Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!

Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!
Raka & Alea


__ADS_3

Acara terus berlanjut, dan malam tiba adalah puncak acara tersebut.


Setelah istirahat hampir 1 jam, Alea dan Raka kembali bersiap untuk mengenakan pakaian resepsi.


Raka di bantu oleh Bunda dan Adik nya, sedangkan Alea di bantu MUA.


*


Alfans sendiri menyambut tamu yang sudah berdatangan, di sebelah kiri juga terlihat kedua besan nya sedang melakukan hal yang sama.


"Mas" sapa Delima lembut.


"Kenapa sayang?" tanya Alfans.


"Kenapa Vini dan Ibu nya belum ada ya, Raka tadi nanyain" jelas Delima dengan raut wajah khawatir.


Alfans mengusap lembut kepala Delima, lalu dia mengajak nya untuk duduk lebih dulu.


"Mungkin sedang dalam perjalanan sayang, kamu jangan khawatir begitu" ucap Alfans lembut.


Hufh.


Delima membuang nafas nya perlahan, lalu dia menatap ke arah pintu utama yang sudah hilir mudik sebagian tamu undangan.


Hingga bibir nya tersenyum saat melihat Vini yang berjalan bersama dengan Ibu nya.


"Itu Vini Mas, aku samperin dulu ya" pamit Delima pada Alfans.


"Yasudah sana, nanti ajaklah ke depan karena sebentar lagi Raka dan Alea akan tiba" balas Alfans.

__ADS_1


Delima menganggukan kepala nya, kemudian dia melangkah dengan anggun nya ke hadapan Vini.


"Kenapa kamu baru tiba, hmm?" tanya Delima to the point.


"Maafkan aku Mbak, tadi aku memyelesaikan pesanan cattering langganan dulu" jawab Vini tak enak.


"Yasudah, ayo kita kesana karena Raka dan Alea akan segera tiba" ajak Delima.


Vini menganggukan kepala nya dan mengikuti langkah Delima bersama sang Ibu.


Ketiga nya duduk bersama dengan keluarga yang lainnya, mereka menantikan pengantin baru yang akan segera tiba di tengah-tengah mereka.


Jika tadi banyak nya tamu sebagian dari teman dan relasi bisnis Raka serta Alea, maka malam ini adalah relasi bisnis keluarga Opa Raka dan Alfans.


Rata-rata tamu yang hadir adalah kolega bisnis Alfans bersama dengan keluarga nya.


Hingga pintu utama di buka dengan perlahan dan mengalun lah alunan musik yang begitu romantis.


Gaun yang di pakai Alea menjuntai kebelakang dengan aksen bunga serta berlian di bagian dada nya, gaun tersebut sangat indah saat membalut tubuh semampai milik Alea.


Mahkota kecil denngan gaya rambut yang begitu indah menghiasi atas kepala Alea.


Semua orang kembali berdecak kagum melihat kedua pasangan itu, kedunya melangkah dengan begitu pelan dan anggun serta penuh wibawa.


"Kau sungguh sangat cantik sayang, rasanya aku ingin mengurungmu di kamar saja" gerutu Raka dengan berbisik.


Blush.


"Mas" tegur Alea dengan wajah yang sudah merah merona.

__ADS_1


Hingga tiba keduanya kembali duduk di pelaminan, salah satu dari para tamu mulai datang dan memberi selamat pada mempelai.


Alea dan Raka kembali berdiri dan menyalami mereka dengan penuh senyuman.


Bahagia.


Tentu saja, itulah yang di rasakan oleh Alea dan Raka sekarang. Keduanya saling melemparkan senyuman yang begitu indah dan membuat semua orang bahagia.


Hingga manik Raka berbinar saat melihat kedatangan Vini dan Nenek nya.


"Ibu, Nenek" sapa Raka dengan menyalami keduanya takzim.


"Selamat ya, Nak. Semoga kamu selalu bahagia dan di jauhkan dari segala apapun yang membuatmu sedih" bisik Nenek nya dengan lembut.


Sama hal nya dengan sang Ibu, Vini memeluk Raka dan mengucapkan selamat serta doa yang begitu tulus. Bukan hanya pada Raka saja, namun Vini melakukan hal yang sama pada Alea.


Setelah itu, mereka berpoto ria dan setelah nya mempersilahkan Ibu serta Nenek nya menikmati hidangan yang ada disana.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2