Pernikahan Putih Abu-abu

Pernikahan Putih Abu-abu
episode 12


__ADS_3

Griya terkejut saat dia mengetahui seseorang yang menariknya adalah suaminya sendiri yaitu gavin.


"kak gavin...?."


"kenapa si kak pakek tarik2 segala, tangan gue sakit" griya memegangi pergelangan tangannya


"ada hubungan apa lo sama devan?"


"gue ga ada hubungan apa2 sama devan"


"kalo emang lo ga ada apa2 sama devan kenapa lo berangkat bareng sama devan" gavin semakin mendekat kearah griya


"gue harus bilang berapa kali kalo gue emang ga ada hubungan apa2 sama ka devan kak.."


"bilang aja lo mau selingkuh dari gue, iya kan gi" gavin terus mendekat dan griya mundur perlahan sehingga tubuhnya sekarang terbentur dinding lorong dan posisi mereka hanya berjarak beberapa senti saja.


"gue udah memperingatkan lo kan gi, kalo lo mau ganjen jangan saat lo jadi istri gue. paham!" gavin membentak griya dengan tatapan yang menakutkan .


Griya mendorong gavin namun tenaga gavin lebih kuat sehingga mudah bagi gavin untuk mengunci posisi mereka seperti semula.


"inget kata2 gue tadi, paham"


"gue punya alasan kenapa gue berangkat bareng kak devan kak" suara griya mulai bergetar ketakutan.


"gue cuma ..."


"cuma apa, cuma mau seneng2 sama cowok lain?"


belum selesai dengan kalimatnya griya sudah di potong oleh gavin yang sepertinya mulai cemburu.


" sekarang terserah lo kak, kalo lo ga percaya. gue ga perduli"


griya meninggalkan gavin sendiri di lorong yang sepi itu sendiri. dan pergi ke kantin untuk menenangkan dirinya.


" mang es lemon ya..."


" iya neng.."


"gi lo kenapa, apa lo sakit lagi" ucap digo yang tiba2 menghampiri


"gue baik2 aja kok kak..." griya menjawab tanpa melihat wajah digo.


" gi gue mau nanya sama lo, please jawab pertanyaan gue dengan jujur"


"mau tanya apa kak?"


"lo beneran ga suka kan sama gavin?" digo memandang wajah griya yang saat itu terlihat sedang bete namun masih tetap cantik dan imut.


"hemm, gue ga suka sama dia" jawab asal oleh griya


"kalo devan gimana?"


"devan lagi devan lagi, sebenernya ada apa si dengan kalian berdua?"


" kalo kak digo cuma mau nanyain hal kaya gini, jawabannya tetep sama. dan kakak pasti di suruh kak gavin kan tanya ini ke gue?!" griya menatap tajam digo


" bukan, gue emang pengen tau hubungan lo sama devan apa."


griya tidak menjawab pertanyaan digo dan malah asik mengaduk aduk minumanya


"emang kenapa si kak, gue ini bener2 ga ada apa2 sama kak devan"tegas griya


dan senyuman timbul dari bibir digo


" berarti gue ga papa dong deketin lo" ucap digo yang mengejutkan griya


"apaan si kak, kak digo kan tau gue udah nikah" griya berbisik dengan digo


" dan yang lebih penting kak digo itu udh punya cewe, dan gue ga bakal kena prank nya kakak"


memang benar digo terkenal playboy dan pacarnya ada di mana mana tapo digo tidak pernah serius dengan hubungannya.


"apaan si gi, gie udh putus sma pacar2 gue demi lo, dan siapa yang ngeprank si gi"


"ya udah gue balik ke kelas dulu kak" tanpa menggubris omongan digo yang panjang lebar griya malah melenggang pergi


digo hanya memperhatikan griya dari belakang saat griya berjalan menuju kelasnya ..


******


"Lin kamu udah makan siang?"


" belum mb ada apa?"


"makan bareng yuk di kafe sebelah. oyia satu lagi kalo lagi ga ada pelanggan panggil gi aja lin kita kn seumuran"


" ga bisa mb, mb griya kan atasan saya" ucap lina


" ga papa lin kalo lagi berdua gini kan enak kalo kita panggil nama aja"


" i-i-iya mb, eh gi"..


lina sebenarnya masih muda, namun dia memilih tidak meneruskan pendidikannya di karenakan kondisi ekonominya.


merekapun sampai di kafe sebelah kemudian memesan makanan.

__ADS_1


"oiya lin gimana dengan pendapatan kita bulan ini"


" iya mb, bulan ini toko sering ramai pengunjung dan pendapatan naik 50% "


"bagus lin, terimakasiu ya sudah bekerja keras"


" hehe iya mb makasi tapi ini semua kn juga berkat mb griya"


griya terseyum manis dengan lina. tak lama pesananmerekapun tiba. dan mereka mulai makan hingga selesai.


*****


Gavin sampai di apartmentnya, dia mencari keberadaan griya namun tidak ia temukan.


gavin hanya diam di apartmentnya dan sesekali menyalakan tvnya. jam sudah menunjukkan pukul 05:00 sore tapi griya belum juga pulang.


"kemana griya sebenernya, kenapa dia belum pulang"


"mending gue telfon aja dia" tapi saat gavin hendak menghubungi griya tiba2 ada seseorang yang memencet bell rumahnya.


gavin segera membukakan pintu, dan ternyata seorang wanita paruh baya yang datang.


"vin kenapa si ga pernah main ke rumah mama, mama kangen tau apalagi sama masakan mantu mama"


"mama mau kesini kok ga bilang2, tau gitu kan gavin bisa jemput mama"


"mama bisa di anter supir vin, oiya dimana menantu mama kok ga kliyatan" bu irma sambil celingak celinguk mencari keberadaan griya.


"emm itu ma, griya belum pulang"


" apa, jam segini griya belum pulang? emangnya dia kemana vin?"


"gavin ga tau ma, mungkin dia lagi ada kerjaan"


"kamu harus cari istri kamu dong vin, ini idh mau malem lo"


"iya ntar gavin cari ma, oiya mama mau minum apa biar gavin bikinin"


" mama ga mau minum sebelum kamu nyari istri kamu"


" ma, griya itu bukan anak kecil yang harus gavin pantau terus. dia itu bisa pulang sendiri ma"


" dia perempuan vin, walaupun mama tau kalo dia bisa bela diri tapi kamu harus ttep lindungin istri kamu vin."


" oke2 ma gavin cari sekarang, mama puas"


drrrttt ddrrrttt tiba2 ponsel bu irma berdering


"iya halo..."


"apa? papa ni kebiasaan. oke2 mama pulang sekarang"


"ada apa ma?" tanya gavin kepada mamanya


"ini ni vin papamu ngundang rekan bisnisnya ke rumah tapi ga bilang apa2 sama mama" ucap bu irma dengan mengerucutkan bibirnya.


"mama pulang dulu ya vin, tapi inget kamu tetep harus nyari istri kamu. dan nanti kalo udah pulang kabarin mama,oke"


"oke ma, ya udah mama hati2 ya di jalan"


bu irma pun pergi sedangkan gavin segera mencari keberadaan griya.


Gavin mencoba menghubungi griya namun tidak di jawab oleh griya. sampai fikiran gavin tertuju ke toko milik griya.


setelah 15 menit gavin sampai.


" permisi mb, griya nya ada" tanya gavin ke salah satu pegawai griya.


"maaf tuan, mb griya nya udah pulang 10 menit yang lalu . ada yang ingin tuan sampaikan?"


"saya minta alamat rumahnya griya dong mb"


"maaf memangnya ada hubungan apa tuan dengan atasan saya?"


"emmm saya suaminya"


pegawai griya terkejut dengan perkataan gavin, namun dia segera memberi alamat rumah griya.


. .Gavin pun segera melajukan mobilnya ke rumah griya dengan kecepatan tinggi, setelah 20 menit gavin telah sampai.


'ting tong'


sesorang wanita membukakan pintu untuk gavin " maaf den, ada keperluan apa aden kesini"


"griya nya ada bi, saya ingin menjemput griya. saya suaminya bi"


bi marni tidak terkejut karna pasalnya griya sudah memberitau kepada art di rumahnya.


"siapa bi..." griya kluar dari dalam kamarnya dan menemui gavin



"kak gavin? dari mana kakak tau alamat rumah gue"


bukannya menjawah gavin hanya diam memperhatikan griya

__ADS_1


"kenapa griya secantik ini" gavin tetap sibuk bergumam dalam hatinya


"kak gavin lo tau darimana alamat rumah gue"griya sedikit berteriak kepada gavin


" gue mau jemput lo pulang" ucap gavin


" gue ga mau pulang, kaka pulang sendiri aja. gue mau tidur disini"


" mama tadi dateng nyariin lo, dan sekarang lo harus balik sama gue"


"mama? kenapa mama tiba2 dateng ke apartment?"


"iya katanya mama kangen sama kita, tapi mama udah pulang karna di rumah ada tamu"


" ya udah gue ga mau pulang gue udh ngantuk gue mau tidur"


"mau lo apa si gi, gue udh baik2 ngajak lo pulang tapi lo malah ngelunjak"


"kak gavin ga sadar, gue tu sakit hati kak"


" kakak tau ga gimana rasanya kita di rendahin sama seseorang apalagi orang itu suami kita sendiri" suara griya bergetar dengan mata yang berkaca kaca


gavin tau kata2nya di sekolah telah menyakiti hati istrinya.


"sorry gi, gue emang salah. tapi gue cuma ga mau kalo sampek lo pacaran sama temen gue terus orang tua gue tau gi" gavin menjadikan orangtunya menjadi alasan atas kecemburuannya.


"kakak tenang aja , walaupun orang tua gie udah ga ada. tapi gue tetep memegang teguh ajaran orang tua gue kak"griya menitikkan airmata


saat gavin tau griya menangis tiba2 ia menarik griya kedalam pelukannya


"sorry gi, gue udah nyakiyin lo. tapi gue ga pernah ngeraguin didikan orang tua lo kok" gavin memeluk erat griya , dan isakan griya sudah mulai redam


"lo maafin gue kan gi" ucapan gavinpun di angguki griya


"lo tau temen gue revi kan kak" ucap griya masih dengan isakannya


"hemm"


"gue berangkat bareng devan itu karna gue ngindarin ajakan digo kak"


"terus hubungannya sama revi apa gi?" ucap gavin dengan suara yang lebih lembut


"iya revi naksir sma kak digo, jadi gue ga mau revi salah paham kalo sampek gue berangkat barwng digo"


"iya gi maafin gue udah salah paham"


saat mereka sedang berbicara tiba2 hujan sangat deras dan menyebabkan baju gavin basah kuyup


" ayok kak ke dalem, baju kak gavin basah"


griya mengambilkan baju ganti untuk gavin, karna kebetulan di rumahnya ada baju miliknya yang over size dan itu memang bisa di kenakan laki laki


" kak pakek ini biar ga masuk angin" griya memberikan kaos kepada gavin


"makasih gi, oiya kamar lo mana gi"


" ayok ka gue tunjukin" ucap griya sambol berjalan menuju kamarnya dan di ikuti oleh gavin


"ini kak kamar gue , gue tinggal dulu ya kak"


gavin segera mengganti bajunya yang basah dengan baju dari griya



'tok tok' "kak udah selasi gantinya"


"iya gi masuk aja"


griya membawa secangkir kopi dan tidak lupa dengan camilannya


"ini kak biar lo ga dingin"


"iya gi makasih, oiya gi gue nginep sini ya"


" iya boleh kak, tapi disini kamarnya masih kotor yang bersih cuman kamar gue"


" iya ga papa gi gue kan bisa tidur bareng lo kan kita udah nikah, lagi pula gue ga bakal ngapa2in lo karna gue ga suka sma lo"


"iya kak gue tau kalo lo ga suka sma gue, tapi ga perlu kan kata2 itu terus lo ulangin" batin griya


"ya udah kak gue tidur dulu gue ngantuk"


"gue juga mau tidur gue capek nyariin lo sampek keujanan"


mereka pun terlelap dan tiba2 gavin memeluk griya dari belakang saat mereka sedang tidur.


.


.


.


.ayo dong guys mimin udah bkin episode nya panjang banget ni


masa iya ga ada like sma ga ada yang vote kasian authornya dong..

__ADS_1


maaf geess mimin banyak permintaan wkwkwk😅😅


__ADS_2