rasanya seperti kavindra yg memeluk erat seseorang...
"ia pasti bermimpi memeluk pacarnya..."batin Sabrina...
"kavin!!...ugh!!berat!!...lepas!!.."ucap nya sedikit keras dan marah...
bukan merespon Sabrina yg marah,ternyata kavindra tak terusik dan masih nyaman di zona mimpinya..
"kau cantik..."lirih kavindra...
__ADS_1
Sabrina tertegun sesaat mendengar kavindra mengigau..
"dia benar lagi mimpi'in pacarnya??..."batin Sabrina
"kau cantik..Sabrina.."gumam kavindra lagi...
rupanya kavindra memimpikan kejadian Sabrina yg berias saat acara di atap kemarin..jika di kenyataan kavindra mengolok Sabrina ,maka lain dihati nya...ia sebenarnya sungguh jatuh dan terpesona saat itu,namun malu mengakui...
"dia...dia ternyata memimpikan aku?!!!..."Sabrina tak percaya...
*deg
deg
deg
deg
deg
deg
deg
deg*
sesenang itu dirinya??bagai kembang api yg meledak dgn meriah..
namun kejadian mendebarkan itu selesai dgn cepat karena...
tringgg....tringgg...tringgg...dering yg cukup keras di keluarkan dari ponsel kavindra...membuat Sabrina gelagapan dan segera bangun dari dekapan kavindra...
"ehem ehem.."Sabrina menetralisir perasaannya...berusaha tidak gugup...
kavindra mulai menggeliat dan mengerjap ngerjapkan matanya ..
"kau belum tidur...."ucapnya dgn suara serak dan mulai bangun sembari tangannya mengambil ponsel di atas nakas..
"aku terbangun..."jawabnya..
-merisa-...
kavindra mengernyit...kenapa adiknya malam malam begini menghubunginya...
"Merisa??.."segera ia menekan tombol hijau itu...
__ADS_1
"Merisa??dia telepon?.."tanya Sabrina setelah suaminya itu mengucap nama sahabatnya itu ..
"hmm"kavindra mengiyakan...
"hallo risaa..."
~kak vinn..maaf aku mengganggu malam malam..
"tak apa...ada apa kau menghubungi aku??.."kavindra to the poin .
~kak...aku perlu bantuan dari geng mu..Anggara sedang melakukan penyergapan..ia ingin menolong salah satu temanku...tapi Anggara tidak membawa banyak rekan..dan penculikan ini bukan penculikan biasa..ini--..
"ini ada sangkut pautnya dgn Bastian bukan??"potong kavindra..
"CK!!...anak ini tak memberitahuku!.."decak kesal kavindra pada Anggara..
~kak..
"kau tak perlu risau...tetap tenang...aku sudah tau tentang ini...aku pastikan akan membawa suami mu pulang utuh!!.. tapi jgn marah saat aku menghukumnya!!dia bertindak sendirian dan sepertinya tanpa memberitahu mu jugakan??.."ucapnya ..
~iya..
"baiklah...kembali tidur,biar aku urus ini..."ucapnya..
~kak..aku dan driana berusaha menghubungi 'Richard Marx' ..mereka akan membantu karena itu geng milik Anggara ..
"ok...aku tau...aku tutup dulu.."..
Tut...sambungan telepon ini berakhir...
"CK!!...anak bawang yg keras kepala!!.."kavindra kesal karena Anggara mengambil keputusan sendiri!!...apa Anggara tak sadar!!dia mempertaruhkan semua nyawa 6 keluarga besar berpengaruh!!!...
semua pewaris yg sengaja di latih dan di sembunyikan...malah di bawa Anggara untuk masuk kandang musuh!!!..
"Sabrina,aku akan pergi ..kau temui Merisa saja...aku mungkin tidak akan pulang untuk beberapa waktu ke depan..."ucap kavindra pada Sabrina sembari bersiap mengambil jaketnya dan kunci mobil...
"kau mau kemana??.."ucap Sabrina...
"urusan penting!!..nyawa adik ipar mu dan sahabat nya dalam bahaya!!!...lebih baik dan agar aman,kau ke apertemen Merisa saja...sepertinya untuk sementara kita dalam situasi genting .."ucap kavindra...
entah sadar atau tidak...kavindra mendekat kearah Sabrina...dan menepuk kepala Sabrina...
"jgn kemana mana dan tetap di dekat Merisa dan driana...tak perlu tanya kenapa...dan kalau aku masih sempat,akan ku jelaskan pulang nanti..."ucapnya memeluk sebentar Sabrina
"aku tak tau akan bisa pulang selamat atau tidak...tapi aku harap kau aman dan biarkan begini ..karena mungkin ini pertama dan terakhirku memeluk mu..."batin kavindra...
__ADS_1
●●●
maaf untu terlambatnya..dan untuk eps ini kavindra X Sabrina dulu...