
dalam perjalanan ke kota S..
Merisa yg ingat dengan pesan mamanya untuk selalu memakai cincin pertunangan nya yg dia sendiri tidak tau siapa pasangannya,ia memakai cincin itu di dalam mobil..
Vania yg tak sengaja sedang melihat Merisa yg memandang cincin di jari manisnya..
"Risa emang apa sih spesialnya cincin itu?..kok kamu liatin terus.."ucap Vania..
"apa ini udah waktunya aku jujur aja?!...kasih tau sebenarnya atau bohong?!.."batin Merisa..
"tapi kami nggak boleh marah y Vania.."ucap Merisa..
"iya..emang apa sih yg elu sembunyiin dari gue.."ucap Vania
"sebenarnya gini...gue..gue.."ucap Merisa gugup,ia takut jika temanya itu akan marah kepadanya..karena bagaimanapun ia dan Driana sudah merahasiakan ini dari Vania..pasti Vania merasa tidak di anggap..
"gue..gue apaan sihh.."ucap Vania yg sudah tak sabar..
"gi..gini Van..sebenarnya...."Merisa menceritakan semua perihal perjodohan dan kebenaran tentang Driana yg sudah tahu lebih dulu..
"APA?!..jadi kalian selama ini rahasia in ini dari gue!!..gue nggak nyangka kalian Setega ini sama gue.."ucap Vania..
"bukan gitu maksudnya Vania..kita cuma cari waktu yg pas aja..kita minta maaf y..kita ngaku salah...cuma waktu itu belum pas aja karena belum pasti.."ucap Merisa..
"tapi kalian janji jika ada hal yg seperti ini lagi..kalian harus kasih tau gue...enggak ada rahasia rahasiaan diantara kita ngerti gusy.."ucap Vania..
__ADS_1
"baik.."ucap Merisa dan Driana..
....
dan setelah satu setengah jam naik mobil dan 2 jam naik kereta bawah tanah..akhirnya Merisa dan 2 sahabat nya itu pun mendarat dengan selamat dan utuh dengan lengkap anggota tubuh mereka...
"Alhamdulillah..kita sampai dengan selamat.."ucap Merisa..
"iya.. Alhamdulillah...padahal tadi aku deg degan banget,..inikan pengalaman pertama kita datang ke luar kota sendirian.."ucap Vania sambil memegang dadanya..
"ayo sekarang kita ke asrama langsung..biar bisa cepet istirahat.."ucap Driana..
"iya"
mereka keluar dari stasiun dan pergi mencari taksi..(mobil Driana sengaja nggak dibawa..mereka berniat untuk hidup mandiri dan tidak berlebihan..)....
mereka menunjukan alamat kepada supir taksi
"bang tolong anterin kita ke alamat ini y.."ucap Driana memberi sebuah kertas kepada supir taksi..
"oh iya neng.."ucap pak supir itu..
"eh..Eneng Eneng ternyata siswi dari SMA Galaxy y..wah pasti Eneng Eneng anak yg berprestasi.."ucap supir
"eh iya bang makasih..kita sebenarnya cuma pelajar yg di tugaskan untuk perwakilan kegiatan pertukaran pelajar.."ucap Merisa..
__ADS_1
"ohh..gitu y....hebat berati Eneng..katanya siswa siswi yg ada di SMA Galaxy itu anaknya orang hebat semua.."ucap pak supir itu..
mendengar kata 'anaknya orang hebat..' Driana dan sahabatnya menyeringai..pasalnya jika di bandingkan dengan kekayaan dari keluarga Merisa,Driana,dan Vania kota S bukan tandingannya..
sedangkan pak supir yg belum menyadari sifat dari Merisa dan Sabahat nya hanya bisa merinding..
belum sampai Merisa dan sahabatnya di tempat tujuan tiba tiba...mereka di kepung dengan se-geng perampok...kira kira ada 5 orang yg mengepung mereka..dengan di belakang mobil taksi yg mereka tumpangi ada sebuah mobil hitam yg menghalangi mereka mundur atau berbalik arah..dan dengan bagian kanan dan kiri bagian mobil sudah di apit oleh motor yg di naiki oleh perampok itu..
-
-
-
-
-
-
-
-
jangan lupa tinggalin jejak y..😂😂😂😂
__ADS_1