
flashback on..
2 jam sebelum perkelahian,lebih tepatnya pukul 21.33...
driana keluar dari ruangan VVIP,ruangan dimana Rizki dan orang 'yg katanya' tuan besar di sini!!!...
driana keluar dgn alasan ingin ke kamar mandi...
driana berjalan,namun bukan kearah kamar mandi..mata nya mengitari tempat ini...masih bingung dgn tepat ini...bagaimana ruko yg terlihat kecil...bisa seluas ini didalam???...
"ahh...karena desain ini memutar,dan penuh kejanggalan..."gumannya lirih...
sekarang driana kembali ke titik lorong yg tadi menarik perhatiannya...melihat sekitar,tempat ini terlalu ramai orang berlalu lalang..
agar tak terlihat mencurigakan,driana berjalan dgn santai dan menunjukan wajah yg tak tertarik dgn janggalnya lorong buntu itu...ia mendekat dan tiba saat sudah dekat dgn lorong buntu itu...terlihat suasana sudah tak terlalu ramai,memang ada orang tapi orang orang itu tak terlalu memperhatikan driana..
dgn gesit driana masuk kearah lirih buntu itu...dan...
klek!...tangannya yg meraba dinding tak sengaja menyentuh sesuatu yg kendor...bukan!lebih tepatnya ini seperti sebuah tombol...
tak berfikir lama,segera driana menekan tombol itu...
'grek..grek..grekk'...tempat driana berdiri seperti bergetar...dan 'blung'...driana yg tak tau itu akan terbuka tepat di bawah kaki nya,jadi tak waspada dan terjatuh masuk kedalam sana...dgn otomatisnya lubang itu juga segera tertutup...
"ah?!!.."terkejut driana yg terjatuh kebawah...ia yg kaget jadi tak bisa mendarat dengan mulus,alhasil pantatnya mencium lantai...
"disini ada ruang rupanya...gue kira ruangan nya di balik tembok tadi..."gumannya lirih...
ia mulai bangun dan berjalan menyusuri ruangan ini...
ruangan ini seperti berbeda jauh dgn lantai atasnya,disini sangat luas...banyak pintu...ini terlihat seperti hotel...driana hanya terus berjalan...
terdengar suara suara tertawa dari sebuah ruangan yg pintunya terbuka...driana hanya lewat karena sepertinya ini adalah ruang rahasia untuk orang orang tertentu...jadi ia hanya berjalan santai agar tidak di curigai...ia terus berjalan menyusuri tempat ini...
lama mengelilingi tempat ini...driana jadi paham...toko diatas hanya kedok,dan lantai bawah tanah ini adalah tempat operasi utamanya...
tiba driana di tempat yg di jaga ketat...ia penasaran,tempat apa itu sehingga di jaga ketat?...ia pun berjalan mendekat dgn berpura pura jadi pelanggan disini...
saat akan masuk...sebuah lengan kekar menghalangi...
"maaf nona...ini tempat privasi..."ucapnya...
driana mengerti itu pun berbalik dan berjalan pergi...
saat berjalan pergi,driana sadar...tempat itu adalah tempat yg ia tuju...
ia pun berjalan berbalik kearah sana dgn wajah berpura pura melihat bawah sembari sedikit menunduk...terlihat orang itu pasti berfikir driana sedang mencari sesuatu yang jatuh...
tepat saat ada di depan pintu itu lagi...driana mendongak...
"tuan...apa kalian melihat gelang kaki ku terjatuh disini??...tadi sebelum kesini aku merasa gelang itu masih ada...jadi mungkin jatuh disini??"ucap driana dgn logat seolah mencari sesuatu...
"tidak nona...sepertinya sendari tadi gelang kaki itu tak ada...mungkin jatuh di tempat lain..."ucap salah satu orang disana...
"benarkah?...kalau begitu bisa bantu aku mencarinya??...tempat ini luas...mana mungkin aku bisa mencari sendiri..."
__ADS_1
para orang bertubuh besar itu terlihat saling memandang ..
dan mereka berempat itu memutuskan salah satu dari mereka membantu driana...
"sial!!!"umpat driana dalam hati...bukan ini rencananya...
"baiklah nona...biar saya bantu..."ucapnya...
"oh...iya.."
mereka pun berjalan pergi dari tempat itu...
"seperti apa bentuk gelang kaki nya nona?..."ucapnya...sembari pandangan nya melihat ke bawah...
mereka yg sudah cukup jauh dari tempat tadi...driana mulai celingukan dan mulai!...
"sebentar...aku Carikan fotonya dari ponsel ku..."ucapnya sembari merogoh kantong tasnya...yg bukan mengambil ponsel tapiii...
"seperti ini!"
orang itu segera beralihkan pandangan nya dan melihati kearah driana...
srott...driana menyemprotkan sesuatu ke wajah orang itu..."maaf tuan..."ucapnya setelah membuat orang itu pingsan...
ia menyeret dgn pelan orang itu dan menyembunyikannya kedalam salah satu ruangan yg ia yakin kosong,karena saat berkeliling tadi ia sudah tau tempat itu kosong...
menepuk kedua tangannya ..
"huh...tiga lagi!!!...ini terlalu memakan banyak waktu!!!..."ucapnya menggerutu..namun di detik kemudian dia keluar dan menutup pintunya..
ia berlari...ia berlari dgn tergesa gesa.....
"tuannn...tuannn..."ucapnya saat langkahnya hampir sampai di depan sana...ia berteriak dgn histeris...
"ada apa nona??.."jawabnya dgn sedikit cemas...
"tuan..hosh..hosh....tuan yg tadi mene-hosh-mani saya,tiba tiba pingsan..."
"?!!..dimana dia pingsan??..."
"disana...ayo tuan ikut saya..."
namun dalan tergesa gesa itu mereka masih saling pandang...dan akan menyuruh dua orang ikut sedangkan seorang lagi menunggu disana..namun driana mengehentikan itu ..
"ayolah tuan...nggak ada waktu...kalian ikut semua saja...apa sih yg lebih penting dan darurat dari ini?!!!..."ucapnya dgn cepat...
"ha?!!...ah iya iya...ayo ikut semua saja..."ucapnya dgn nada cemas...
tak ada pilihan lain pun mereka pun jadi pergi semua...
singkat cerita...driana membawa mereka ketempat orang itu di sembunyikan...dan dgn menutup mulut dan hidungnya...driana menyemprot mereka bertiga dan segera mengunci mereka...alhasil mereka pingsan...
driana berdiri tepat di depan pintu misterius itu...
ia membuka nya dan...
__ADS_1
"ini?!!!..."
...****...
"eh...elu dah dapat kabar dari driana Rizki??..."tanya Vania sembari menyeruput es jeruk di gelas itu...ya mereka sedang duduk disalah satu bangku di kantin...mereka yg biasanya makan bertiga Kini tinggal berdua...
"belum...mereka seharian nggak ada yg bisa di hubungi..."jawab Merisa dgn juga menyeruput es teh di depannya...
"iya..Rizki pun juga tak bisa di hubungi..."sahut seseorang dari jauh...yg tak lain adalah alvino...
Vania yg terkejut dgn kedatangan tiba tiba alvino,dgn cepat ia ngeblush..dan segera berdiri dari tempat nya duduk...
"risaa...gu--gue ada perlu...gue duluan..."ia pun dgn cepat kabur...
"eh eh?!!...mau kabur lagi?!!..."alvino segera mengejarnya...
"mereka kenapa lagi??..."tanya Merisa yg keluar begitu saja...
"nggak tau..."Anggara datang dgn tiba tiba dan meminum es teh Merisa...
Merisa yg tak tau jika pertanyaan nya itu akan ada yg menjawab...
"kalau mau,pesen sendiri sana..."Merisa kesal dgn es nya yg diminum...
"kenapa?padahal untuk pasangan suami istri,jika mereka berbagi makanan atau minuman dgn pasangan nya maka akan mendapat pahala..."
"ishhh...tapi nggak gini juga...elu nggak jijik apa??itu kan bekas mulut gue,ada air liurnya pasti..."ucapnya
"nggak...kenapa harus jijik??sedangkan ini nggak menjijikan..malah menyenangkan.."Anggara menjawab dgn senyumnya...
"ishh..aneh!menyenangkan gimana sih!!..."
"kita kan baru aja ci*man secara nggak langsung .."jawabnya dgn senyum mengembang
-
-
-
...oke.....
...lanjut?...
...kasih komen dulu.....
...jangan lupa like!...
...kasih ranting 5!!!😁...
...share juga yak..😆😆...
...nggak lupa kasih dukungan😋...
...mau doublle eps?..vote dulu🤩🤩...
__ADS_1