Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!

Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!
Bab 51 S2


__ADS_3

Hari kepulangan Delima dan keluaega pun tiba, mereka sudah berangkat sejak 1 jam yang lalu.


Raka melajukan mobil nya dengan senyum tak luntur di wajah nya.


"Cielah itu wajah bahagia bener" olok sang Adik, Queen.


"Hehe insya allah bahagia banget" balas Raka dengan tersenyum kecil.


"Jadi nanti malam ajak kenalan kamu, Nak?" tanya Delima.


Raka mennggukan kepala nya dengan sekilas menatap sang Mama dari kaca tengah.


"Iya Ma, aku akan membawa nya nanti malam saat jam makan malam tiba" jawab Raka.


Mereka terus saja mengobrol hingga tak terasa mereka sudah tiba di mansion.


Delima dan Alfans langsung saja istirahat begitupun dengan Queen, namun berbeda dengan Raka dia malah kembali pergi untuk menemui sang pujaan.


"Ya ampun gak ada sabaran banget sih Abang" gumam Queen dengan menggelengkan kepala nya.


**


Jam makan malam pun tiba, Queen dan Delima sudah selesai dengan masak nya. Mereka akan bersiap lebih dulu setelah mendapatkan kabar bahwa Raka sudah di perjalanan bersama dengan Teman nya.


Alfans yang memang sudah lebih dulu bersiap pun duduk manis di ruang tamu, dia di tugaskan untuk menyambut Raka nanti nya.


Tak berselang lama, suara mobil memasuki halaman Rumah nya. Alfans diam saja dan menunggu di dalam tanpa keluar.


"Assalamualaikum, Pa" ucap Raka dengan tersenyum kecil.

__ADS_1


"Waalaikumsalam, ayo duduk dulu. Mama dan Adik mu masih bersiap" ajak Alfans ramah.


Raka lalu duduk di hadapan Al dengan menarik wanita yang sejak tadi di samping nya.


"Kalian sudah lama kenal, Nak?" tanya Al pada wanita tersebut.


"Lumayan lama Om, kami sama-sama kenal saat baru tiba di Amerika" jawab wanita itu sopan.


"Siapa nama mu, Nak?" tanya Al kembali.


Raka hanya diam dengan tersenyum kecil, sedangkan wanita di sampingnya sudah ketar-ketir karena gugup.


Belum juga menjawab, suara Queen sudah menggema di ruangan itu.


"Kak Alea" teriak Queen dengan berlari ke arah sofa.


"Loh" kaget Raka, Alfans, Delima dan wanita di samping Raka.


"Kamu kenal sama Queen, Dek?" tanya Raka kaget.


Mereka diam, hingga Queen datang di susul oleh Delima.


Queen langsung saja memeluk Alea dengan erat.


"Ah apa Kakak yang akan menjadi Kakak ipar, Queen?" tanya Queen dengan berbinar.


"Kok kamu kenal kekasih nya Abang, Dek?" tanya Raka kaget.


Queen tersenyum, sedangkan Alea hanya menganggukan kepala saja.

__ADS_1


"Nanti saja cerita nya, ayo makan dulu saja" ajak Alfans berdiri dari duduk nya.


"Benar apa kata Papa mu, ayo Nak" timpal Delima.


Kemudian mereka melangkah ke ruang makan, Queen terus saja menempel pada Alea yang mana membuat Raka berdecak kesal.


"Hehe maaf ya Bang, aku rindu sekali dengan Kak Alea" ucap Queen cengengesan.


Raka diam saja, dia lalu mengambil makanan dengan muka di tekuk.


Alea hanya menggelengkan kepala nya dengan tersenyum kecil, begitupun dengan Al dan Delima yang mengulum senyum melihat tingkah Raka.


Alea memberikan sayuran pada piring Raka, hingga senyum terbit di bibir Raka.


"Terimakasih" ucap nya dengan pelan.


Alea hanya mengangguk, kemudian mereka memulai malan malam dengan hening.


Raka yang memang belum makan sejak siang pun sampai nambah, dan hal itu sudah biasa di lihat oleh keluarga maupun Alea.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2