
"hai sayang...ini udah hampir siang...mama sudah bawa makanan.."ucap Melani sembari membawa nampan berisi makanan dari kantin rumah sakit..
"iya ma..Risa akan makan nanti.."ucap Merisa kembali menatap papa nya yg terbaring sembari memejamkan mata..
dari semalam setelah peristiwa darurat itu,papa Merisa belum membuka matanya...
Melani memasang wajah sedih..ia tau putrinya itu sangat khawatir dgn keadaan papanya..
"baiklah..Mama juga akan makan nanti..jika putri Mama ini belum makan..mama juga nggak akan makan.."ucap mama Melani sembari menaruh nampan yg ia bawa keatas meja..
"ma..jangan begitu...makanlah jika Mama lapar..jangan menunggu Risa..Risa masih belum lapar.."ucap Merisa..
"hmm..jika kamu belum lapar..Mama juga belum lapar!.."ucap mama Melani..
"hahh.."Merisa menghela nafas panjang...
"baiklah Mama..Risa akan makan.."ucap Merisa bangun dari duduknya dan mengambil makan yg berada di atas Nampan yg ada di atas meja itu..
Merisa menyendok makanan itu dan mulai memakannya...Melani tersenyum melihat itu..
"ma...Risa makan nih...Mama juga harus makan.."ucap Merisa..
"hmm..baiklah.."ucap Mama Melani..
Melani juga mengambil makanan dari atas meja itu..
mereka makan bersama dgn sedikit bercakap cakap....
"Risa.."ucap Melani di tengah acara makan makannya...
"iya ma?.."
"sayang..Mama sama calon ibu mertua mu sudah bicara..kami memutuskan akan langsung menyelenggarakan pernikahan ini..apa kamu ada yg di inginkan?.."ucap Melani..
Merisa sempat membeku sebentar..lalu ia menjawab dgn lembut..
"ma..Merisa ikut aja..mana baiknya..tapi Risa harap..tolong pernikahan ini di privasi..aku ingin hanya orang dekat yg tau.."ucap Merisa....
"kamu tenang aja kalo tentang itu..Mama juga berfikir begitu..jika kamu belum ingin mempublikasikan..Mama nggak akan buru buru.."ucap melani lembut..
__ADS_1
"baiklah ma..Merisa nggak ada yg di beratkan..oh satu lagi ma..apa aku dan calon suami ku nggak bertemu dahulu?..aku kan belum pernah melihatnya.."ucap Merisa..
"kamu tenang aja soal itu..kamu sudah kenal dgn orang itu..pokok nanti saat kamu ketemu sama dia..kamu pasti akan tau..hihihi.."ucap Mama Melani..
"hmm?.."Merisa penuh tanda tanya..
...... ... ... ... ... ......
dan di saat yg sama,anggara dan bundanya sedang bicara 4 mata di dalam kamar anggara..
"anggara..bunda sama calon ibu mertua mu sudah bicara..kami memutuskan akan menyelenggarakan pernikahan ini setelah menemukan hari yg baik..apa ada yg kamu berat kan?.."ucap bunda anggara
anggara diam sebentar..
"anggara?!..bunda ngomong lho..nggak sopan orang tua bicara kamu diam aja..apa yg bunda ajarkan sama kamu?!.."ucap Bunda anggara..
"ah?!.maaf bunda..maaf..anggara hanya terdiam sebentar.."ucap anggara..
"baiklah..jadi?..apa?.."ucap bunda Anggara
"hmm..bunda anggara nurut aja...yg penting semua bahagia..."ucap anggara..
"ini apa Bun?.."ucap anggara sembari memegang formulir itu..
"formulir nikah..karena proses ini yg bakal lama..jadi bunda mau kamu nikah dulu di atas hukum setelah itu mungkin aja akta itu bakal jadi pas hari ijab kamu..bunda nggak mau kamu jadi nunda nunda itu dan Jadi menikah siri dgn menantu bunda.."ucap bunda anggara..
"tapi bun..bukannya kami menikah masih muda?..seharusnya kita nikah secara agama dulukan?..setelah itu kami akan meresmikannya saat umur kami 18.."ucap anggara..
"heh..kamu tenang aja soal itu..penting sekarang kamu tulis dan isi formulir ini..setelah itu kasih ke bunda..."ucap bunda anggara..
"hmm..baiklah bunda.."ucap anggara..
"bun..kenapa ini ada dua?.."ucap anggara..
"oh..satu lagi buat calon istri mu..bunda akan kirim ini dulu.."ucap bunda anggara sembari keluar dari kamar anggara..
"hah..bunda..."ucap anggara saat melihat bundanya pergi keluar..
ia segera mengisi formulir itu...
__ADS_1
....... .... .... .... .... .... .......
pukul 10.00 pagi....
"sayang..ini dari calon ibu mertua kamu.."ucap Melani setelah kembali entah dari mana..
"apa ma?.."ucap Merisa menerima sebuah amplop berwarna coklat dari mama nya..
Merisa membuka itu..
"ma..ini formulir apa?.."ucap Merisa..
"formulir buat akta pernikahan kamu.."ucap Mama Melani..
"tapi.."ucap nya terpotong..
"nggak udah tanya..kamu isi..biar Mama yg urus sisanya..ok.."ucap Mama Melani..
"ok.."ucap Merisa nurut..
...........
-
-
-
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
...jangan lupa like!...
...nggak lupa kasih dukungan😋...
...dan kasih ranting donggg😁😁...
__ADS_1