
"high...akhirnya kita selesai juga y bersih bersihnya. itung itung olahraga.."ucap Vania
"ampun Eneng..Abang salah neng..Abang salah..biarkan kita pergi ya neng"ucap preman itu..
"kan Eneng udah bilang Abang...Abang enggak akan sanggup main sama Eneng kan..sekarang pergi dari hadapan eneng...dan jangan ulangi lagi.. NGERTI!!"ucap Vania dengan sorot mata yg sangat menyeramkan..
"ngerti neng..ngerti.."ucap preman itu dan lari terbirit-birit..
"ayo pergi.."ucap preman itu..kepala preman lain nya..
namun sebelum pergi preman itu berkata..
"neng..Eneng adalah Eneng hebat..kalo ada di lain waktu kita ketemu saya akan jadi bawahan Eneng.."ucap preman itu..
"enggak gue pengenya Abang kembali kejalan yg benar..dan kalo bisa manfaatin tuh jabatan untuk melindungi kawasan sini bebas kekerasan...bisa bang.."ucap Merisa..
"kalo Eneng Eneng bilang gitu..'SIAP' neng Abang laksanakan demi bisa jadi bawahannya Eneng.."ucap preman itu kembali masuk ke mobilnya..
.........
pak supir mengantarkan Merisa dan sahabatnya ke asrama yg dimaksud..
"ne neng..U udah sampai.."ucap supir itu yg masih syok..
"pak nggak perlu takut sama kita..kita orang baik kok..kita cuma 'BAKU HANTAM' orang yg nggak bisa di ajak bicara baik baik aja.."ucap Vania dengan penuh penekanan pada kata 'BAKU HANTAM'....
"i iya neng.."ucap supir itu..sebenarnya supir itu heran dengan Merisa dan sahabatnya..
"aneh..Eneng Eneng ini ngehajar preman itu tapi..kenapa nggak ada bekas luka atau memar.."batin supir itu ketika melihat Merisa dan sahabatnya itu selesai berkelahi dengan preman itu..
"hihh..kamu kok gitu sih Vania..pak supir malah tambah takut.."ucap merisa..
mereka turun dari mobil..
__ADS_1
"makasih ya pak..ini uangnya.."ucap Merisa dengan lembut dan ceria seperti sebelum tragedi terjadi..
"iya neng.."ucap supir itu..
mereka memasuki kawasan asrama yg disediakan oleh sekolah SMA Galaxy..
"hmm yuk masuk.."ucap Vania..
"ya.."
.........................
mereka masuk dan mencari tempat administrasi...
"hmm..hallo pak.."ucap Vania kepada satpam depan gerbang asrama itu..
"iya neng..ada yg bisa saya bantu?.."ucap satpam itu..
"gini pak saya dan teman saya ini siswa yg mengikuti kegiatan pertukaran pelajar dari kota D.."ucap Merisa..
"iya itu saya.."ucap Driana..
"oh iya kalian masuk aja..di sana ada siswa yg bertugas menyambut kalian.."ucap satpam itu..
"iya pak makasih.."ucap Merisa lembut..
satpam membuka kan gerbang dan..
"hmm katanya ada siswa yg nyambut kita..mana?.."ucap Vania..
"ya kita cari dulu dong.."ucap Merisa
"haduh..abis nih koper berat sih.."ucap Vania..
__ADS_1
"makanya kalo bawa barang itu yg seperlunya aja..jangan semua yg kamu punya kamu bawa..berat kan.."ucap Driana..
tak lama ada yg menghampiri mereka..
"hallo..kalian pasti murid pertukaran pelajar kan?.."ucap seseorang..
Merisa dan sahabatnya menengok kesumber suara..
"iya kamu siapa y.."ucap Merisa
"oh..kenalkan aku RENO..dan yg di samping aku ADEL....aku dan adel adalah petugas OSIS yg di minta untuk menyambut kalian.."ucap Reno..
"oh iya..aku Merisa dan ini Driana dan Vania..dia juga siswa pertukaran pelajar.."ucap Merisa..
"baik..mari saya antar ke administrasi..agar kalian segera dapat kamar dan beristirahat.."ucap Reno
"iya.."
-
-
-
-
-
-
-
-
__ADS_1
-