Pernikahan Putih Abu-abu

Pernikahan Putih Abu-abu
episode 19


__ADS_3

Di depan ruangan Griya dirawat, Gavin dan Devan di dudukan oleh pak cakra yang terlihat tenang dan berwibawa.


" kalian ini sebenarnya ada apa, kenapa kalian berantem di tempat umum. dan kamu Vin, Papa tidak pernah mengajarkan kamu untuk menjadi sok jagoan seperti ini "


" Maaf Pa, Gavin hanya tidak terima kalau ada laki-laki lain yang berusaha mendekati istri Gavin. apalagi orang itu teman gavin sendiri pa" ucap Gavin


" Apa benar begitu devan?"


" Memang benar saya mendekati Griya karna saya mencintai griya om " tanpa rasa takut devan menjawab pertanyaan pak cakra dengan jujur.


" Tapi kamu tau kan dev kalu griya iyu sudah menikah dengan anak saya gavin"


" Maaf om, memang saya tau griya sudah menikah dengan gavin. tapi saya mengetahui hal itu setelah saya sudah jatuh cinta terhadap griya, karna Mereka mnyembunyikan pernikahan mereka dari kami om. dan yang lebih penting setelah saya dan Digo tau, bahkan Gavin bilang kalau mereka akan bercerai setelah satu tahun pernikahan om." ucap Devan panjang lebar


"apa itu benar Vin?"


Gavin mengangguki pertanyaan pak cakra "tapi Gavin sama griya..."


belum selesai dengan ucapan gavin,Pak cakra tiba2 memegangi area dadanya


"Papa, papa kenapa pa" Gavin sangat khawatir melihat keadaan ayahnya.


Pak cakra mengisyaratkan Gavin untuk tidak mendekatinya.


"Gavin bisa jelasin Pa.."


"diam kamu Vin, kita bicaran ini nanti" Pak cakra masuk ke ruangan Griya kembali meninggalkan mereka bertiga di luar.


*****


setelah beberapa hari di rawat akhirnya Griya di perbolehkan pulang dengan perban di kepalanya.


Gavin memilih untuk merawat griya di apartment karna gavin ingin dia semakin dekat dengan istrinya tanpa ada gangguan.


*Apartment*


"ayo sayang masuk, ini aprtment kita. kita udah tinggal disni sekitar 4 bulan semenjak kita menikah" gavin menjelaskan kepada griya


"sorry kak, aku mau kakak jangan panggil aku sayang karna itu belum terbiasa bagi aku. aku sedikit ga nyaman kak" griya mengutarakan apa isi hatinya


"oke aku ngerti Gi, tapi aku akan berusaha supaya kamu ingat tentang kita" Wajah gavin menjadi sendu


"sorry kak, bukan maksud aku buat kakak sedih"


"iya gi aku tau, kamu pasti butuh waktu untuk mengingat semuanya"


"makasih kak, kakak udah ngertiin aku"


"Yaudah gi kamu istirahat biar besok fit dan bisa masuk sekolah"


"iya kak"..


*****


*Di Sekolah*


"Gi, ini kelas kamu. mungkin bentar lagi revi dateng."


" Revi juga sekolah disini kak?"


"hemm, ya udah kamu disini baik2. aku mau ke kelas dulu ya gi. kalo ada yang bikin kamu bingung kamu bisa tanya ke aku" Gavin mengusap kepala griya dengan lembut lalu pergi ke kelasnya.


"Hai gi.. "


"hai..."


"lo ga inget siapa gue?"


"siapa ya kak?"


"kenalin gue franda, temen dari orang yang pacarnya lo rebut"


"maksudnya kak?" griya terkejut dengan ucapan franda

__ADS_1


"iya gue temennya jessica pacarnya Gavin."


"mereka itu udah berjanji mau nikah setelah lulus sekolah, eh malah lo hadir di tengah2 mereka dan mau aja gitu di jodohin sama gavin."


"gue bukan orang kaya gitu kak" griya memegangi kepalanya yang mulai terasa sakit.


"bukan orang kaya gitu kata lo? asal lo tau, gavin sebenernya nolak keras nikah sama lo. bahkan dia benci banget sama lo. ngerti!"


"ga mungkin, kak gavin baik banget sama gue kak, kak gavin di bilang dia cinta sama gue. jadi ga mungkinkan dia benci sama gue"


"jangan gara2 lo amnesia terus lo jadi bodoh gi. Gavin itu bilang cinta sama lo karna dia mau balas dendam sama lo. karna lo adalah penyebab kehancuran hubingannya dengan orang yang paling dia cinta yaitu Jessica!"


Griya jatuh pingsan dan membuat franda ketakutan, lalu dia kluar dengan langkah kaki seribu.


"astaga griya.." revi yang saat itu baru sampai, melihat griya yang sudah tidak sadarkan diri di dalam kelas sendiri.


"tolong.. tolong...tolong..." revi berteriak sehingga membuay beberapa siswa lari ke kelasnya


"Griya, kenapa dia bisa sampai pingsan rev" Gavin sangat khawatir


"gue ga tau kak, ini gue baru dateng"


Gavin mengangkat tubuh griya untuk di bawa ke uks sekolah


"biar gue bantu vin" digo menawarkan diri


Gavin langsung menggendong griya...


Griya akhirnya sadarkan diri setelah pingsan cukup lama.


"Gi kamu udah sadar"gavin memelul griya


"emm iya.." griya menjawab sambil menjauhkan diri dari Gavin


"Gi lo baik2 aja kan gi, maafin gue ya gi gue datengnya terlambat"


"apaan si rev, gue baik2 aja kok. tadi gue cuman sedikit pusing"


"Gi kamu kenapa kok bisa pingsan" gavin mendekati griya.


*****


Gavin dan Griya sampai di apartment, namun Griya tetap diam tanpa kata.


"Gi, apa ada yang sakit?"


"engga"


"kamu mau makan sekarang, biar aku masakin oke?!"


"ga perlu kak, aku belum laper" griya berlalu begitu saja ke kamarnya


"ada apa sama griya, kenapa dia cuekin gue" Gavin bingung dengan perubahan sikap griya


setelah beberapa menit griya kluar dari kamarnya dengan pakaian casual namun terlihat cantik



"mau kemana Gi...?"


"ke toko " griya menjawab singkat


"aku anter ya gi.."


"ga perlu aku bisa pergi sendiri, oiya kakak ga perlu baik2in aku."


" maksud kamu apa si gi?"


"yaudah aku berangkat dulu kak"


"oke kalau kami ga mau aku anter gi, kamu hati2 gi"


Gavin terkejut dengan perubahan yang ada pada istrinya.

__ADS_1


Karna baru kali ini Gavin sangat acuh dengan Gavin.


saat Griya ingin masuk ke tokonya tiba2 ada seseorang yang menabraknya


"aw...." griya terjatuh di pelukan seseorang


"kamu ga papa kan gi?"


Griya melihat orang itu dan sedikit mengingat orang itu.


"iya gue ga pa pa, emm kak devan ya?"


"kamu inget sama aku gi"


"hemm. iya gue udah di kasih tau kak gavin." griya tersenyum


"Oo gitu.." hari itu gavin terlihat tampan walau hanya memakai kaos



"oiya gueke dalam dulu ya kak"


"tunggu gi" gavin memegang tangan griya


"iya kenapa..?"


"setelah kamu kecelakaan kamu masih di bolehin kerja disini gi?"


"oh ternyata kak devan ga tau kalau ini toko gue" griya berbicara dalam hati


"emm emangnya kenapa kak?


"iya aku kira gavin cinta banget sama kamu, tapo kenapa kamu masih di bolehin kerja. gavin kan udah kerja buat biaya hidup kalian"


Griya hanya tersenyum kepada devan.


"Gi gue masih bolehkan suka sama kamu?"


"apa, memangnya kak devan sejak kapan suka sama gue?"


"sejak kamu baru masuk sekolah dan aku belum tau kamu istri gavin"


Griya terkejut saat mengetahu Devan menyukainya.


" oiya gi yang suka sama kamu bukan cuma aku, tapi Digo juga. kami mutusin buat bersaing secara far dan Gavin juga tau hal ini"


"Dan kak Gavin izinin kalian buat deketin istrinya?"


"iya gi"


"tapi setelah kalian saling suka Gavin ga rela kami deketin kamu gi" tambah devan dalam hati


" jadi bener, kak gavin baik sama gie cuma karna mau balas dendam" griya berbicara dalam hati"


"oh iya kak, panggilnya lo gue aja ya, gue belum terbiasa dengan panggilan kakak" griya berlalu ke dalam begitu saja


Tak lama saat devan ingin mengejar griya tiba2 devan di tarik oleh seseorang.


"lo disini...?"


mereka saling beradu pandang cukup lama di depan toko griya cake.


.


.


.bersambung


.like


.coment


.vote

__ADS_1


.and favorite


__ADS_2