Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!

Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!
Raka & Alea


__ADS_3

Setelah menghempas para kecoa di perusahaan, akhir nya Alea dan Raka merencanakan pernikahan mereka berdua.


Kedua keluarga itu sangat bahagia mendengar kabar bahwa Raka akan segera menikah.


Apalagi Bunda Delima dan Alfans, keduanya sangat antusias menyiapkan segala sesuatu nya.


Seperti pagi ini, Bunda Delima dan Queen akan mengajak Alea untuk ke butiq. Ketiga wanita itu akan memilih gaun untuk acara ijab qobul dan resepsi.


"Bun, biar Raka antar ya" ucap Raka dengan tersenyum.


"No" balas Delima, Queen dan Alfans bersama.


Uhuk.


Raka langsung tersedak makanan yang sedang di kunyah nya, dia mendelik ke arah Ayah nya.


"Ingat hari ini kamu ada meeting penting sebelum esok cuti 2 minggu" celetuk Alfans dengan sinis.


Huh.


"Iya iya Ayah" balas Raka dengan cemberut.


Sedangkan Bunda dan sang Adik hanya terkekeh saja, kemudian mereka menyelesaikan sarapan pagi nya.


Alfans dan Raka pergi bersama ke perusahaan, sedangkan sang wanita pergi menjemput Alea.


🌺


Tiba di butiq, Alea di buat takjub karena bukan butiq yang kecil yang dia datangi, melainkan butiq ternama di Kota tersebut.


"Nona muda, Nyonya silahkan masuk" ucap sang perancang gaun dengan sopan.

__ADS_1


Ketiga nya masuk, mereka di persilahkan duduk terlebih dahulu sedangkan sang perancang tersebut mengambil 3 buah gaun.


"Nona muda, ini adalah untuk ijab qobul dan kedua gaun ini untuk resepsi" jelas nya dengan menunjukan ketiga gaun indah itu.


"Ayo coba dulu, siapa tahu ada yang kurang" ucap Delima.


"Iya Kakak ipar, ah aku yakin ini sangat indah di tubuh mu" timpal Queen dengan berbinar.


Alea menganggukan kepala nya, dia kemudian masuk ke dalam ruangan dengan di temani 2 pegawai butiq.


"Nah ini untuk keluarga Nona Alea dan ini untuk keluarga anda, Nyonya" jelas nya kembali memberikan beberapa gaun yang indah pada Delima.


"Lalu punya Queen dan Siska mana, Tante?" tanya Queen.


"Tenang saja, sebentar lagi akan datang" jawab nya tersenyum.


Dan , munculah salah satu pegawai butiq membawa dua patung dengan gaun yang indah dan elegant. Terlihat sederhana namun sangat memanjakan mata yang melihat nya.


Sret.


Belum sempat Queen menjawab dia sudah bungkam karena melihat Alea yang baru saja keluar dari kamar ganti.


Ck.


Ck.


"Aku harus poto dan kasih ke Abang" gumam Queen dengan segera mengambil ponsel nya.


"Bagaimana Bun?" tanya Alea malu-malu.


"Ini sangat indah sayang, kau sangat cantik" jelas Delima bangkit dari duduk nya.

__ADS_1


"Gaunnya bagus dan tak terlalu terbuka serta mencolok, dan memang sesuai permintain Alea dan Raka" ucap Alea tersenyum.


Queen berdiri dan membawa ponsel nya pada calon Kakak ipar nya.


"Lihatlah Bang, bidadari mu sungguh cantik dan anggun" ucap Queen yang sedang melakukan panggilan vidio dengan Raka.


Eh.


Alea kaget, namun dia bisa melihat jelas bahwa Raka yang tersenyum penuh kekaguman.


"Kau sangat cantik, sayang" celetuk Raka dengan tersenyum.


Delima hanya terkekeh, dia lalu mengambil ponsel tersebut dan mematikannya.


"Biar Abang mu kebakaran jenggot" kelakar Delima dengan tawa kecil.


Queen mengangguk setuju, dia lalu menatap Kakak ipar nya dengan berbinar.


"Hih kau sungguh cantik sekali, Kak" celetuk Queen.


"Terimakasih" balas Alea malu-malu.


Setelah itu, Alea kembali mencoba baju yang kedua dan ketiga. Hingga selesai dan baru lah mereka pulang ke mansion untuk menyiapkan yang lainnya.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2