
"udah biarin aja.. penting hp gue masih ada..."ucap Rizki...
"hahhhhhh..ok dah.."ucap driana pasrah..
"huh!untung belom jadi maling dia!..kalo jadi!habis dia!.."ucap driana kembali kesal...
"kita balik?.."ucap driana saat tau langkah kaki mereka menuju pintu keluar..
"hmm!...gue antar elu balik ya?..atau elu mau kemana?.."ucap Rizki...
"hmm...terserah dah"ucap driana..
langkah Rizki tiba tiba berhenti,tepat di depan pintu keluar..meraih pergelangan tangan driana..
"dri..gue tau elu bisa berantem..tapi tolong nanti usahain kalau ada kesempatan lari..elu lari..faham!.."ucap Rizki tanpa menengok kearah driana, pandangan nya tertuju ke depan...driana yg tau itu segera mengalihkan pandangannya kearah Rizki melihat..sebenarnya jika dilihat lihat,di luar mall seperti tak ada yg mencurigakan..karena yg dilihat hanya ada beberapa orang yg berlalu lalang saja..namun jika dipandang dgn seksama.bisa dilihat orang orang berlalu lalang itu bukan orang biasa.mari kita perbesar..orang yg berbaju hitam dgn celana jens,jika dilihat sekilas ia hanya seperi pria pada umumnya,namun mari perhatikan..sebuah pisau ๐ช terselip di belakang punggungnya di gantung di ikat pinggang nya..dan ada beberapa orang lain yg terlihat seperti orang biasa namun tak biasa...
"kenapa orang orang seperti itu ada di depan mall?apa akan ada *******?.."ucap driana..
"mungkin mereka suruhan orang tadi!..jelas tadi orang itu ngaku anak pemilik bioskop!...mungkin target mereka adalah kita!.."ucap Rizki..
"tunggu!..riz elu bohong kan?..dia itu anak pemilik bioskop!..ya kali dia mau nyopet!..sebenarnya apa alasannya?!.."ucap driana..driana tadi tak terlalu jelas mendengarkan ucapan pria pembuat onar itu..ia hanya terfokus pada Rizki yg tiba tiba mengandeng tangannya..dan tiba tiba ia kembali ingat dgn ucapan pria pembuat onar itu setelah Rizki mengatakannya sendiri..
"kita bahas nanti!..salah satu dari mereka menemukan kita!.."ucap Rizki..menggenggam pergelangan tangan driana lebih erat dan menarik pergi dari sana..
seseorang yg dikata Rizki melihat mereka segera memberitahu kawanannya..
"hei!..target disana!.."ucap orang itu menunjuk kearah driana juga Rizki...
"driana kita lari dulu!.."ucap Rizki...
segerombolan orang orang yg menargetkan Rizki juga driana sebenarnya tidak terlalu banyak..hanya sekitar 20 orang...Rizki pun tak akan kewalahan jika harus menghadapi orang orang itu sendirian..namun Rizki memikirkan,orang orang yg berada di mall akan terancam juga identitasnya bisa terbongkar di publik..oleh karena itu Rizki mengajak driana untuk pergi dari sana..dan menghajar mereka di waktu yg tepat..
tak
tak
tak
"AW..nggak bisa riz!kaki gue sakit..ketimbang lari,kita hajar mereka sekarang aja!.."ucap driana..
"nggak bisa dri!..mereka bakal mengancam nyawa orang orang disini!.."ucap Rizki...
"aw..tapi ini beneran sakit.."ucap driana meringis..ia sudah tak dapat menahan sakitnya..
Rizki berjongkok..
"sini!elu gue gendong aja!.."ucap Rizki..
namun driana teringat dgn kejadian yg beberapa kali terulang..ya,adegan dimana d*a benda ke*yalnya menabrak punggung Rizki..dan tentu juga reaksi dari Rizki tak luput dari ingatan driana..tentu sebagai seorang wanita apa dari kalian ada yg mau seperti itu?...
"nggak!..gu gue masih bisa lari..gue usahain!.."ucap driana kembali berjalan namun sedikit tertatih...
Rizki yg sedang berjongkok dan sudah di lewati driana yg berjalan kedepan..membuat Rizki berdiri dan tanpa aba aba mengangkat tubuh driana, menggendong ala bridal style...
"uaaaa.."kejut driana yg terkejut karena gerakan tiba tiba Rizki...ini adalah pengalaman pertama bagi driana setelah umur 5 tahun terakhir kalinya ia di gendong sang papa dan ditambah,bukan papa nya yg menggendongnya,namun seorang laki laki yg baru ia kenal tak lebih dari 3 bulanan itu..itupun mereka tak saling kenal..malah nggak pernah bercakap cakap selain di insiden tentang penculikan Merisa..
tak peduli dgn reaksi driana..Rizki mempercepat langkahnya dan pergi dari sana..terlihat Rizki masih sanggub mengendong driana sembari berlari..
Rizki yg berlari membuat driana yg di gendongan merasa terombang ambing..karena khawatir akan jatuh..driana mengalungkan kedua tangannya ke leher Rizki..
karena lama membuang waktu,orang orang suruhan itu dapat mengejar Rizki juga driana..
"target berlari ke lantai 2.."ucap orang itu berbicara pada kawanannya lewat sebuah alat kecil yg menancap di telinga nya...
Rizki pergi menaiki lift..terlihat kawanan orang yg menargetkan nya kalah cepat..pintu lift sudah tertutup tepat pada saat mereka telah berdiri di depan lift..mereka membagi kawanan menjadi 2..satu pergi kearah tangga darurat sedangkan satu lagi pergi naik lift yg satunya...
Ting...lift yg di naiki Rizki berheti di lantai 2...
Rizki berlari namun tak menurunkan driana drai gendongan nya...
melirik kearah sebuah toko pakaian,Rizki masuk ke sana...
menurunkan perlahan driana,dan memilih sembarang baju yg mudah dan cepat jika di pakai sekarang..
"dri!..tolong ganti pakaian elo dgn baju ini..dan gue juga bakal ganti baju dgn kemeja ini...."ucap Rizki..
"ok.."ucap driana...
tanpa banyak bicara,Rizki pergi keruang ganti..dan driana pun juga...(nggak seruangan Lo ya..๐คฃ๐คฃ)...
5 menit kemudian..driana keluar dari ruang ganti..tak lama setelah itu Rizki pun juga keluar..
"Mbak..saya beli dua baju ini..ini uangnya..simpan kembaliannya..."ucap Rizki....
segera menarik tangan driana..dan mengangkat kembali tubuh driana...
"eh?!.Tuan!uang yg anda kasih-"ucap pelayan itu setelah melihat uang yg dikasih Rizki..namun ucapan nya menggantung....
"udah simpan aja mbak!.."ucap Rizki akan segera pergi dari toko itu..
"maaf tuan!.. uang yg anda kasih-.."ucap pekerja itu berlari menyusul Rizki dan menghadang Rizki..namun tentu saja..ucapan nya lagi lagi menggantung..
__ADS_1
"hahh...apa lagi sih mbak?..simpan aja!.."ucap Rizki kesal...
"tuan tolong dengarkan saya!..uang yg anda kasih kuranggg..."teriak pegawai itu ikut kesal!!..
"......"
oh No,oh No,oh nonononono...
"kyakkkkkkkkk"teriak si katak hijau di ujung sungai....
"ehem!..kurang berapa?..."ucap Rizki...
sedangkan driana sudah menahan tawa dan menyembunyikan wajah nya di dada bidang Rizki..
"emmm..kurang 500 rupiah tuan..."ucap pekerja itu..
menurunkan driana dan mengambil dompet nya..
mengeluarkan 5 lembar uang berwarna merah dgn gambar 2 pahlawan besar kita..
"nih.."ucap Rizki .
"maaf tuan!..ini baru kebanyakan!..saya minta 500 perak..."ucap pelayan itu...
"๐ฎ"Rizki di buat cengoh oleh satu pegawai ini..
"huahahahahah..hahahahah...hahahaha..."driana tak bisa menahan lebih lama lagi..tawa nya yg menggelegar pecah memenuhi toko itu..
"haishhh..ambil buat mbak aja!..kita lagi buru buru!.."ucap rizki..memberi uang merah 5 lembar itu secara cuma cuma ke si pekerja itu..kembali menarik tangan driana dan menggendong kembali driana..
pegawai itu kembali ingin menghentikan Rizki,namun..
"kali ini apa lagi!!...kembalian buat mbak!!!!.."teriak Rizki dan segera berlari pergi..
**
lama nya perdebatan di toko membuat Rizki dan driana terjebak..di sekiling lantai satu sudah di pencar orang orang suruhan orang itu..sedangkan di lantai dua banyak orang orang suruhan itu berkeliling mencari driana juga Rizki..
seperti merasa bagai Nara pidana yg kabur dari penjara..Rizki hampir kehabisan akal..akhirnya ia hanya bisa bersembunyi di area game di mall...
"kita terjebak!..seharusnya elu itu ikutin kata gue..kita serang di lantai satu...sekarang malah semakin banyak orang!..semakin kita nggak bisa serang mereka.."ucap driana..
"tapi kalo kita buat serangan di lantai satu..yg ada indentitas kita juga terungkap!..itu malah lebih bahaya!..emang elu mau jadi sorotan masyarakat!.."ucap Rizki...
"enggak!.."ucap driana..
"hahhh!..jgn berdebat!..nari pikir rencana.."ucap Rizki...
"mereka disana!..target disana!.."ucap orang itu...
tanpa menunggu lama dan banyak berfikir dgn cepat Rizki menggendong driana kembali dan berlari..masuk kesalah satu pintu yg ternyata ialah kamar mandi..
"mereka di sekitar sini!..cepat pencar.."ucap orang itu yg terdengar sampai dari dalam kamar mandi!..
"hosh..hosh..hosh..."Rizki terengah-engah karena habis berlari..
kreettt..terdengar ada seseorang yg membuka pintu kamar mandi..
driana dan Rizki yg berada di salah satu sekian banyak pintu kamar mandi segera menarik nafas dan bernafas pelan!...padahal Rizki yg terengah-engah TDK mungkin bisa seperti itu...
tok tok tok..
orang orang itu mengetuk satu satu pintu dan membuka satu persatu pintu kamar mandi itu..
tok!..tiba saat pintu driana yg di ketuk..driana memposisikan Kuda kuda,siap menyerang dgn satu tendangan..
kreettt..pintu akan terbuka..tiba tiba..
"maaf"ucap lirih Rizki..
c*p
menarik tengkuk leher driana dan meng*cup b*bir manis driana.. m*l*mat l*mbut bib*r itu,memposisikan agar wajah driana mendongak..
di detik pertama driana masih terkejut hingga jadi diam..namun tidak dgn detik kedua..
"mmhhh..mmhhh..."driana memberontak..
pintu itu berhasil terbuka dan di tonton oleh orang itu..driana yg kalah tinggi dgn Rizki,wajahnya jadi tertutup dada Rizki..sedangkan Rizki yg memunggungi orang itu,membuat wajahnya tak bisa di lihat..
suara berontakan Driana bukan membuat orang itu curiga malah tersenyum..
"maaf menggangu!..silakan lanjut!..Pepet trs tuan!jangan lepasin!.."ucap orang itu kembali menutup pintu kamar mandi..
mendorong tubuh driana,mempepet driana sampai bersandar di dinding...Rizki yg baru pertama kali merasakan ci*man jadi ketagihan.berniat hanya ingin mengelabui orang orang itu,malah membuatnya jadi ber*airah ..
Rizki terus mel*mat b*bir lembut nan manis driana..membuat driana yg awalnya menolak jadi tertarik...
***
esok hari telah tiba..mentari telah terbit dari timur..menyilaukan mata anggara yg tidur berhadapan langsung dgn jendela yg besar itu..
__ADS_1
"hoammm..sudah pagi ternyata?.."ucap anggara..anggara merenggangkan otot otot tubuhnya dan bangkit dari tidurnya..
melihat kearah Merisa yg masih terlelap dai balik selimut...berjalan gontai kearah kamar mandi dan berlanjut mandi...
sekitar 15 menit kemudian anggara keluar dgn hanya menggunakan baju mandi..mengosok rambut basahnya dgn handuk dan berjalan keluar..dilihat ternyata Merisa masih terlelap...
mengangkat sudut bibirnya, membentuk sebuah senyuman yg memabukkan..
"kenapa saat tidur pun,elu masih sangat cantik!.."batin anggara...
berjalan kearah ruang ganti segera mengambil pakaian nya..dan berjalan keluar,kearah dapur...
"pagi nak..mana istrimu?..."ucap Reni..
"masih tidur.."ucap anggara sembari mengambil satu potong roti dan memberi selai coklat diatasnya..
"kamu apain dia sampai jam segini belum bangun?..kamu nggak makan dia dgn sangat agresif kan nak.."goda Reni..
"Bun!.."ucap Andre..
"apa sih yah!..cuma becanda aja!.."ucap Reni tersenyum lucu saat melihat wajah putranya memerah..
"Bun.. anggara nggak apa apain Merisa!..dia cuma tidur dan sekarang bangun kesiangan!.."jelas anggara..
***..
"hoammm..HM?.."melihat jendela yg mataharinya sudah bersinar terang...
"what!!..aku bangun kesiangan!!.."ucap Merisa..
tanpa merenggangkan ototnya..Merisa segera mendudukkan tubuhnya dan langsung berdiri dgn cepat..
"AWWWW!!"Merisa mengerang sakit..
pinggang nya terasa amat nyeri saat digerakan...
"ah!..pasti semalam aku salah pose tidur..haishhh...ini akan menyiksa seharian.."ucap Merisa...
berjalan dgn sangat perlahan dan hati hati menuju kamar mandi..karena terburu-buru Merisa memilih hanya mencuci wajahnya dan mengganti pakaian nya..
segera dgn perlahan ia menyusul kearah meja makan yg tentu semua sedang melakukan sarapan bersama..hanya Merisa yg terlambat..
dgn wajah yg menahan sakit dan tangan yg memegangi pinggulnya,serta berjalan dgn sangat perlahan..membuat Reni yg melihat jadi menyipitkan matanya..
Merisa mendekat membuat Reni semakin jelas melihat gelagat Merisa.....merasa aneh dgn gelagat Merisa..Reni jadi memalingkan wajahnya dan memandang tajam putranya..
..sedangkan yg ditatap juga terkejut..karena tatapan tajam yg tiba tiba itu!!..
"Anggara!!katanya nggak kamu apa apa kan?!..kenapa Merisa seperti itu?!.."
"aku nggak apa apain Bun..sumpah!!!..."ucap anggara dgn spontan....
berdiri dari duduknya dan mendekat ke merisa yg sedang bingung dgn kelakuan bundanya...
"ini!..ini kenapa begini?..bundakan bilang kalo kamu mau berhubungan intim dgn istrinya yg lembut!..kamu tau ngga merisa masih muda!..kan kasian kalo begini!!n"ucap Reni...
"APA?!..kak..kakak kemarin apa apain aku ya?.."ucap Merisa yg ikut curiga..padahal sebenarnya ia tau bukan begitu....
-
-........
...spoiler....
*pokoknya di eps selanjutnya. bakal akan memuat tentang berkelahian baku hantam driana,Rizki vs si pewaris boiskop itu...
dan pemanisnya ialah..keuwuan Vania dan alvino juga Merisa dan anggara..namun Merisa dan anggara akan berpapasan dgn Bastian...bagaimana kelanjutannya...???..mari tunggu kalian like,vote,dan share novel ini..agar novel ini kembali rame๐๐๐yg membuat author jadi tambah semangat..
...spoiler* selesai......
-
-
-
hai..ini buat kamu yg udah vote aku di Minggu ini..tolong anggap ini 2 eps yak..untuk hutang aku yg 2 eps lagi tolong di nantikan yak..
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
...jangan lupa like!...
...kasih ranting 5!!!๐...
...share juga yak..๐๐...
...nggak lupa kasih dukungan๐...
__ADS_1
...mau doublle eps?..vote dulu๐คฉ๐คฉ...