Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!

Perselingkuhan, Suami Dan Sahabatku!
Raka & Alea


__ADS_3

"Jerr, tolong urus dan cari tahu semuanya" perintah Raka pada sang Asisten.


"Baik Tuan" balas Jerry patuh.


Kemudian setelah Jerri pergi dari ruangan Raka, dia bangkit dari duduk nya dan menghampiri Alea.


"Kau hebat sayang" bisik Raka sambil memeluk Alea.


"Mass" lirih Alea karena kaget Raka tiba-tiba memeluk nya.


"Biarkan begini dulu, Mas rasanya penat" balas Raka dengan memejamkan mata sejenak.


Alea membiarkan sang Suami memeluk nya, dia juga tahu bagaimana banyak nya pekerjaan Raka setelah mereka cuti hampir 1 minggu.


Setelah puas, Raka melepaskan pelukannya dan membawa Alea duduk di sofa agar lebih santai.


"Bagaimana tentang proses produk terbaru kita?" tanya Raka.


"Semua aman, Mas. Kita tinggal cari model nya saja dan 2 minggu ke depan bisa launching" jawab Alea tersenyum.


"Kamu urus saja ya, Mas dan Jerri akan fokus pada masalah yang tadi dulu. Karena kalau di biarkan takutnya akan merembet kemana-mana" jelas Raka lembut.


Alea mengangguk patuh, dia memang sudah menyusun segala nya agar lebih mudah di pelajari dan pas waktu launching nya tiba dia tidak akan keteteran sama sekali.


Kemudian Alea menjelaskan semua konsep yang sudah dia susun untuk produk terbaru ini, bahkan dia juga yang merancang acara launching nya.


"Dan untuk acara launching nya, aku menemakan dengan alam. Atau lebih tepat nya kita akan launching di Puncak dengan keindahan Alam nyata dan suasana sejuk" jelas Alea dengan antusias.

__ADS_1


"Bagus, nanti kita akan cek lokasi nya dan menentukan view yang bagus disana untuk acara kita" balas Raka.


"Baiklah, kalau begitu aku kembali ke meja kerja ku dulu" pamit Alea dengan tersenyum.


Raka menganggukan kepala nya, dia memeluk Alea sejenak lalu setelah nya dia melepaskan Alea untuk pergi.


*


Tepat jam makan siang, Jerri kembali dengan berbekal informasi yang cukup penting.


"Bos ada di dalam?" tanya nya pada Alea.


"Ada, masuklah" jawab Alea.


Jerri mengangguk, kemudian dia masuk sendirian karena Alea akan membeli makan siang untuk mereka bertiga.


"Aku akan membeli makanan di Restoran samping saja" gumam Alea setelah sampai di lobby.


Alea berjalan ke arah samping perusahaan, dia berjalan dengan anggun dan juga wajah ramah nya.


Namun, langkah nya terhenti saat akan melewati rumah makan kecil yang ada beberapa karyawan perusahaan Raka.


"Lo bener-bener nekad dengan menjebak Bu Alea" lirih salah satu dari mereka.


"Biarkan saja, aku yakin Pak Raka akan benci pada Istri nya itu karena ceroboh dengan langsung menandatangani berkas itu" balas wanita dengan rambut sebahu.


"Bukan Bu Alea yang ceroboh, tapi itu kamu Aluna! Kau tahu? Bu Alea itu teliti dan yang mengungkap kasus Pak Roby pun dia" timpal yang lainnya.

__ADS_1


Deg.


"Gue gak ikutan ya, dan terima saja masa kerja mu di ujung tanduk" ucap nya lagi dengan pergi dari sana.


Sebelum ketahuan, Alea pergi dari sana dengan segera. Dia langsung memesan beberapa makanan dan minuman dari Restoran itu dengan perasaan berkecamuk.


Drrrt..


"Mas Raka" gumam Alea saat melihat siapa yang memanggil.


"Hallo Mas" sapa Alea dengan lembut.


"............"


"Iya ini sebentar lagi aku kembali" balas Alea.


Tut.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2