Pernikahan Putih Abu-abu

Pernikahan Putih Abu-abu
episode 15


__ADS_3

"lo lagi ngapain si vin lama banget"


digo masuk begitu saja dan sontak digo sangat terkejut melihat posisi antara Gavin dan Griya.


" kalian..."


Griya dan Gavin langsung berdiri dan sedikit berjauhan


" ini ga seperti yang kak digo kira kok" ucap griya sedikit gugup


" gue tau gi, ini pasti kerjaan lo kan vin. ini gara2 pertanyaan gue dan devan kan"


" ga usah sok tau lo dig, gue udah bilang ga punya perasaan apa2 kan sama griya"


" iya kak gue juga ga punya perasaan apa2 sama kak gavin kok"


" emmm berarti gue bisa dong deketin lo gi"


" apaan si kak digo, walaupun kami ga saling cinta, tapi gue ini punya suami. gue ga bakal mengkhianati pernikahan gue" tegas griya sambil berjalan ke kamarnya.


Namun baru beberapa langkah griya hampir terjatuh karna tubuhnya masih sedikit lemah


"hati2 dong gi, nanti kalo jatuh gimana" digo memapah griya menuju kamarnya.


" gue bisa kok kak"


" ga papa gi gue bantu"


"ga usah dig, biar gue aja"


Gavin sesegera mungkin mengambil alih posisi digo.


"lo tunggu disini, gue masakin lo dulu gi"


"hemm"


" lo kenapa lagi si gi" gavin bingung dengan sikap griya yang tiba2 berubah


" ga papa kok kak, sekarang udh terbuktikan siapa yang ganjen?"


" maksud lo apa gi"


" ga papa lupain aja "griya memunggungi gavin


" oke sekarang gue ga bahas ini karna masih ada digo, tapi gue bakal bahas ini nanti " Gavin kembali ke ruang tamu untuk menemui digo.


" lo ada urusan apa kesini dig?"


" ya gue mau jenguk calon mama dari anak2 gue dong vin masa lo ga tau"


" berhenti nyebut griya kaua gitu dig"


" lah emang kenapa gue kan calon suami masa depan griya"


" lo fikir gue siapanya griya?"


" lo suaminya lah siapa lagi"


" jadi sekarang lo berhenti nyebut2 griya kaya gitu "


"tapi vin gu..."


" udah lo pulang sana, griyanya mau istirahat. percuma lo disini" Gavin mendorong pelan digo hingga keluar apartmen


" ah ga asik lo vin" digo akhirnya meninggalkan apartment gavin.


Gavin akhirnya selesai memasak untuk griya


" Gi bangun, lo makan dulu "


" gue ga laper "


" Gi, lo harus makan biar cepet sembuh"


" lo makan sendiri aja kak gue ga mau makan"

__ADS_1


"oke kalo lo ga mau makan. sekarang gue mau tanya sama lo. yang lo maksud ganjen tadi siapa"


" ya kak gavin lah masa gue"


" kalo ngomong lihat orangnya gi"


" gue ga mau"


" jangan kaya anak kecil gi, dan apa yang bikin lo bilang gue ganjen ha?"


" kalo ga ganjen apa namanya, pelukan sma ciuman sma perempuan lain yang jelas2 lo udah punya istri"


" gue bisa jelasin gi "


" gue ga perlu penjelasan dari lo kak, terserah lo mau ngapain. asalkan setelah kita pisah, seperti apa kata lo tempo hari kak"


" tapi gue ttep bakal jelasin karna ini menyangkuy harga diri gue yang udah lo rendahin" ucap gavin


____flashback on_____


"vin lo pasti hauskan, ni gue bawain minum buat lo."


"tanks"


"aw..." 'cup'


"sorry vin kaki gue tadi sakit lagi"


" lain kali lo hati2 jangan kaya gini ngerti, gue tau kaki lo udah ga sakit. mending lo sekarang minggir"


" lo mau kemana Gi, emm iya hati2 nanti gue nyusul"


"kemana griya, kenapa dia tiba2 pergi"


\_\_\_\_\_flashback off\_\_\_\_


" terserah kalo lo ga percaya sama gue gi, tapi itu yang sebenernya terjadi" ucap gavin. namun griya tetap tidak menghiraukan perkataan gavin


" apa iya kaya gitu, apa emang gue yang udah salah paham" batin griya


saat gavin keluar griya segera memakannya karna dia benar2 lapar


" emm masakan kak gavin enak juga"


"udah kenyang ni, gue taro dapur ah piringnya kasian kalo kal gavin yang harus beresin"


'prankk'


Gavin mendengar sesuatu yang pecah segera ia melihat apa yang terjadi


" astaga griya, lo kok bisa2nya si jatuh"


" iya tadi gue mau taro ni piring mah kepleset kak"


" lo kan bisa minta tolong sama gue "gavin mengangkat tubuh griya dan membawanya ke kamar gavin. gavin terlihat sangat mencemaskan griya.


" lo duduk sini dulu gue mau ambil air anget dulu"


griya masih kesakitan karna kakinya sepertinya terbentur saat terjatuh


" sini kaki lo"


Gavin sangat telaten mengompres kaki griya dan sangat perhatian terhadap griya.


" masih sakit gi"


"udah mendingan kak, udah ga terlalu sakit"


" ya udah malem ini lo tidur disini biar gue bisa ngawasin lo, lo tu ceroboh kalo sendirian"


" emm iya kak"


Gavin membaringkan tubuhnya di sebelah griya, gavin sepertinya sudah mengantuk


" kak"

__ADS_1


"hemmm"


" gue minta maaf ya kak, karna gue udah salah paham sama lo"


Gavin kembali mendudukkan tubuhnya dan tiba2 gavin menarik griya ke arahnya. dan otomatis griya langsung mendarat di dada bidang milik gavin


" makasih gi, lo udah percaya sama gue" gavin memeluk griya dengan erat


" Dan satu lagi gi.."


" apa kak...?"


" kita jangan panggil lo gue ya"


" terus gimana kak?


"kalo berdua 'aku kamu', kalo di depan mama papa 'Sayang' dan kalo di depan anak2 baru 'lo gue'"


" tapi kenapa kalo di depan mama papa pakek 'sayang' kak?


" iya biar mama papa ga tau kalo kita ga ada apa2 gi" gavin menjadikan orangtuanya lagi sebagai alasan


malam itu griya tidak sadar kalau dia tidur di pelukan gavin, dan gavin tidak bisa tidur karna memperhatikan wajah istrinya yang sangat membuatnya terpesona.


" lo cantik gi.."


tiba2 griya menarik tengkuk gavin dan mencium bibir gavin dengan lembut


Gavin yang mendapat perlakuan seperti itu, dia membalas ciuman dari griya cukul lama, saat ciuman mulai turun ke bagian leher gavin tersadar bahwa griya menciumnya karena mengigau..


"lo lucu banget si gi" gavin terkekeh melihat tingkah griya yang sedang mendengkur lembut.


" apaan si gue, kenapa tadi gue tiba2 membalas ciuman griya?bahkan gue hampir aja kebablasan"


" sadar vin sadar, kalian berdua nikah cuma karna perjodohan" Gavin mengutuki dirinya sendiri dan menolak perasaanya yang mulai menerima griya sebagai istrinya.


pernikahan Gavin dan Griya sudah berjalan empat bulan dan belum ada kemajuan sama sekali. itu bagi griya, namun bagi gavin setelah kejadian mengigau itu gavin diam2 sering memikirkan griya.


******


hari ini devan berencana untuk menyatakan perasaannya terhadap griya.


'triing triiing'


bel sekolah sudah berdering


" gi lo duluan aja le kelasnya gue mau ke toilet" ucap revi


"oke, jangan lama2 ya rev"


saat griya memasuki kelasnya, griya sangat terkejut melihat drvan ada di kelasnya membawa buket bunga yang besar dan tertulis nama griya di belakangnya dengan nama griya.


" Kak devan...?." devan menarik griya dan memegang tangannya


" Gi, lo mau kan jadi pacar gue dan nikah sama gue?"


griya hanha diam dan malah melamun.


" Gi, lo maukan gi "


Digo yang mengetahui itu tidak tinggal diam, ia ingin melabrak devan namun Gavin mencegahnya dan masih melihat dari luar.


"Gue...." griya menggantung perkataanya


.


.


.bersambung....


.like


.coment


.vote

__ADS_1


.and favorite


__ADS_2