Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!

Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!
Bab 58 S2


__ADS_3

Raka langsung terkekeh, dia mengusak rambut Alea dengan gemas.


"Gajihan besok beli dong, masa Asisten sang CEO ponsel nya jelek" olok Raka dengan tertawa kecil.


"Ish tenang aja, aku nanti beli loh" balas Alea memalingkan wajah nya.


Sontak saja Raka langsung tertawa dan memeluk Alea dengan gemas, dia awal nya ingin mencium kening dan pipi Alea namun langsung di jewer oleh Delima.


"Hei mau apa kamu" celetuk Delima dengan tatapan tajam.


"Hehe khilaf Mom" kekeh Raka melepaskan pelukan dari Alea.


Sedangkan Alea langsung berpindah ke belakang Delima, dia mengulum senyum saat melihat Raka yang di ceramahi Delima.


"Sudah-sudah, ayo makan malam dulu" ajak Alfans.


"Ayo Pa" balas Raka cepat, bahkan dia langsung berlari ke ruang makan.


Delima menggelengkan kepala nya dan ikut melangkah bersama dengan Alea.


"Raka, besok pulang kerja bawa Alea kembali kemari ya. Besok Tante Vini akan kemari" ucap Delima sebelum dia duduk di kursi makan.


"Iya Ma, tadi dia juga ada hubungi Raka kok" balas Raka.


Delima mengangguk, kemudian mereka memulai makan malam nya dengan hening.


Setelah selesai makan malam, Alea pamit untuk pulang. Raka mengantarkannya sekalian menjemput Queen yang ada di Rumah Alea.

__ADS_1


*


Setelah kepergian Raka dan Alea, Delima mengajak Al untuk langsung ke kamar nya.


"Mau ngapain sih, sayang? Udah rindu sama junior ya" goda Alfans saat dirinya dan Delima sampai di ranjang.


"Massss mesum sekali" kesal Delima melempar bantal pada Al.


Sedangkan Al ia malah tergelak melihat rajukan sang Istri.


"Ada apa?" tanya Al mode serius.


"Bagaimana kita bisa kecolongan dengan tindakan Riko, Mas" ucap Delima sambil menghela nafas kasar.


"Kamu tenang saja sayang, aku sudah menyuruh Raka memblok semua rekening dan aset Riko" balas Alfans memeluk Delima dari samping.


Alfans hanya cengengesan saja, dia sangat suka melihat wajah Delima yang penasaran seperti sekarang ini.


"Massss" rengek Delima kesal.


"Gampang sayang, aku dan Raka punya kenalan yang bisa menyelidiki semua nya. Riko ternyata masih bodo* karena dia belum menghapus nama kepemilikan asli aset Opa Deni" jelas Alfans.


"Jadi?" ucap Delima menggantung.


"Ya, semua aset Riko adalah milik Ayah Deni yang dia balik nama. Ada sebagian juga milik nya namun uang nya dari perusahaan, dia mengira kita tidak akan bisa menyelidiki sampai kesana mungkin" balas Alfans.


Delima tersenyum lega, setidak nya harta Ayah Deni masih bisa di selamatkan.

__ADS_1


"Alea itu cerdik, dia bisa langsung menebak bahwa seseorang bermain di perusahaan bukan dari luar, namun kerabat dekat kita sendiri" jelas Alfans dengan bangga.


"Kau benar Mas, aku pun bersyukur karena Raka mendapatkan wanita sebaik Alea" ucap Delima memeluk Alfans.


"Kau benar sayang, kita sebagai orangtua pasti selalu bahagia bila melihat anak-anak kita bahagia" balas Al.


Kedua nya lalu merebahkan tubuhnya dan mulai terpejam, usia yang memang sudah tak muda lagi terkadang membuat mereka gampang lelah.


**


Sedangkan di Apartemen Riko, dia sedang bersantai dengan wanita bayara* yang dia sewa dari Club.


"Ah aku senang sekali, aku harus menyiapkan untuk kepergianku dari sini. Aku takut Raka akan mengetahui kecurangan ku di perusahaan" gumam Riko dengan terkekeh.


"Besok aku harus menyelamatkan semua uang dan aset ku" gumam nya lagi dengan tertawa keras.


Kemudian Riko bermain bersama dengan wanita tersebut, dia sangat menikmati hal tersebut.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2