Pernikahan Putih Abu-abu

Pernikahan Putih Abu-abu
episode 27


__ADS_3

Gavin masih setia menunggu Griya untuk membukakan pintu dan Gavin tidak sadar telah tertidur di depan kamar Griya.



pukul 02:00 dini hari Griya ingin ke dapur karna merasa lapar dan saat membuka pintu Griya terkejut karna mendapati Gavin yang tertidur di depan kamarnya.


"kak Gavin.." Griya berbicara dengan nada pelan karna takut membangunkan Gavin.


Griya ingin membangunkan Gavin namun bayangan saat mery di pelukan Gavin muncul lagi dan membuat Griya mengurungkan niatnya.


Griya kembali ke kamarnya dan ingin tidur lagi, namun Griya tidak bisa memejamkan matanya karna teringat Gavin yang tertidur di luar kamarnya. karna tidak tega Griya membawakan selimut untuk Gavin.


Griya menyelimuti Gavin dengan pelan2 dan saat Griya ingin kembali ke kamarnya tiba2 Seseorang menariknya dan Griya terjatuh di dada bidang seseorang, siapa lagi kalau bukan Gavin.


"Lepasin kak, aku mau balik ke kamar" bukannya menuruti ucapan Griya, Gavin malah semakin mengeratkan pelukannya


"aku ga akan lepasin kamu Gi, sebelum aku tau apa yang bikin kamu kaya gini"


"lepasin aku kak Gavin!" Griya semakin meninggikan suaranya


karna terus memberontak Gavin akhirnya melepaskan Griya dan Griya langsung lari ke dalam kamarnya.


saat Gavin ingin mengejar Griya tiba2 ponselnya berdering.


"halo..."


"......."


"ceritakan semua yang kamu tahu dan segera kirim rekamannya saat ini juga"


"........" orang kepercayaan perusahaan berbicara panjang lebar dan Gavin masih mendengarkan dengan seksama.


"oke kerja bagus" Gavin mengakhiri panggilan itu dan segera menuju ke kamarnya


"oh jadi ini yang bikin kamu berubah Gi" Gavin memandangi laptopnya yang sedang menyala


*******


"Griya...." Revi melambaikan tangannya kepada Griya dan Griya segera menghampiri Revi yang saat itu sedang bersama Digo


"tumben lo udah berangkat Rev"

__ADS_1


" iya gue tadi di ganggu sama seseorang yang masih pagi2 buta udah ada di depan rumah gue, gue kirain orang gila tau Gi"


"lo jahat banget ngatain gue orang gila Rev" Digo tidak terima dikatakan Gila oleh Revi yang sedari tadi cengengesan


"iya apa namanya kalo bukan orang gila coba Gi, pagi2 buta udah gangguin orang"


"Gila2 gini tapi lo suka kan Rev" Digo tersenyum licik


"ih apaan si kal Digo, siapa juga yang suka"


"ya jelas lo lah masa gue"


Griya yang melihat tingkah konyol kedua sahabatnya itu ikut terkekeh geli.


"udah2 ayok ke kelas Rev udah hampir jam pelajaran ni" Griya menggandeng Revi sedangkan Digo berjalan di belakang mereka.


"tunggu Gi gue mau ngomong sama lo boleh?"


"mau ngomong apa kak?"


"ayo ikut gue Gi" digo memegang tangan Griya dan Griya terpaksa mengikuti Digo


"kenapa harua bicara disini si kak, gue ga enak sama Revi tau"


"yaudah ga usah di bahas, kak Digo ngajak gue kesini ada apa?"


"emm gue cuma mau bilang kalo Gavin bukan orang yang seperti lo kira Gi, bahkan dia ga pernah ngelirik wanita manapun apalagi sampai ada hububgan spesial Gi"


"kak Digo ngomong kaya gini karna di suruh kak Gavin?"


"engga ini inisiatif gue sendiri Gi, mending lo percaya sama Gavin sebelum lo nyesel karna udah salah sangka Gi"


"gue ke kelas dulu kak, gue perlu waktu untuk percaya semua itu karna kak Gavin ga bisa buktiin kalo dia ga ada apa2 sama Mery"


"Gimana Gavin buktiin kalo lo aja ga bilang alasan kenapa lo berubah, dan untung aja Gavin bukan orang yang gegabah Gi. dia selidiki apa yang membuat lo begini"


"bener juga kata kak Digo kenapa gue ga ngeh kalo gue kan belum bilang apa2 ke kak Gavin dan gimana kak Digo tau semua ini, kalo kak Gavin ga selidiki ini semua" Griya sibuk dengan gikirannya sendiri dan saat dia berbalik Gavin sudah ada di hadapannya.


"aku udah tau kenapa kamu jauhin aku Gi, kamu harus lihat ini"


\_\_\_CCTV RUANGAN MERY\_\_

__ADS_1


"kali ini pasti gue bisa dapetin Gavin"


"walaupun tadi si istri yang dibjodohin kaya ga percaya, tapi gue yakin dia udah kemakan omongan gue." mery tertawa dan terlihat sangat senang


"gue tinggal tunggu waktu mereka pisah abis itu gue deketin Gavin dan otomatis gue bakal jadi Mery Adhitama" Mery terus tertawa tanpa dia sadari semua ucapannya sudah terekam di cctv kanto.


\_\_\_off\_\_\_


"jadi, selama ini aku salah paham sama kak Gavin." Digo mengangguki ucapan Griya


"lo udah tau semua kan Gi, kalo gitu gue cabut ke kelas dulu. lo selesaiin ini sama suami lo" Digo melenggang pergi


"kak Gavin, maafin ak.." belum selesai dengan ucapannya tiba2 Gavin memeluk Griya dengan erat


"kamu sekarang tau kan sayang aku cuma punya kamu"


Griya membalas pelukan itu


Dan dari kejauhan Devan dan Jessica melihat kejadian itu merasa kesal.


"gue janji gue bakal balas lo upik abu, camkan kata2 gue" Jessica pergi setelah berjanji dengan dirinya sendiri, sedangkan Jessica tidak tau kalau Devan mendengar semua perkataannya


"gue ga bakal biarin lo ganggu Griya Jess, gue bakal awasin semua gerak gerik lo"


.


.


.bersambung


.like


.coment


.vote


.and favorite


.


. happy reading guys😉

__ADS_1


.


.


__ADS_2