Pernikahan Putih Abu-abu

Pernikahan Putih Abu-abu
episode 20


__ADS_3

"Gavin?"


"kenapa lo disini dev?"


"gue pelanggan disini dan kebetulan gtiya kerja disini,jadi gue punya dua alasan ada sini. pertama karna gue pelanggan disini dan kedua karna griya."


ucapan devan membuat gavin jadi naik pitam.


"gue peringatin sama lo dev, lo emang temen gue. tapi gue ga segan2 bikin lo nyesel kalo lo ganggu istri gue."


"gue ga salah denger vin, bukannya lo sendiri yang bilang kalo lo bakal ceraiin griya"


"gue sama griya udah saling cinta dan perceraian itu ga akan terjadi"


saat devan ingin membalas perkataan gavin tiba2 griya keluar dari tokonya.


"kak gavin? kenapa disini?"


"iya aku mau jemput kamu gi"


"sorry kak aku masih ada urusan"


"gi biar gue anter" devan menawarkan diri


namun Griya memilih untuk langsung pergi .


"gue pengen tau pemilik toko ini, kenapa griya di bolehin pergi saat jam kerja" devan berbicara dalam hati


Gavin meninggalkan devan yang masih terdiam dengan lamunannya.


*****


Gavin pulang ke apartmentnya namun dia tidak mendapati griya di rumah.


"Griya kemana, kenapa sampe jam segini belum pulang"


Gavin terlihat cemas karna jam sudah menunjukkan pukul 19:00 namun griya belum juga pulang


Gavin berusaha menghubungi griya namun nomornya tidak aktif.


Gavin semakin kacau karna tidak ada balasan dari istrinya.


'ceklek' pintu apartment tiba2 terbuka, dan benar saja di depan pintu ada sosok yang gavin cari2 sejak tadi.


"akhirnya kamu pulang gi" Gavin memeluk erat tubuh griya sehingga griya sedikit kesusahan untuk bernafas.


"kak aku ga bisa nafas" griya sedikit mendorong tubuh Gavin.


"sorry gi, aku khawatir banget sama kamu. kamu kemana aja" Gavin memandang lekat griya.


"oh itu, aku baru dari toko kak. ya udah aku mau mandi dulu kak"


Griya meninggalkan gavin dan masuk ke dalam kamarnya.


"Dari yang gue denger kak gavin itu dingin sama semua cewe, tapi kenapa dia begitu khawatir sama gue?


Oh iya gue juga ga ngerasa kalo dia mau balas dendam sama gue?! apa ini rencananya biar gue ga curiga.


ah entahlah semuanya bikin gue bingung, mending besok gue tanya sama revi"


griya melanjutkan kegiatannya untuk mandi.


Pagi hari saat Gavin turun dia sudah mendapati griya yang sedang menyiapkan sarapan di meja makan.


"Gi kamu kok malah capek2 masak, kamu itu harus banyak istirahat karna kamu itu harus jaga kesehatan."


"ga papa kak, cuma masak doang ga bakal bikin kamu duda"


Gavin mengernyitkan kedua alisnya karna tidak mengerti dengan ucapan griya. griya menyadari kalau suaminya sedikit bingung dengan ucapannya.

__ADS_1


"maksud aku, aku ga bakal sakit terus mati cuma gara2 masak dan kak gavin ga bakal secepet itu du.." belum selesai dengan ucapannya, gavin menutup bibir griya dengan jari telunjuknya.


"sssttt kamu jangan ngomong sembarangan gi, karna kita akan tetep bersama sampai rambut kita memutih dan menua bersama"


'Deg' perasaan griya merasa sangat terharu dengan ucapan Gavin.


"apa ini salah satu rencananya buat bikin gue baper terus ninggalin gue, gue jadi bingung sebenernya apa iya kak gavin sejahat itu sama gue. tapi gie harus ttep waspada"griya bergumam dalam hati


"Gi kenapa masih berdiri, ayo sarapan. kali ini ga pa pa kamu masak,tapi lain kali biar aku yang masak okey?!"


"ga pa pa kak aku juga udah ga pa pa, kak gavin jangan berlebihan"


"ya udah ayo makan dulu, kita omobgin ini nanti"


setelah selsai dengan kegiatan makannya gavin dan griya berangkat ke sekolah bersama


******


"Hai gi..." revi melambai ke arah griya yang baru turun dari mobil.


"tumben lo udah berangkat rev"


"jahat lo gi, kesannya gie ga pernah berangkat pagi aja" revi mengerucutkan bibirnya


"ngambek ni ceritanya, udah ah ayo ke kelas" griya menggandeng revi


"Gi kantin yuk gue laper ni belum sarapan"


"males ah rev"


" lo tega gi kalo sahabat lo ini mati kelaperan"


"oke2 gue temenin" sebenarnya griya malas ke kantin karna tidak ingin bertemu dengan jessica n geng


Dan saat Griya dan Revi sampai di kantin benar saja disana ada jessica n geng, di situ juga ada kakak2 kelas idola sekolah termasuk suaminya Gavin.


"seperti yang kakak lihat, gue baik2 aja"


mereka berdua asik mengobrol, dan di sisi lain revi terlihat tidak menyukainya begitupun dengan Gavin dan Devan.


"Hai vin lo mau?" jessica menyodorkan minuman kaleng kepada gavin dan jessica bergelayut di tangan gavin .


Karna terbakar cemburu Gavin menerima menuman dari Jessica dan langsung menghabiskannya "tanks jess"


"oh ternyata benar kata kak franda, kak gavin emang ada hubungan sama kak jessica. tapi ada apa sama gue kenapa dada gue tiba2 sesek ngeliat mereka" griya berbicara dalam hati


"Gi lo kenapa" Digo membuyarkan lamunan Griya


"eh gue ga papa kak"


"Rev idah selesai kan? ayo ke kelas"


"lo dulan ya gi gue mau le tolet bentar"


Griya alhirnya pergi ke kelasnya terlebih dulu sedangkan saat revi ke toilet tiba2 dia di hampiri oleh jessica


"lo suka sama Digo kan rev"


"ga usah sok tau deh kak" revi masih fokus di depan cermon toilet untuk merapikan pakaiannya


" gue ga sok tau, tapi yang gue lihat kayanya Griya ga perduli deh sama perasaan lo"


"apaan si" revi meninggalkan jessica sendiri di toilet


" kena lo " jessica tersenyum sinis


*****


"apa iya griya ga peduli sama perasaan gue" revi mulai terhasut dengan kata2 jessica

__ADS_1


"Rev lo lama banget si, udah hampir mulai ni kelasnya"


" iya soalnya gie agak mules gi" revi hanya beralasan


"oh iya rev gue mau tanya sama lo"


"iya apa gi"


"gimana si hubungan gue sama kak gavin dulu"


Revi terdiam sejenak saat mendengar pertanyaan dari Griya


"emm ya lo ga pernah akur sama kak Gavin, bahkan lo sama kak gavin udah ngerencanain buat cerai setelah satu tahun pernikahan"


"sorry gi gue ga mau lo bisa bahagia sama kak gavin setelah apa yang lo lakuin ke gue tadi" revi bergumam dalam hati


"oh jadi bener. revi sahabat gue paling baik, jadi ga mungkin revi bohongin gue" Griya menggurutu sendiri.


"makasih ya rev, lo udah jawab pertanyaan gue dan ga ada yang lo tutupon dari gue" Griya memeluk sahabatnya itu dengan erat.


Revi tersenyum getir saat griya memeluknya.


******


Saat pulang sekolah,Griya dan Gavin berada dalam satu mobil tapi tidak ada percakapan satu sama lain.


setelah beberapa menit akhirnya mereka sampai di apartment.


"Gi aku mau ngmong sama kamu"


" iya ngomong aja kak" griya sambol membereskan sepatunya


"lo ada hubungan sama Digo?"


"engga aku ga ada apa2 sama kak Digo"


"kalo ngmong sama lihat orangnya gi"


Griya tidak memperdulikan perkataan Gavin.


Gavin uang mulai tersulut emosi tiba2 menarik badan Griya ke arahnya. dan mereka hanya berjarak lima senti.


"ada apa sama gue, apa gue serangan jantung" griya bergumam dalam hati


"Jawab pertanyaan gue dengan jujur gi" saat gavin marah dia terlihat semakin mempesona di mata griya


"bukannya kebalik ya kak, yang hatusnya tanya kaya gitu itu aku. ada hubungan apa kakak sama jessica ha?" griya meninggikan suaranya


"kami ga harus mengalihkan pembicaraan gi. dan satu lagi, aku ini suami kamu jadi kami harus sopan sama aku"


"Suami uang mau balas dendam sama istrinya?"


Gavin terkejut dengan ucapan Griya yang tiba2 membahas tentang balas dendam


.


.


.bersambung


.maaf ya readers apabila banyak typo2 nya😅


.like


.coment


.vote


.and favorite

__ADS_1


__ADS_2