
pertama tama aku mau minta maaf..kemarin ada kesalahan....dan maaf banget..aku lama nggak up y..maaf aku lagi ujian soal nya..
oke mari kita lanjut eps sebelum nya..yg udah telat up selama berapa lama ya?2 Minggu y?..nggak tau lah..yg pasti hari ini aku up buat kalian...dan makasih banget buat kalian yg udah mau vote karya ini..yahh..walau masih 2 sih..tapi semoga yg lain juga ikutan nge-voteπ π ..
lanjutnya..
......................
"bakal gue patahin tangan ini.."ucap nya sembari melotot dan mencengkram kuat tangan itu..
kratakkk..
"akhh"belom sampai ia melihat kearah Anggara tangan kanannya sudah patah dan tak berbentuk lagi..
Anggara yg masih geram,Manarik orang itu untuk turun dari atas tubuh merisa..
duak..brakkk...
Anggara meninju tubuh orang itu dan melempar tubuh itu..seperti yg di janjikan anggara,ia mencopot kepala itu seperti mencabut kepala hewan yg sedang di sembelih..Sheila yg melihat itu dgn kedua matanya..hanya bisa merinding ketakutan dan gemetaran..ia seperti baru merasa yg namanya menyesal..tapi terlambat..ia sudah membuat anggara benar benar marah..dan..
__ADS_1
"hii.."ucap lngeri Sheila saat ia melihat mata anggara sedang tertuju padanya..
anggara menggenggam kepala itu di kepalan tangannya..dan melemparkan kepala itu kearah Sheila...
kepala itu menggelinding dan berhenti tepat di bawah kaki Sheila..
"JANGAN HARAP ELU BISA LOLOS!!..ELU AKAN DAPAT LEBIH PARAH DI BANDINGKAN SI PEMILIK KEPALA INI!!!!"geram anggara dgn sorot membunuh..kali ini dia benar benar seperti orang ke surupan..
...............
drap..drap..drap..Rizki dan driana masih berlari cepat..driana melirik kearah kamera lalat itu dan..
"selesai sampai disini!.."batin driana..
driana melirik kearah Rizki dan tepat saat itu Rizki juga sedang meliriknya..driana dan Rizki mengangguk bersamaan..bertanda "mulai"..
Rizki berlari kearah lorong sisi kiri..sedangkan driana ke sisi kanan..
..............
__ADS_1
"BANG...VANIA DISINIIII.."teriak Vania saat ia melihat geng bang preman sudah di depan mata..sedang kan alvino yg ada di samping Vania hanya bisa terkejut..
"..nggak usah teriak bisa!..mereka udah di depan..kenapa teriak!..sakit telinga gue,mau Lo tanggung jawab bawa ke rumah sakit!.."ucap alvino..
"NENGGG.."jawab bang preman sembari mempercepat jalannya..
"hihhhh...nggak bisa liat orang seneng ya..ihhh nyebelin"ucap Vania..
"neng,neng nggak papa?.."ucap bang preman..
"emang eneng bisa kenapa?..orang bang preman aja bisa kalah dari eneng!.."ucap VANIA yg tiba tiba kesal saat melihat tatapan yg di berikan oleh anak buah bang preman..mereka seperti merehkan VANIA..dan lagi mereka juga merendahkan VANIA dgn melihat paha mulus VANIA yg sedikit terekspos...
alvino yg melihat itu juga tidak suka..tanpa aba aba tiba tiba alvino berdiri di depan Vania Dann...
"nah..gini gue pinjemin!..nggak enak di lihat yg tadi!.."ucap alvino setelah ia menalikan jaket yg ia pake untuk menutupi rok VANIA yg pendek..dan tak lupa ia juga memasangkan switer yg di pakai Vania sebelum ia melepasnya untuk persiapan menggoda bang bodyguard tadi..sebenarnya alvino nggak sengaja memasukan switer itu kedalam tas nya,karena alvino geram saat melihat tingkah Vania dan driana untuk menggoda bang bodyguard..ia jadi meremas remas dan mengobrak Abrik isi tasnya.. sehingga saat Vania dan driana selesai..ia jadi terburu buru memasukan barang barang yg ia bawa..
-
-
__ADS_1
-
makasih banget yg udah mau baca dan mampir di novel aku y..