Pernikahan Putih Abu-abu

Pernikahan Putih Abu-abu
episode 11


__ADS_3

. .Gavin memandang wajah griya dengan lekat dan tanpa ia sadari dia menempelkan bibirnya dengan bibir griya yang membuat griya terkejut namun griya hanya mematung dengan perlakuan gavin . .


drrrtttt drrrrtt ponsel gavin berdering, dan tentu saja suara ponsel itu menyadarkan gavin dengan apa yang tengah ia lakukan kepada griya.


"iya halo..."


" vin, lo kenapa tadi pulang buru2, apa ada yang terjadi dengan griya?"


"engga dig, yaudah gue tutup dulu telvonnya, gue ngantuk" belum sempat digo menjawab gavin sudah mematikan ponselnya


Gavin terdiam sejenak karna dia enggan untuk beebalik melihat griya, dan griya hanya diam mematung dengan pipi yang semerah tomat.


" apa yang gue lakuin tadi? tapi apa salahnya griya kan istri gue. jadi ga salah dong kalo gue nyium dia. tapi kan gue ga cinta sama dia, bodoh banget si lo vin" gavin sibuk dengan fikirannya sendiri


"emm gi, sekarang lo minum obat biar demam lo cepet turun" seolah tidak terjadi apa2 gavin memberi obat kepada griya


griya meminum obat yang di berikan gavin "makasih kak, ya udah gue mau istirahat" griya membenamkan tubuhnya di dalam slimut.


"apa apaan ini, kak gavin bahkan ga bahas sedikitpun dengan apa yang dia lakuin. udah bkin gue sakit,mana dia seenaknya aja ngambil keperawanan bibir gue" gerutu griya dalam hati "lagian gue juga, kenapa gue ga nolak waktu dia nyium gue"


" ya udah gi lo istirahat, gue bakal nungguin lo disini" ucap gavin


griya hanya berpura2 tidur, dan jam sudah menunjukan pukul 01:00 dini hari dan akhirnya gavin pun ikut terlelap di atas sofa kamar griya.


****


di tempat lain devan yang masih curiga dengan digo dia terus mendesak digo untuk memberi tau hal apa yang membuat gavin bersikap aneh.


" dig gue mau ngomong sama lo"


"ngomong aja dev.."


" emm ada hubungan apa antara lo devan sama griya?"


"gue kan udh bilang gue naksir griya"


"terus hubungannya sama gavin apa?"


"ya gavin kan su...." digo hampir kelepasan dengan apa yang dia katakan


" su apa maksud lo dig"


"diakan suahabat gue dari dulu dari gue minta pendapat dia"


"tapi kayanya dia ga suka sampek2 dia mau mukul lo tadi"


"iya juga ya apa dia udah suka sama istrinya itu"batin digo


"engga lah itu perasaan lo aja"


"ya mungkin aja, yaudah gue balik dulu dig" devan pergi begitu saja " gue bakal berjuang buat dapetin lo gi, walaupun harus bersaing dengan temen gue sendiri" ucap devan dalam hati


****


pagi itu gavin terbangun namun griya masih tertidur pulas. Gavin mendekat ke arah griya.

__ADS_1


" lo cantik gi. wlaupun lo masih dalam keadaan tidur" gavin menyibak rambut griya yang menutupi sebagian wajah cantiknya


"ish apa apaan si lo vin, kenapa gue sekarang lebih suka deket2 sama griya. dan kenapa gue ga suka kalo digo maupun devan ngedeketin lo Gi" batin gavin masih tetap memandangi wajah griya


Griya mengerjapkan matanya


" emmmhhh " griya menggeliyat dan membuat gavin agak memundurkan posisinya yang tadi begitu dekat dengan griya


"Gi, lo udah bangun.."


"emm iya..." saat griya membuka matanya iya baru sadar bahwa yang ada di hadapannya adalah gavin.


" lo tunggu disini gue mau bikinin sarapan buat lo"


"ga perlu kak gue udah baikan kok"griya menolak namun gavin tidak menghiraukannya


gavin sibuk berkutat di dapur dan di susul griya "biar gue bantu kak" tawar griya


" mending lo istirahat biar gue yang masak"


" ga papa kak gue udah baikan kok" griya memotong sayuran di sebelah gavin yang sibuk membuat bumbu masakannya


gavin memperhatikan griya yang terlihat cantik saat dia memasak walaupun tanpa make up di wajahnya.


kegiatan memasakpun akhirnya selesai. setelah mereka selesai makan mereka berdua bersiap siap untuk berangkat ke sekolah .


seperti biasa walaupun mereka tinggal satu rumah, mereka memilih untuk berangkat sendiri2 agar tidak di curigai teman2nya .


griya berjalan menuju halte namun belum sampai dia di kejutkan dengan suara klakson mobil di sampingnya


" engga kak makasih, gue naik bus aja"


" ayolah gi, lo ga mau berteman sama gue? apa lo takut pacar lo cemburu karna lo berangkat bareng gue?" ucap devan dengan nada sedikit kecewa


"engga kok kak, lagian gue ga punya pacar"


tiba2 ada mobil yang datang


"Gi lo bareng gue aja berangkatnya" digo menghampiri griya


" makasih kak tapi gue udah mai berangkat sama kak devan, ayok kak berangkat sekarang"


devan sempat terkejut dengan sikap griya yang jelas2 tadik menolak untuk beeangkat dengannya tapi tiba2 malah masuk duluan le dalam mobilnya. devan melajukan mobilnya sangat pelan karna dia ingin berlama lama dekat dengan griya.


"oh ya gi kenapa lo tib..."


" oiya maaf kak gue tiba2 masuk ke mobil kakak, gue gamau kalo revi cemburu sama gue"


"maksud lo apa gi?


" iya gue ga mau revi salah paham, nanti dia ngira kalo gue sama ka digo ada apa2 kan repot urusannya kak"


"tapi kalo anak2 ngira lo sama gue ada apa2 ga papa gitu artinya"


griya langsung mematung dengan perkataan devan "engga2 gi gue becanda" devan terkekeh karna ekspresi griya yang sangat menggemaskan dengan wajah innocent nya

__ADS_1


" hehe kak devan ngagetin gue aja"


setelah 30 menit mereka sampai di parkiran sekolah, devan dengan sigap membukakan pintu mobil untuk griya.


" eh kak devan ga usah repot2 "


"ga papa dong gi, gue suka ngelakuin ini buat lo"


"makasih ka udah ngasih tumpangan udah gitu pakek bukain pintu mobil, jadi berasa kaya putri aja gue kak" griya tersenyum


" iya gi lo emang putri bagi gue, yang bakalan jadi kekasih gue" batin devan


" ya udah kak gue ke kelas dulu ya"


devan masih setia melihat kepergian griya dengan raut wajah yang sangat bahagia.


dari sudut sekolah gavin dan digo memperhatikan griya dan devan.


" vin.."


"hemmmm"


"ada hubungan apa griya sama devan?"


" gue ga tau mending lo tanya sma anaknya langsung"


" oiya bener juga kata lo vin" digo langsung melenggang pergi, sedangkan gavin hanya mematung dengan amarah di dadanya.


" ada apa sama gue, kenapa dada gue nyesek banget liyat griya barng devan" gavin berbicara dengan dirinya sendiri.


griya pun sampai di kelasnya "cie griya berangkat bareng cogan salah satu idol sekolah ni" goda revi yang melihat sahabatnya itu berangkat dengan devan


"apaan si rev gue ga ada hubungan apa2 kok sama devan"


" kalo ada juga ga papa kok gi, gue merestui lo" ucap revi sambil terkekeh pelan


"udahlah yuk ke kantin tiba2 gue haus denger lo ngmong ky kaleng"


" eits gue bukan kaleng kaleng lo gi" sahut revi dengan ketawanya yang cempreng


saat di perjalanan menuju kantin tiba2 revi di panggil oleh gurunya dan griya harus ke kantin sendiri, tapi saat griya melewati lorong sekolah tiba2 griya di tarik oleh seseorang.


"aaa.... tolong..." saat griya berteriak tiba2 mulutnya di tutup oleh tangan orang itu..


"to....emmmm... emmm" griya berusaha melepaskan diri..


.


.


.


kira2 siapa yang menarik griya ya,?


mimin kepo ni😕😞

__ADS_1


__ADS_2