
sekitar pukul 05:00 pagi Griya bangun terlebih dulu sebelum gavin. Griya merasa ada benda yabg menindihnya.
tangan gavin yang kala itu melingkar di pinggang Griya membuatnya terkejut, namun griya berusaha menenangkan dirinya.
Griya meletakkan tangan gavin dengan pelan agar gavin tidak terbangun.
setelah beberapa menit Gavin terbangun dan mendapati griya di dapur yang sedang menyiapkan makanan.
"udah bangun kak" griya melirik ke arah tangga dimana tempat gavin berdiri.
"hemm"
"ayo kak sarapan, gue sam bi marni udah masak banyak ni"
merekapun dduk di meja makan, dan saat gavin mulai menyuap makanan kedalam mulutnya gavin tidak menyangka dia bisa menemukan makanan seenak itu yang notabennya hanya maskan rumahan. Gavin dengan lahap menghabiskan makannya hingga tak tersisa.
"Gi, minggu depan sekolah mau ngadain camping.. dan kue jadi ketua panitia camping. mungkin akhir2 ini gue bakal telat pulang karna harus ngatur keperluan camping" Gavin mberi tau griya.
"heeem..." Griya mengangguki ucapan gavin
Gavin dan griya bersiap2 untuk berangkat sekolah, untung saja di mobil gavin ada baju sekolahnya.
"Gi, lo berangkat bareng gue.."
" gue bisa di anter supir gue kak"
"jadi lo mau ngebantah suami lo "
" eh kenapa ni orang tiba2 ngebahas haknya jadi suami gue" batin griya
"gue bisa berangkat sendiri kak"
"masuk gi, rumah lo itu jauh dari sekolah" ucap gavin dengan wajah dinginnya.
Griya yang sudah malas untuk berdebat sesegera mungkin masuk ke dalam mobil gavin.
setelah 45 menit mereka sampai di parkiran sekolah.
"Gi nanti pulangnya ke apartment, jangan pulang ke rumah lo"
"hemm" griya pergi le kelasnya terlebih dulu .
dari sudut sekolah jessica n geng melihat griya keluar dari mobil gavin.
______triiing triiing______
lonceng sekolah berbunyi menandakan pelajaran akan segera dimulai.
waktu istirahatpun tiba tapi kali ini Griya dan Revi tidak pergi ke kantin, mereka pergi ke perpustakaan untuk mencari materi tugas yang di berikan gurunya.
saat perjalanan menuju perpus mereka di hadang oleh jesica dan gengnya.
"he upik abu, gue mau ngomong sama lo"ucap jessica mengagetkan Griya dan Revi .
"lo ga bisa lihat ya kak, jelas2 griya cantik kaya gini lo katain upik abu" sahut Revi
"gue ga ada urusan sama lo"
"mau ngomong apa si" griya mengambil alih posisi revi yang tadinya ia di belakang revi dan sekarang revi yang ada di belakang griya
"lo ada hubungan apa sama gavin?"
"memangnya kenapa kak?"
__ADS_1
" lo jangan sekali-kali ganggu gavin ataupun kecentilan sama dia, gavin itu milik gue . ngerti"
" gue ga ada hubungan apa2 sama dia" griya menjawab santai lalu ia berlalu begitu saja dengan menarik tangan revi
"sialan tu cewe, gue blm selesai malah pergi gitu aja" jessica mendengus kesal
Saat griya kluar dari kelas, ia mendapati sekelompok kakak kelasnya sedang berkumpul di tempat parkir dan disana ada gavin dan teman2nya. saat griya ingin melewati mereka tiba2 jessica datang menghampiri gavin dan menggandeng gavin. bukannya menolak gavin hanya diam dan tetap membahas sesuatu dengan teman2nya.
Hari-hari berlalu dengan cepat, dan sampai pada hari dimana sekolah mengadakan camping ke puncak.
"Gi lo naik bus bareng kelas gue" Gavin memerintah griya
"tapi sama revi ya kak"
" terserah lo" ucap gavin
griya duduk di sebelah revi, dan gavin di bangku sampingnya bersama digo
"eh dig lo pindah belakang dong gue mau duduk sini" ucap seorang perempuan
digo tanpa berkata apa2 dia pindah di belakang kursi griya dan di susul devan.
griya yang melihat itu hanya diam.
setelah 4 jam perjalanan mereka sampai di tempat tujuan.
mereka mendirikan tenda
bersama-sama. dan membagi kelompok sesuai yang sudah di atur oleh guru pembimbing. dan kebetulan griya berada di satu kelompok dengan Gavin, Jessica, devan dan franda. sedangkan revi bersama digo bersama siswa lainnya. walaupun beda tingkatan kelas mereka tidak di beda2kan dengan membagi kelompok .
kelompok Griya mendapat tugas untuk mengumpulkan kayu bakar di hutan.
Griya memunguti satu persatu dahan yang kering, sedangkan jessica hanya sibuk berdandan untuk menarik perhatian gavin.
"emm iya kak, makasih" griya menerima bantuan devan dengan senang hati. benar saja griya sudah kesusahan membawa ranting2 pohon yang lumayan banyak
" santai aja gi, kita lan kelompok"
"aw..." jessica berpura-pura jatuh di hadapan gavin
"Vin tolongin gue dong, kayanya kaki gue terkilir ni sakit banget" rengek jessica
"Vin, lo harus gendong jesaica dong dia ga visa jalan tu" timpal franda yang sudah sekongkol dengan jessica
mau tidak mau gavin menggendong jessica untuk di bawa ke camp.
Griya yang saat itu melihat Gavin menhgendong wanita lain tiba2 merasa sesak di area dadanya.
"lo kenapa Gi, lo sakit?" devan melihat griya memegangi dadanya sempat khawatir.
"e engga kak gue agak capek aja.."
"gue kenapa si.." batin griya
Saat griya sampai di camp dia di suguhi pemandangan yang tidak enak. griya pergi dengan amarah yang tidak bisa di bendung.
"kak gue pergi dulu tadi ada yang ketinggalan" griya pergi begitu saja
"lo mau kemana Gi. emm iya hati2 gi nanti gue nyusul" ucap devan sedikit berteriak.
"Griya kemana dev" ucap digo sambil membantu devan meletakkan kayu2 yang di bawanya.
"katanya ada yang ketinggalan , tapi nanti mau gue susul "
__ADS_1
"emmm"
"Vin, gue mau ngomong sama lo"
"kayanya griya pergi karna lihat lo tadi deh"
Gavin hanya diam dan melanjutkan untuk mempersiapkan acara nanti malam
*****
"guys, kalian tau ga dimana griya" devan tiba2 mengagetkan anak2 yang sedang berkumpul
"kan tadi lo yang bilang, katanya ada yang ketinggalan makanya griya pergi" ucap digo
"iya gue tadi nyusulin dia, tapi ga ada di tempat yang tadi" devan terlihat khawatir
revi yang mendengar itu di sangat panik larna sahabatnya menghilang
"kak gimana dong, kalo griya kenapa2 gimana? apalagi dia punya trauma karna tersesat kan kak" revi mondar mandir di hadapan kakak2 kelasnga itu
"dia udah gede kali, ga perlu di khawatirin" ucap jessica
Gavin tiba2 ikut bicara "kita tunggu satu jam, kalo griya belum balik. kita cari dia"
"lo gimana si vin, istri lo ilang lo malah sesantai ini?" bisik digo pelan
"guys gue pergi dulu gue mau nyari griya" ucap devan
"gue ikut dev, gue juga mau nyari mama dari calon anak gue" ucap digo yang membuat gavin kesal
" ehh vin vin lo mau kemana" jessica meneriaki gavin yang akhirnya ikut mencari griya
****
"dasar manusia es, kemarin2 marahin gue kalo gue deket sam cowok lain. sesangkan dia sendiri..." belum selesai dengan ucapannya griya merasa jijik dengan apa yang dia lihat tadi
" loh gue dimana ni.." griya yang sedari tadi mengomel tidak jelas, griya sampai lupa kalau dia sudah jauh dari tempat dimana dia camping.
" mana gue lupa ga bawa hp lagi, tadikan hpnya gue taro di tas" ucap putus asa griya yang lupa arah pulang ke camp
hari semakin gelap dan griya belum juga menemukan camp nya.
tiba2 griya teringat waktu dia tersesat dulu, dan semua ingatan itu membuatnya menjadi histeris
"tolong....tolong....."
griya berjalan minta tolong dengan memegangi kepalanha yang mulai berkunang-kunang...
.
.
.
readers yang bijaksana tinggalkan jejak kalian, oke
.like
.coment
.vote
.and favorite
__ADS_1