Pernikahan Putih Abu-abu

Pernikahan Putih Abu-abu
episode 23


__ADS_3

"kamu inget sama aku Gi" Gavin sedikit tidak percaya dengan apa yang kini terjadi


"kita kan udah suami istri, mana mungkin aku ga inget sama kak Gavin? kak gavin aneh2 aja"


Gavin langsung memeluk Griya dengan erat dan tanpa Gavin sadari dia menitikan air mata.


"kak Gavin kenapa, kenapa kakak nangis?"


"engga Gi, aku bahagia karna kamu idah ingey sama aku"


"emang ada yang terjadi sama aku kak?"


"iya gi kemaren2 lo amnesia karna kecelakaan" ucap Digo tiba2


"kak Digo, kakak juga ada disini kak Devan juga?"


"iya kami semua khawatir sama lo Gi"ucap Devan


tiba2 seorang dokter datang untuk memeriksa keadaan Griya.


"permisi, kita check dulu ya mba.."


"iya dok..."


"gimana dok, apa Griya malam ini boleh pulang?" Gavin tidak sabar untuk membawa Griya pulang


"iya nanti malam pasien boleh pulang, tapi ingat pasien harus banyak istirahat tidak boleh terlalu capek. dan usahakan jangan sampai stres"


"baik dok terimakasih"


*****


Akhirnya Griya dan Gavin sudah sampai di apartementnya.


"Gi sekarang aku bolehkan panggil kamu sayang?"


Griya mengernyitkan kedua alisnya cukup lama "kenapa kak Gavin harus izin sama aku, itukan emang panggilan kita berdua kan kak"

__ADS_1


" iya waktu kamu amnesia, kamu ga izinin aku panggil kamu sayang Gi"


"apa? memangnya segitunya ya kak sikap aku ke kakak" Gavin mengangguki pertanyaan Griya


Griya mendekat dan memeluk Gavin dengan hangat " maafin aku ya sayang, karna aku bikin kamu sedih "


"ini bukan salah kamu sayang, kamu kan lagi sakit. jadi itu semua bukan kehendak kamu sendiri" Gavin membelai pipi Griya dengan lembut.


"yaudah kalo gitu kamu ke kamar dulu ya sayang.. aku mau bikin minuman buat kamu, okey" Griya mematuhi perkataan Gavin dan menunggunya di kamar.


Griya memasuki kamarnya dan mulai sedikit merapikan tempat tidur, karna benar saja tempat tidur itu terlihat berantakan.


Tak lama Griya sudah selesai dengan kegiatannya Gavin pun masuk dengan membawa dua cangkir yeh dan biskuit.


"sayang kamu kok malah beresin kamar si, tadikan dokter udah pesen kalo kamu harus istirahat dan ga boleh capek2. aku sebagai suami kamu juga ga mau kamu sakit lagi yank" Gavin begitu memanjakan Griya sehingga membuat Griya merasa tidak enak.


"ini ga bikin capek kok yank, itung2 ini olahraga"


"yaudah sekarang mending kita minum teh dulu ya sayang. jangan di tekuk mulu nanti cepet tua loh nanti"


mereka berdua meminum teh sambil bercerita saat Griya mengalami amnesia.


*****


"ih lo kenapa si rev, gue ni strong girl tau. jadi cuma lecet dikit mah ga papa tauk"


"iya deh iya, sahabat gue emang the best"


"oh iya kak Gavin biar Griya sama gue ya ke kelasnya" Revi meminta izin kepada Gavin


"tapi lo harus jagain Griya baik2 ya Rev"


"siap capten"


Gavin meninggalkan Griya bersama Revi, saat Gavin berjalan di koridor sekolah Gavin bertemu deng Jessica dan teman2nya .


"tunggu jess gue mau ngomong sama lo" Gavin menghentikan langkah Jessica dan teman2nya

__ADS_1


"mau ngomong apa Vin?" Jessica tanpa rasa takut mendekati Gavin


"kalian bisa pergi sekarang" Gavin mengusir teman2 Jessica


"lo mau berduaan sama gue ya Vin samle temen2 gue lo usir" Jessica menggandeng tangan Gavin, namu Gavin menghempaskan tangan Jessica dari lengannya.


"aw kasar banget si lo Vin?"


"gue ngajak lo ngomong berdua itu karna gue mau peringatin lo, jangan berani2 nya lo celakain Griya lagi. atau lo mau gue laporin ke polisi ngerti!" Gavin dengan tatapan yang membunuh


"Gue ga pernah celakain upik abu kok Vin"


"jangan sok bodoh jess, gue udah tau yang semua lo lakuin terhadap Griya. jadi lo ga usah ngelak"


"Dari mana Gavin tau, oh ini semua pasti gara2 Revi si*lan itu yang ngasih tau" jesaica menggerutu dalam hati.


"kalo lo berani laporin gue, gue juga bakal bongkar rahasia lo Vin" jessica bergantian mengancam Gavin


"emang gue punya rahasia apa" Gavin menjawab dengan wajah dinginnya.


"gue bakal bilang ke semua anak2 kalo lo itu udah nikah sama upik abu, dan kalo lo ga mau rahasia lo kebongkar lo harus tutup mulut dan harus jadi cowo gue!" dengan percaya diri Jessica menawarkan kesepakatan lepada Gavin


"hah"Gavin terkekeh geli dengan ucapan Jessica


"silahkan kalo lo mau bilang ke anak2 karna gue bangga jadi suami Griya. dan asal lo tau orang tua gue udah bilang ini ke kepsek ngerti!. dan lo kalo masih berani macam2 tunggu apa yang bakal lo alamin"


Gavin pergi meninggalkan Jessica yang sedang syok sekaligus ketakutan dengan ucapan Gavin.


"Gavin berani giniin gue itu semua gara2 lo upik abu, tunggu pembalasan gue!" Jessica semakin terlihat kacau saat itu


.


.bersambung


.vote,coment,like,and favorite😉


.jangan lupa mampir di novel baru aku yang berjudul Power Of Fangirl ya sahabat readers 🤗

__ADS_1


...Tanks and happy reading😊


__ADS_2