
Griya termenung sendiri di area parkir karna memikirkan ucapan dari sahabatnya yang tiba2 bersikap terbalik dengan biasanya.
"maksud Revi apa, gue kan ga ada apa2 sama kak Digo"
'triiiing triiing'
"Rev lo kok ninggalin gue si"
Revi tidak menanggapi ucapan Griya, revu malah berpindah tempat duduk.
"ada apa si sama lo rev,lo masih ada masalah? lo bisa cerita sama gue rev"
"masalah gue itu lo ngerti!" revi membentak Griya di dapan teman2 yang lain sehingga membuat Griya begitu terluka
saat Griya ingin berbicara tiba2 ada pengumunan dari sekolah bahwa besok ada acara sekolah yaitu pemilihan Raja Ratu 2021. sekolahan Griya memang eutin mengadakan Raja Ratu Sekolah setiapa tahunnya
sekolah sengaja memberi tau secara mendadak karna pihak sekolah ingin mengetahui kemampuan anak didik mereka.
****
Gavin memperhatikan Griya yang termenung di balkon apartmentnya.
"kamu kenapa Gi..."
"aku ga pa pa kak, oh iya kak Gavin mau makan sekarang. aku masakin ya kak" Griya mengalihkan pembicaraan mereka
"emm iya boleh" sebenarnya Gavin masih belum lega dengan jawaban Griya yang sepertinya masih menutupi sesuatu darinya
"aw....uff..." saat griya memotong sayuran dia tidak menyadari bahwa jarinya ikut terkena pisau, karna griya tidak fokus dengan kegiatannya itu.
"lain kali hati2 gi..." Gavin meniup jari griya yang terkena pisau dan dia obati
"Duduk disini Gi, cerita sama aku Gi. sebenernya kamu kenapa?"
"engga pa pa kak, mungkin aku kecapean aja" Griya memilih untuk tidak mengatakan masalahnya dengan Revi
"Yaudah ayo aku anterin kamu ke kamar, kamu harus istirahat. aku ga mau kalo kamu sampe sakit Gi" Gavin sangat mengkhawatirkan keadaan Griya saat ini
"kak besok kan di sekolah ada acara Raja Ratu Kakak besok ikut?"
"iya Gi, soalnya aku udah di pilih jadi wakil dari kelas aku Gi. kenapa Gi?"
"iya soalnya aku juga jadi wakil kelas aku kak"
"yaudah kamu buruan istirahat biar besok kamu lebih fit okey" Griya mengangguki perkataan Gavin
*****
Anak-anak yang lain tengah sibuk mempersiapkan diri untuk mengikuti lomba itu sedangkan Griya sibuk mencari keberadaan sahabatnya itu.
"itu kayanya revi deh, kok dia sama Jessica n geng?"Griya mengangkat satu alisnya.
"hai rev.. lo kok disini?" Griya menghampiri Revi
" iya gue lagi bantuin kak Jessica biat siap2 Gi, ada apa? "
" lo ga bantuin gue Rev?"
"sorry Gi gue udah mutusin buat bantuin kak Jessica" Revi memunggungi Griya dan pergi begitu saja
"lo ga pa pa Gi?" seseorang menyentuh pundak Griya dari belakang
"eh kak Devan, iya gue ga pa pa kak"
"ada apa sama Revi, kenapa dia ga bantuin lo yang jelas2 sahabatnya?"
"gue ga tau kak kenapa Revi berubah sama gue. padahal gue ngerasa ga ada masalah sama Revi"
"yaudah lo yang sabar Gi, mungkin Revinya yang bermasalah. lo ga siap2 Gi"
"ini aku mau siap2 kak, duluan ya kak"
"iya Gi, goodluck ya"
Griya membalasnya dengan senyuman dan membuat Devan semakin kagum dengan kecantikannya.
*Ruang Ganti*
"ini kenapa sama baju gue" Griya terkejut karna gaun yang akan dikenakan untuk lomba ternyata rusak
Griya sangat cemas karna waktunya tidak lama lagi dan dia belum bersiap2 sama sekali.
__ADS_1
"eh lo kenapa upik abu lo ga punya baju?" Jessica tersenyum sinis
sedangkan dari kejauhan Revi memperhatikan Griya yang sedang panik
____flashback on____
"kalian mau ngapain?" Revi bertanya kepada Jessica n geng
"udah lo diem aja, ini kita lakuin buat balea sakit hati lo sama griya tauk"
saat itu Franda memotong-motong Gaun Griya dengan sebuah Gunting.
"tapi kak apa ini ga keterlaluan" franda sedikit tidak rela dengan perlakuan Franda
"udah deh lo diem, lo mau bales apa yang di rasain Digo kan?" Revi mengangguki ucapan Jessica
____flasback off____
" maafin gue Gi..." Revi pergi menuju aula dimana acara akan segera di mulai
"girls ayo kita ke aula, nanti keburu telat lagi" Jessica n geng meninggalkan Griya yang sudah putus asa
Tiba2 seseorang menyodorkan sebuah kotak untuk Griya. Griya mendongak ke arah orang itu.
"kak Devan?"
"lo pakek ini Gi"
Griya membuka kotak yang berisi gaun yang indah
"dari mana kak Devan tau kalo aku lagi butuh gaun"
"iya tadi gue ga sengaja lihat jessica sama temen2nya dari ruang ganti yang sangat2 mencurigakan dan setelah gue chek ternyata bener, gaun lo di rusak sama mereka. dan yang lebih gue ga habis fikir Revi juga tau soal ini Gi"
"Revi...."
"yaudah lo buruan siap2 Gi"
"kenapa di saat seperti ini kak Devan yang ada buat aku bukannya kak Gavin?" griya berbicara dalam hati
Griya keluar dari ruang ganti dengan gaun yang Devan bawakan dan saat Griya menunjukkan penampilannya sukses menghipnotis Devan
"lo cantik banget Gi.." devan membulatkan bola matanya karna terpesona oleh kecantikan Griya
"sama2 Gi, ya udah sana gih nanti kamu keburu telat"
Devan memperhatikan Griya yang mulai menjauh dari belakang hingga tak terlihat lagi
*Aula Sekolah*
Pembawa acara mulai memanggil peserta Raja Ratu Sekolah satu persatu dan di urutan nomor 5 Griya aninditha di panggil.
Griya mulai turun dari tangga untuk menerima pertanyaan2 dari juri.
Gavin melihat istrinya yang mulai terlihat langsung membulatkan matanya karna Griya terlihat sangat cantik saat itu .
semua mata tertuju kepada Griya yang saat itu terlihat sangat cantik dan anggun namun sesikit sexy.
"manis..."Gavin spontan memuji Griya di depan teman2nya
"bukannya tadi kita udah rusak gain griya! lo beneran udah potong2 gaun cewek upik abu itu kan fran" Jessica menatap tajam ke arah Franda
saat Franda ingin membela diri tiba2 Devan menghampiri Jessica
"lo fikir ga bakal ada yang tau soal kecurangan lo, gue udah rekam semua kata2 lo barusan. siap2 aja lo di hukum" setelah selesai dengan ucapannya,Devan pergi begitu saja dan seketika Jessica langsung pucat pasih mendengar ucapan Devan.
Disisi lain Gavin dan digo masih fokus memperhatikan aksi griya di atas panggung yang begitu menawan
Dan setelah itu giliran Gavin naik ke atas panggung. dan saat Gavin sudah naik ke panggung Gavin tetap saja memperhatikan Griya yang ada di bawah
Namun Gavin segera sadar dengan keberadaanya saat itu dan Gavin menyelesaikan semua yang di perlukan.
"baik semuanya pasti udah ga sabar ya pengen tau siapa pemenang Raja Ratu tahun ini" ucap Pembawa acara
__ADS_1
"baik pemenangnya adalah...."
jeng....jeng......
"Gavin dan Griya... oke tepuk tangannya mana"
semua bertepuk tangan kecuali Jessica amd geng. Gavin lebih dulu naik ke atas panggung sedangkan Griya di belakangnya dan saat Griya akan naik ke atas panggung tiba2 griya melihat Revi yang hampir di celakai oleh Franda dengan sebuah vas bunga dan semua tidak ada yang melihat kecuali Griya. Griya langsung berlari dan benar saja Griya yang terkena vas itu tepat di kepalanya dan sebelum semua melihat Jessica and geng berhasil kabur.
"Griya...." revi berteriak dan Gavin yang mendengar langsung melompat dari atas panggung untuk melihat keadaan Griya
"ada apa sama Griya rev..." Gavin terkejut karna melihat kepala Griya yang berdarah dan tidak sadarkan diri
"kenapa sama Griya" Digo dan Devan juga datang dan di susul oleh siswa-siswi yang lain
*****
\*Rumah Sakit\*
Gavin menunggu Griya di depan ruang UGD ditemani teman2nya. saat itu Gabin terlihat sangat khawatir begitu juga yang lain.
"siapa yang lakuin ini Rev, bilang ke gie rev" Gavin menggoyang2 pundak Revi sesikit kasar
"berhenti Vin, lo ga lihat Revi ketakutan? lo voleh khawatir tapi lo juga harus jaga sikap Vin" Digo menenangkan Revi yang saat itu sedang menangis
"iya Vin, lo harus tenang dulu jangan pakek emosi" tambah Devan
"sebenernya ini se se semua sa salah gu gu gue kak"
\_\_\_\_flasback on\_\_\_\_
"gue ga mau di bawa2 dalam masalah ini, gue bakal aduim perbuatan kalian" ucap Revi
"awas aja kalo lo berani aduin masalah ini, lo bakal nuesel" ucap Jessica
"gue percaya sama kata2 kalian itu salah, karna Griya ga mungkin khianatin gue. gue yang terlalu bodoh percaya sama kalian, gue baru inget gue bilang gue suka kak Digo itu sebelum Griya kecelakaan dan Griya saat ini amnesia. itu alasannya kenapa Griya masih belum peka sama perasaan gue, itu karna dia lupa. dan buktinya Griya walaupun amnesia hatinya tetep milih kak Gavin bukannya kak Digo"
"jadi lo mau lawan kita ha, pegangin dia" Franda menyuruh temannya untuk memegangi Revi dan bersiap untuk memukulnya sedangkan Jessica menikmati teman2nya yang hampir mencelakai Revi"
\_\_\_\_flasback off\_\_\_\_
" dan saat itu G-G-G-Griya dateng nyelamatin gu gue kak"
"br*ngs*k, ini semua udah di luar batas. gue ga akan tinggal diam" Gavin sangat marah
"Tenang Vin, kita bahas itu nanti setelah Griya baik2 aja Vin"Devan menenangkan Gavin
Mereka berdua terlihat akur walaupun sama2 menyukai Gadis yang sama. dan kemudian duduk di kursi tunggu. sedangkan Digo mulai berbicara dengan Revi.
"Apa yang lo katakan tadi Rev, lo suka sama gue. dan lo akhir2 ini jauhin Griya itu karna lo ngira Griya khianatin lo?"
"Gue tau gue salah kak, lo emang pantes suka sama Griya karna Griya itu gadis yang baik. dan gue, gue sebagai sahabatnya malah belum mengenal Griya sebaik kalian" Revi menitikkan air mata
"udah ga usah nangis Rev, perasaan lo ke gue itu ga salah. perasaan gue ke Griya juga ga salah, karna kita ga tau hati kita memilih siapa untuk di singgahi rev.
yang gue ga habis fikir, kenapa lo bisa bifikiran buruk terhadap sahabat lo rev kenapa"
"iya kak gue nyesel" Revi menangis di pelukan Digo
'Ting' pintu ruang UGD terbuka dan seorang dokter memberi tau Griya telah sadar, Gavin dkk masuk menemui Griya.
"Griya, kamu baik2 aja kan" Gavin memegang tangan Griya dengan lembut
"kak Gavin..." Griya memeluk Gavin begitu erat dan di balas oleh Gavin
"kenapa aku ngerasa udah lama ga ketemu kak Gavin, aku kangen sama kakak"
Gavin melepas pelukannnya "kamu inget sama aku Gi?"
.
.
.bersambung
oke sampek sini dulu ya readers yang tersayang. semoga kalian suka sama ceritanya okey.
maaf karna banyak typo bertebaran. maklumin ya guys karna ini karya author yang pertama ni.
jangan lupa
vote,coment,like,and favorite
__ADS_1
terimakasih readersku yang baru
sauprit😅 karna udah setia nungguin lanjutin novel aku