
Hari ini hari pertama Gavin dan Griya menjalani hukuman mereka. Griya hanya berguling sambil berpikir akan melakukan apa hari ini.
"Mending gue ke toko aja, udah lama gue ga chek keadaan toko"
Griya menuruni tangga dan mencari keneradaan Gavin namun tidak menemukannya.
"Dimana kak Gavin kok dari tadi ga kelihatan?" Griya celingak celinguk mencari keberadaan Gavin.
dan tiba2 seseorang memeluknya dari belakang yang membuatnya kaget bukan kepalang. Griya memberontak sekuat tenaga.
"Sayang tenang ini aku Gavin"
dengan nafas terengah-engah Griya malah memukuli Gavin dengan pelan.
"kak Gavin kalo gue jantungan gimana? "
"iya maaf sayang, soalnya aku pengen peluk kamu jadi ya udah aku peluk aja"
"iya tapi ga harus tiba2 kan kak, aku kirain tadi malong tau"
"mana ada maling seganteng suami kamu ini sayang.."
"ih kak Gavin sejak kapan jadi sok kegantengan"
" tapi emang kenyataan kan" Gavin mencubit hidung Griya dan mengecup sekilas kening Griya dan seketika pipi Griya berubah seperti udang rebus.
"emm kak aki mau ke toko ya udah lama ga kesana" Griya brusaha menutupi rasa malunya dengan mengubah topik pembicaraan.
"tunggu aku ikut, tunggu bentar jangan kemana-mana" Gavin berlari menaiki tangga untuk bersiap dan setelah 15 menit Gavin turun.
"ayo berangkat"Griya mengangguki ucapan Gavin dan segera pergi menuju ke beberapa toko milik Griya
Setelah mengunjungi beberapa toko milik Griya Gavin mengajak Griya untuk makan di restoran.
"kamu mau makan apa sayang?"
"aku ikut apa yang di pesen kak Gavin aja"
"emm okey"
Mereka menikmati makanan mereka dan setelah itu mereka beranjak untuk pulang. namun baru saja Griya keluar dari restoran beberapa gadis melemparinya dengan telur.
"aw.. kak Gavin"
__ADS_1
Gavin yang masih di dalam karna masih membayar tagihan makanan segera berlari untuk melindungi istrinya.
"apa yang kalian lakukan"
"apa yang kami lakukan? kalian sudah memberi contoh yang ga baik buat kami para pelajar. kalian sudah menikah dengan keadaan hamil di luar nikah"
"apa maksud kalian, kalian ini siapa?"
"kami mau kalian bercerai. karena pernikahan kalian ini bisa membuat generasi muda menjadi salah jalan" ucap salah satu gadis
"kalian semua sudah gila ha?" Gavin sedikit berteriak "gue emang udah nikah sama Griaya tapi dia belum hamil ngerti!"
"halah itu alasan kalian aja kan"
"kak Gavin ga usah ladenin mereka, ayo kita pulang sekarang" ucap Griya
"ayo sayang, baju kamu kotor kamu harus mandi dan ganti baju"
"dasar ga tau malu, lo itu kaya wanita pengh*b*r ya urat malunya udah putus"
dan dari kejauhan seseorang merekam semua kejadian itu dan langsung menyebar luaskan di media sosial
*****
"boleh , tapi gue ganti baju duli ya kak"Digo mengangguki nya
Saat Revi sedang berganti baju Digo melihat sebuah video di ponselnya yang entah siapa yang mengunggah di media sosial.
"Rev , Revi bruan kesini" Digo berteriak memanggil2 Revi
"ada apa si kak pekek teriak2 segala kaya di hutan aja"
"coba lo lihat ini"
Saat melihay video itu sontak Revi membulatkan kedua matanya
"astaga Griya, dasar cewe2 devil beraninya mereka ganggu Griya"
" ayo kak kita ke tempat Griya sekarang, pasti Griya sedoh banget atas kejadian ini kak"
mereka berdua menaiki mobil Digo dan saat itu digo melajuka mobilnya dengan kecepatan tinggi.
"kak digo pelan2 dong jantung gue hampor copot ni"
__ADS_1
"tadi lo bilang maj buru2 ketemu Griya, sekarang lo surub gue pelan?"
" iya tapi kan ga sekenceng ini juga kali kak"
akhirnya Digo mengurangi kecepatan mobilnua. dan setelah beberapa menit merwka telah sampai di apartemen Gavin.
'ting tung'
"kalian, masuk" Gavin membuka pintu untul Revi dan Digo
"Griya mana kak?" Revi tidak sabar untuk menemui Griya
"ada di kamar lo masuk aja"
" ya udah gue susulin Griya dulu ya" Revi langsung pergi ke kamar Griya
"lo kenapa bisa sama Revi?"
"oh itu Vin, tadi rencanya gue mau tngkrongan karna ga ada lo jadi gue ajak Revi tapi malah gue lihat video lo sama Griya, jadi gue ajal Tevi kesini"
"video, video apa Dig?"
Digo menunjukkan video itu lepada Gavin dan membuat Gavin semakin marah.
"ini pasti ulah cewe2 yang tadi nglabrak gue sama Griya"
"ini ga bisa di biarin Vin kita harus menindak tegasi semua kejadian yang akhir2 ini nimpa lo sama Griya"
"oke gue bakal suruh orang2 gue buat beresin semua ini"
Gavin menghubungungi orang kepercayaanya dan menyuruhnya untuk menyelidiki semuanya.
"gue ga habis fikir, kenapa akhir2 ini banyak kejadian yang menimpa kalian. apa semua ini sudah di rencanaka?" Digo dan Gavin saling menatap penuh selidik
.
.
.bersambung
Dukung terus karya2ku ya teman2 jangan lupa vote like coment dan tabahkan sebagai favorite kalian. .
.
__ADS_1
.