
pagi ini..
"pagi Bun.."ucap Merisa..
"pagi juga Sayang..mana anggara?.."ucap Reni..
"masih di atas..masih mandi..."ucap Merisa..
"oh ya?..yasudah kalau begitu..bunda cuma mau kasih tau aja..kata Andre,dia mau ketemu anggara sebelum sarapan.."ucap Reni....
"mm..iya Bun..nanti Merisa kasih tau kak anggara.."
"kasih tau apa?.."ucap anggara tiba tiba ada di dekat Merisa...
Merisa terkejut...
"b bunda bilang..a ayah minta kakak buat da datang ke ruang kerja.."ucap nya gugup..Merisa yg gugup menenggelamkan wajahnya ke bawah, menutupi pipi nya yg merah..
"kamu kenapa sayang?.."ucap Reni yg bingung dgn reaksi Merisa..
"n nggak papa Bun.."
"mungkin karena dia lihat,yg seharusnya belum ia lihat Bun.."ucap anggara dgn tersenyum lucu...namun Merisa tak bisa melihat itu karena anggara bicara dgn berjalan pergi dari dapur..
"a aku kan udah bilang nggak lihatttttt.."teriak Merisa Malu..
flashback on...
Merisa bangun dari tidur nya..menengok kearah sofa panjang di mana anggara tidur..dari jauh ia melihat kening anggara yg terlihat sedikit memar..melihat itu pun ia tertawa kecil..
"hihihihi..puas aku kemarin buat dia jungkir balik.."ucap Merisa lirih..
segera beranjak dari ranjang..dan berjalan kearah kamar mandi..tak lupa sebelum itu ia mengambil baju ganti dari ruang ganti..
15 menit kemudian Merisa telah selesai dgn acara mandinya..keluar dari kamar mandi dgn rambut yg masih terbungkus handuk..melihat kearah sofa panjang yg berantakan,terlihat anggara sudah bangun karena si empu tak ada di sana..
mengedarkan pandangannya,dan ketemulah anggara..anggara yg berdiri di balkon dgn rambut yg
berantakan,dgn tangan yg memegang gelas kaca..berbalik badan dan tersenyum..senyum yg jarang di lakukan anggara..sepertinya tekat nya untuk bersaing merebutkan hati Merisa bukan main main..anggara terus memanfaatkan situasi..
"kenapa senyum senyum..minta di jungkir balikin lagi!!.."ucap Merisa dgn nada kesal sembari kaki nya berjalan kearah meja rias..
"dosa lo kalau sama suami gitu.."ucap anggara..
"biarin..mulai hari ini..karena lusa kita udah balik ke kota S..elu harus terbiasa..elu tau kan sifat asli gue!!!.."ucap Merisa..
"hmm...gue bingung..yg mana sifat asli elu..sifat elu selalu berubah ubah..elu kayak nya punya 2 kepribadian!!..satu bidadari polos..satu lagi sang Queen cruel..kadang sopan dan lembut,kadang juga bar bar dan kejam..yg mana sih sifat elu??.."ucap anggara...
"heh..elu belum kenal gue!!..sifat gue tuh selalu berganti di tiap-"
"apa?"ucap anggara..
"elu nggak perlu tau!!!...udah sana buruan mandi!!..nggak enak kalau buat bunda tunggu terlalu lama!!.."ucap Merisa..
"hmmm..tapi..."dgn cepat Merisa segera mendorong anggara masuk kedalam kamar mandi..
"buruan mandi!!.."ucap nya..menutup pintu kamar mandi dan duduk di depan cermin riasnya..
"gue..gue hampir keceplosan!!..elu dah o'on Risa..bisa bisanya mau beberin keistimewaan elu yg juga adalah kelemahan elu..."ucap merisa lirih..
Merisa segera melepas handuk yg membungkus rambutnya..dan mengeringkan rambutnya dgn hair dryer...setelah rambutnya kering..ia menyisir rambut dan memoles wajahnya dgn makeup tipis..tak terasa ia telah memakan waktu kurang lebih 10 menit..
"Anggara!!.."ucap Merisa terkejut saat cerminnya memantulkan wajah anggara yg berdiri di dalam kamar mandi Namun hanya kepala yg terlihat..sebagian Tubuhnya tertutup oleh pintu..
"Risa..ambilin handuk sama jubah mandi gue.."ucap anggara..
"ogah!!..salah siapa nggak bawa.."ucap Merisa..
"lah..kan elu yg paksa gue masuk tadi..mana gue juga belum elu siapin baju juga.."ucap anggara..
"salah juga elu..elu di suruh mandi dari tadi kok nggak mandi mandi..ya udah gue paksa..trs ya,mulai hari ini nggak ada yg siapin baju elu..siapin sendiri..gue ogah siapin baju elu!!.."ucap Merisa..
"trs gue gimana?.. seenggaknya ambilin handuk sama jubah mandi doang dah"ucap anggara..
"ogah!!..ambil sendiri.."ucap Merisa sembari melirik melihat kearah anggara dari cermin..
"ok..gue bakal keluar telanjang.."ucap anggara..
anggara bersiap akan membuka pintu itu lebar lebar tapi..
"eh eh.."ucap Merisa panik..segera ia memalingkan wajahnya dari depan cermin dgn tangan yg menutupi wajahnya..
"ok ok..gue ambilin.."ucap Merisa..
"beneran?.."ucap anggara..
__ADS_1
"iya iya..jadi masuk..masuk sana!!..jangan keluar!!.."ucapnya sembari mengintip sedikit dari celah jari jarinya .
"yaudah.."ucapnya kembali menutup pintu tapi mengeluarkan separuh tubuhnya..
**
"nih.."ucap nya sembari memunggungi pintu kamar mandi itu sembari tangannya memberi handuk dan jubah dgn tanya kanan..
"jauh amat sa..nggak bisa ambil gue.."ucap anggara..
"huh๐ข"mendengus kesal namun mundur beberapa langkah..
"nih.๐ข"
"kurang Deket sa.."ucap nya tersenyum jahil..padahal ia sudah bisa menggapai..
Merisa yg merasa di permainkan pun,akhirinya menengok..melihat bahwa ternyata ia di kerjai,ia pun kesal..
"hih๐ข..elu yak!!..nih nih๐ข๐ข"ucap nya kesal..
Merisa segera secara kasar memberikan itu..untung handuk dan jubah itu sampai ketangan anggara..namun Merisa yg masih kesal,akhirnya memukul mukul lengan anggara karena mengerjainya..
"sakit sa..sory sory..hehehe.."ucap nya yg tak bisa menahan tawa karena berhasil mengerjai Merisa..
anggara yg secara refleks karena di pukul pukul Merisa,memundurkan tubuhnya..namun karena itu membuat pintu yg menghalangi separuh tubuhnya jadi terdorong hingga terbuka...
"?!....aaaaaaaa"teriak histeris Merisa ketika melihat sesuatu yg seharusnya belum ia lihat...karena terkejut setelah melihat 'itu'..Merisa berlari ngibrit keluar hingga terjedot pintu kamar..
flashback of...
tok tok tok...
"yahh..ini anggara.."ucap anggara..
"iya..masuk..nggak di kunci.."ucap andre dari dalam..
ceklek..anggara membuka pintu...
"kata bunda..ayah cari anggara.."ucap anggara..
"iya..ayah cuma mau kasih tau..kalau mulai besok saat di kota S..kamu harus penuhi tanggung jawab mu untuk Risa.."ucap Andre..
"maksud ayah?.."ucap anggara..
"ayah nggak akan selama nya membiayai ke butuhan mu lagi,apa lagi sekarang kamu sudah mempunyai istri..dan kamu ayah panggil,mau tanya..gimana kelanjutan bisnis sembunyi sembunyi kamu?..bisa menghidupi Risa?.."ucap Andre..
"iya..sebenarnya ayah juga baru tau baru baru ini..ada seorang pebisnis sukses yg meroket hingga bisa bersanding menduduki rangking pertama di kalangan bisnis baru..ayah menelusuri,tapi selalu gagal dan sangat misterius..namun saat menemukan sebuah dokumen tak sengaja di meja belajar mu di apertemen yg kamu tinggal ke kota S..ayah jadi tau,ternyata itu kamu.."ucap Andre..
"iya..itu memang usahaku..aku berniat membangun usaha sukses agar bisa bersaing dgn perusahan ternama lain..namun juga ada alasan lain aku membangun bisnis ini..aku yg menjadi pebisnis baru,sedang menjadi target dari orang orang yg ingin menghancurkan usahaku..ini juga bisa membuatku tau siapa sebenarnya musuh kita,yg membuat ayah dan 4 keluarga besar lain waspada..apa yg terjadi bertahun tahun lalu?..ayah selalu Menganti topik bila aku membahas masalah itu.."ucap anggara..
"kira akan bahas itu di saat waktu yg tepat!.."ucap Andre..
"baiklah..ayah memanggil mu buka untuk membahas ini..aku memanggil mu karena ingin menambah tanggung jawab mu..kamu akan memegang setengah usaha keluarga Arkasa yg ada di kota S..ayah percaya kan itu pada mu..itung itung buat nambah uang Jajang di sana.."ucap Andre...
"๐"anggara hanya memasang wajah seperti ini..
"hei...apa apaan ekspresi itu.."ucap Andre..
"ayah sengaja kan?..ayah cuma mau agar aku mengerjakan seperempat pekerjaan ayah.."ucap anggara jengah..
"hehehe..sekali kali bantu lah ayah mu ini..biarkan aku menambah waktu agar bisa istirahat..kau tak kasihan pada ku.."ucap Andre .
"hmm๐๐..tapi sebenarnya aku tak perlu kuasa itu..aku yakin aku bisa menghidupi Merisa dgn uang hasil usahaku sendiri.."ucap anggara..
"apa kau ingin terlihat miskin dari Merisa...begitu begitu ia adalah gadis..sekali belanja pasti akan membuat kau menghabiskan uang jajan bulananmu.."ucap Andre..
"dan kau minta baik baik lah pada Merisa untuk membuatnya berhenti membuat Rendi terus mengirim uang untuk nya..bisa jatuh harga diri kita jika kita mengambil menantu tapi tak bisa menghidupi dgn layak.."ucap Andre..
"baiklah..aku akan mengikuti usul ayah..mari kita turun..bunda dan rusa pasti menunggu kita.."ucap anggara..
**
"udah selesai diskusinya?.."ucap Reni..
"iya.."ucap Andre..
"masak apa Bun.."ucap anggara..
"masak ini!..yg masak istri mu..bukan bunda..bunda cuma bantu bantu hari ini.."ucap Reni..
"wahh.. spesial dong..hari ini yg masak menantu ku.. terimakasih yg nak.."ucap Andre tersenyum..
"bunda hanya membesar besarkan..Risa cuma bagian yg masak semur ayam sama goreng gurame.."ucap Merisa tersenyum..
"gak papa..yg penting kamu juga ikut masak.."ucap Reni..
__ADS_1
"udah tuh ngomongnya..anggara laper.."ucap anggara..
"iya iya.."ucap Reni..
segera Merisa mengambilkan makanan untuk anggara..
"kak..mau lauk apa?.."ucap Merisa..
"yg kamu masak.."ucap anggara tersenyum..
"hilih..pilih pilih..nih makan!gombal mulu nih anak.."ucap Reni segera memasukan sepotong tahu goreng..
"AMP..AMP..asin Bun.."ucap anggara melepeh tahu yg di masukan paksa oleh bundanya kedalam mulut..
"biarin..bibik di belakang minta nikah mungkin..xucap Reni..
**..
dry..drt..drt..
ponsel driana bergetar..
driana yg mendengar itu segera menggeser tombol hijau itu..
driii.,,,teriak heboh orang di sebrang telepon..terlihat itu adalah telepon grup..
apa??,,,driana..
main yuk,,,orang sebrang sana yg tak lain ialah Merisa..
setujuuuuu,,,boring nih di rumah!kayak isolasi gue,,,Vania histeris..
kemana?ketemuan dimana?,,,driana..
tempat biasa,,,kompak Vania dan Merisa..
tersenyum kecil..
iya dah..kalian siap siap..gue yg jemput,,,, Driana
siap sayankk,,,Vania..
mereka menutup telepon itu dan bersiap..
"๐๐apa gue bilang,bunda setuju kan.."ejek Merisa setelah menutup sambungan telepon itu..
"emang sejak kapan gue larang..penting nggak sama Bastian doang kok๐๐.."ucap anggar
"Halah..cemburuan!!.."
"nggak tuh!..gue cuma nggak mau aja ranting gue turun..se enggaknya tuh dia jangan meningkat dulu kalau kedudukan kita belum sama!.."ucap anggara..
"apa bedanya coba..dahlah..gue mau siap siap.."ucap Merisa .
"mau gue antar?.."ucap anggara..
"nggak usah.. Driana nanati dang jemput gue kok.."ucap Merisa..
***
kavindra!..kamu ngapain jauh jauh kesana?,,,Melani
lah?!.. kata bunda suruh tepati janji..jadi kavindra kesinilah,,,kavindra..
nggak sekarang juga!!..dia sekarang tidak ada di sana!!,,, Melani..
udah terlanjur..kavin tunggu sini aja dah ma,,,kavindra..
-
-
-
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
...jangan lupa like!...
...kasih ranting 5!!!๐...
...share juga yak..๐๐...
__ADS_1
...nggak lupa kasih dukungan๐...
...mau doublle eps?..vote dulu๐คฉ๐คฉ...