Pernikahan Putih Abu-abu

Pernikahan Putih Abu-abu
episode 9


__ADS_3

Griya menaiki taksi untu pergi ke toko, saat berada didalam mobil gruya menyandarkan kepalanya, benar saja saat itu griya merasa lelah karna kegiatan pindahnya ke apartment . .


jalan yang saat itu di lalui griya memang cukup ramai dengan kendaraan roda empat dan dua yang berlalu lalang sehingga griya terjebak macet.


setelah 45 menit griya sampai di toko kuenya. "lin ada masalah apa?"


"ini mb ada beberapa pelanggan yang bikin ribut "


" dimana sekarang mereka"


"ada di dalam mb, mari saya antar"


griya mengikuti kemana arah pegawainya itu pergi.


" maaf permisi, sebenarnya apa yang membuat kalian menyebabkan keributan di toko saya" tanya griya sambil memperhatikan orang2 yang ada di dalam sana.


"ini mb cewek ini nyerobot kue yang mau saya beli" ucap salah satu wanita


"enak aja, gue yang lihat dulu. jadi ino milik gue dong"


mendengar suara yang tak asing di telinga griya tiba2 griya menoleh dan mereka sambil beradu pandang, sontak griya dan wanita itu kaget


"upik abu"


"jessica"


mereka berdua membulatkan mata mereka bersamaan.


jessica sangat terkejut saat mengetahui toko kue yang sangat besar dan ada cabang di beberapa tempat itu adalah milik griya.


"baik sekarang kalian tidak usah berebut, biar pegawai saya yang melayani kalian."


" silahkan kalian pilih, nanti akan di kasih diskon oleh pegawai saya."


mereka pun semua pergi memilih2 terkecuali jessica " gue mau bicara sama lo "


" saya sudah selesai dengan keribitan yang anda buat, saya permisi"


" eh upik abu gue mau ngomong sama lo" griya menghentikan langkahnya " anda ingin berbicara apa dengan saya" ucap griya


" gue cuman mau nanya, emang bener toko ini punya lo"


sebenarnya griya ragu untuk menyakuinya tapi apa boleh buat jessica sudah melihat semua saat griya menyelesaikan masalah keributan tadi.


"iya..." ucap griya singkat


"baik kalo sudah tidak ada yang dibicarakan saya permisi" griya pergi ke ruangannya.


jessica pun shok dengan apa yang dia ketahui, pasalnya jika griya pemilik griya cake bisa di pastikan griya lebih kaya darinya karna ayah jessica hanya pegawai di kantor milik ayah gavin.


*****


"gue pulang" griya membuka pintu dan dan sudah ada dua pria di hadapannya


"kenapa baru pulang jam segini, emang ada urusan apa lo ke griya cake?"


"a-anu kak gue di panggil sama bos gue buat bantu toko soalnya lagi rame"


kedua pria itu hanya diam, entah apa yang sedang mereka fikirkan


"oiya kalian udh makan belum?"tanya griya

__ADS_1


gavin menggelengkan kepalanya bersamaan dengan digo


"yaudah gue masak dulu ya buat kita makan"


setelah 30 menit dimeja makan sudah banyak makanan ada ayam kecap , sambal udang dan sop


"kak gavin ajak kak digo makan ini gie udh seleasai masak"ucap griya dari dalam dapur


merekapun sudah berkumpul di meja makan. gavin dan digo tidak sabar ingin segera menyantapnya karna mereka sudah benar2 lapar


digo yang saat itu mulai menyuap makanan ke mulutnya dia membulatkan matanya karna rasa makanan yang sangat2 lezat


"gi lo pinter banget masak, ini lezat banget lo gi"digo terus menyuap dengan lahap bahkan digo menghabiskannya tanpa butuh waktu lama


griya tersenyum manis kepada digo, dan hal itu di perhatikan oleh gavin yang terlihat tidak menyukainya.


"dig sana lo pulang udah malem ni gue ngantuk mau tidur" sambil mendorong digo untuk segera pergi


"iya2 vin bentar dong gue mau ngucapin trima kasih sama griya dulu dong karna udah masakin gue makanan yang lezat banget". gavin tidak memperdulikan ucapan digo


"vin ngomong2 lo beneran ga suka kan sama griya" digo sedikit berbisik


"hemm" gavin menjawab singkat sambil menutup pintu.


saat gavin ingin berbicara dengan istrinya namun griya sudah tidak ada di dapur dan gavin akhirnya memilih untu pergi ke kamarnya


'tok tok tok' seseorang membuka pintu kamar gavin dengan secangkir teh di tangannya.


"ni kak gue buatin teh" griya meletakkan teh di atas meja


"kak gue mau bilang sesuatu sama kakak" griya memberanikan diri untuk mendekat ke arah gavin


"sebenernya... sebenernya ... sebenernya.."


griya gugup seolah lidahnya tidak bisa di gerakkan


"sebenernya griya cake itu milik gue" akhirnya griya mengakui itu kepada gavin


"gue udah tau" ucap gavin dengan tidak melihat ke arah griya


griya bingung dengan apa yang di katakan suaminya itu , pasalnya griya tidak pernah memberi tau gavin.


"gue udah tau semuanya gi, kenapa lo ngerahasiain ini semua dari kami"


" gue cuman pengen punya temen yang ga mandang kita itu siapa, gue cuman pengen punya temen yang tulus ka"


deg gavin tidak menyangka gadis yang di hadapannya itu mempunyai pola pikir yang dewasa dan hal itu membuat gavin kagum dengan griya


" kenapa lo ga bilang lo pemilik griya cake saat lo di bully di sekolah"


" itu semua ga perlu kak, gue ga mau di hargai hanya karna status gue"


gavin mengangguk pelan


"oiya kak, darimana kak gavin tau kalo toko itu punya gue?"


"lo ga perlu tau" gavin memejamkan mata tanpa menjelaskan kepada griya. griya pun keluar dari kamar gavin dan gavin perlahan membuka matanya memperhatikan griya saat pergi.


-flashback on-


"lo denger apa yang di bilang upik abu tadi vin, eh maksud gue griya" ucap digo

__ADS_1


"iya gue denger" jawab singkat gavin dan mengeluarkan ponsel dari sakunya


"halo ..."


"....."


"lo selidiki tentang griya cake"


" ....."


"gue mau hasilnya secepatnya" gavin menutup telfonya.


gavin saat itu menyuruh orang kepercayaan kluarga adhitama untuk menyelidiki istrinya.


drrett drrrtt setelah 30 menit orang kepercayaan gavin menghubunginya


"halo, katakan apa yang kamu ketahui"


"...."


" ok, kerja bagus"


" gimana vin? "


"ternyata griya cake dan semua cabangnya itu ada milik griya aninditha, yaitu griya, griya sudah merintisnya sejak dua tahun lalu semenjak orang tuanya meninggal"


" lo beruntung ya vin dapet istri cantik, kaya, mandiri lagi" ucap digo.


"apaan si lo dig, gue ga suka sama sekali sma dia"


"apa? oiya gue lupa, kalian kan nikah gara2 di jodohin mana diem2 lagi nikahnya"


gavin hanya melirik digo sekilas


"tapi kalo lo ga suka kenapa ga lo ceraiin aja griya"


"gue udh atur semuanya dan kami bakal cerai setelah satu tahun"


"serius vin? emang lo ga bakal jatuh cinta sama griya?"


"ga bakal dig" tegas gavin


"awas lo kemakan sma omongan lo sendri"


"sialan lo dig, lo kan tau gue ga pernah suka sama upik abu"


"tapikan upik abunya udah cantik vin "


"ambil aja kalo lo mau" jawab asal gavin bahkan gavin sempat kaget dengan celetukannya sendri


" oke, gue bakal bkin istri lo jatuh cinta sama gue" digo menimpali ucapan gavin


-flashback off-


"apaan si gue, kenapa gie bicara kaya gitu tadi sama digo"


gavin memukuli kepalanya sendiri karna merasa bodoh dengan ucapannya.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2