Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!

Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!
Bab 47 S2


__ADS_3

Beberapa tahun telah berlalu, hari ini Delima, Alfans dan Queen sedang menunggu sang Abang di Bandara. Raka baru saja kembali dari Amerika untuk menyelesaikan pendidikannya, dan setelah selesai dia tidak menunda untuk pulang.


"Abang" teriak Queen dengan berlari saat melihat Raka berjalan dengan penuh pesona.


"Anak bujang kita semakin tampan saja ya, Ma celetuk Alfans merangkul bahu Delima.


"Kau benar sekali Pa, aku bahagia karena pada akhir nya kita berkumpul kembali bersama-sama" balas Delima lembut.


Hingga tibalah Raka dan Queen di hadapan Delima dan Al. Raka langsung memeluk sang Mama dan bergantian dengan Papa nya.


"Bagaimana kabar kalian?" tanya Raka dengan tersenyum.


"Kami akan selalu baik-baik saja karena kalian selalu membuat kami bahagia" jawab Alfans menepuk pelan pundak Raka.


"Ayo kita pulang, Mama sudah masakan makanan kesukaan kalian semua" ajak Delima tersenyum.


"Yuhu lets go" teriak Queen dengan merangkul sang Abang.


Raka tersenyum, dia lalu mencubit pelan hidung mancung sang Adik.


"Abang" kesal Queen.


"Haha kamu terlalu menggemaskan Queen" kelakar Raka dengan terkekeh.


Queen hanya mengkrucutkan bibir saja, kemudian mereka masuk ke dalam mobil yang sudah siap.


"Bagaimana kalau besok kita ke Puncak, mumpung Abang belum sibuk di perusahaan dan aku masih libur sekolah" usul Queen saat mobil sudah melaju.


"Boleh juga tuh, bagaimana Ma, Pa?" tanya Raka pada orangtua nya.


"Boleh sayang, nanti Mama telepon pekerja disana agar membersihkan Villa kita" jawab Delima dengan senyuman teduh nya.

__ADS_1


Alfans hanya mengangguk saja, dia akan selalu ikut kemanapun Delima pergi.


Sudah hampir 2 tahun ini Alfans pensiun dan dia sangat menikmati hari-hari nya bersama dengan Istri dan anak-anak nya. Terkadang dia dan Delima serta Queen mengunjungi Raka yang ada di luar Negeri.


Meskipun pensiun, tetapi penghasilan tetap masuk karena Alfans mempunyai beberapa Ruko yang di sewakan dan juga dia punya Hotel ternama di Jakarta dan Bali.


***


Setiba nya di Rumah, mereka langsung menuju ke meja makan karena sudah memasuki jam makan siang.


Delima menyiapkan semua nya untuk anak dan Suami nya, dia bahkan memasak sendiri untuk masalah perut.


"Duduk saja, kami akan mengambil makanan sendiri Ma" ucap Raka ketika Delima akan mengambilkan untuk dirinya dan Queen.


"Abang benar, Mama layani saja Papa" timpal Queen.


"Baiklah, ayo kita mulai. Dan setelah nya nanti kita bahas masalah liburan ke Puncak" ucap Delima tegas.


Delima memang selalu menerapkan agar diam kalau sedang makan, kecuali ada yang mendesak baru boleh bersuara.


🌸


Setelah selesai, mereka berkumpul di ruang keluarga dengan di temani beberapa camilan dan minuman segar.


"Apa kamu sudah siap memimpin perusahaan mendiang Opa?" tanya Alfans pada Raka.


"Sudah Pa, aku juga sudah mempelajari semuanya disana dengan di bantu kuasa Opa. Dan aku akan segera terjun ke perusahaan karena banyak sekali kecurangan disana" jawab Raka dengan tegas dan tangan yang mengepal.


"Papa juga tahu, namun Papa hanya ingin kamu yang membereskan sendiri itung-itung belajar. Pakailah cara yang cantik agar musuh tidak menyangka kita sudah maju dua langkah di depannya" jelas Alfans.


Raka mengangguk dengan senyuman, Al bersyukur karena Raka anak yang pintar dan dia juga sudah pasti mahir dalam masalah ini.

__ADS_1


Delima dan Queen hanya mendengarkan tanpa mau ikut menimpali, bukan tidak mengerti tetapi keduanya memberikan ruang untuk Raka dan Al berbincang santai namun serius.


"Yasudah sekarang kamu istirahat saja sana, nanti malam kita pergi ke Puncak" ucap Alfans.


"Siap Papa" bukan Raka yang menjawab, namun Queen yang langsung semangat menjawab.


Delima dan Raka hanya menggelengkan kepala melihat tingkah Queen, sedangkan Al? Dia sudah mengacak anak rambut Queen karena gemas nya.


"Semua nya istirahat saja, nanti sore kita packing dan siap-siap. Mama juga sudah memberitahu ke penjaga Villa dan dia sudah ada disana" ucap Delima lembut.


"Siap Bunda Ratu" balas ketiga nya dengan membungkuk hormat.


"Ya ampun" keluh Delima beranjak dari sana.


Alfans, Raka dan Queen langsung tertawa kecil. Setelah nya mereka semua masuk ke dalam kamar masing-masing untuk istirahat.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2