Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 10


__ADS_3

"Richard, apakah ada informasi tentang pembunuhan istriku?"tanya david


"sudah ada tuan, otak di balik peristiwa 2 tahun yang lalu adalah salah satu rekan bisnis anda tuan, dia tidak mau menerima kekalahan dalam bisnis, akhirnya dia berinisiatif untuk menghancurkan keluarga anda, dengan cara membunuh istri dan anak anda tuan"ucap richard


"siapa pelakunya chard?"tanya david


"pelakunya adalah tuan arnold montecarlo dan istrinya tuan"jawab richard


"APA? kurang ajar, rupanya mereka berdua otak di balik pembunuhan istri saya, cari tahu keberadaan mereka sekarang"geram david


"baik tuan, kalau begitu saya permisi"ucap richard


"wait, apakah alisa sudah mengetahui siapa pelakunya?"tanya david


"sudah tuan, nona alisa sudah tahu siapa pelakunya"jawab richard


"ya sudah,  kamu bisa kembali bekerja"


"saya permisi tuan"


skiip


"bunda, bunda di mana?"ucap audy


"bunda di dapur nak, kamu kesini aja"ucap mayang


tap tap tap


"bunda bantuin aku dong"rengek audy


"bantuin apa sayang?"tanya mayang


"jangan di sini bunda, kita ke kamar aja ada hal penting yang harus aku beritahukan pada bunda"


"hal penting apa sayang?"tanya mayang yang merasa heran


"ayo bun, kita ke kamar saja, biar pekerjaan dapur para maid yang kerjakan, bundakan calon nyonya di rumah ini, heheh"ucap audy


"kamu benar juga ya sayang, ngapain juga bunda susah payah turun kedapur, kan bentar lagi bunda akan menjadi nyonya di besar di rumah ini"ucap mayang


"bi inem cepat ke sini"sambung mayang


"maaf nyonya tadi saya lagi bersih-bersih kamar non alisa, ada yang bisa saya bantu nyonya?"tanya bi inem


"bersihkan semua yang ada di dapur, dan jangan lupa buat makanan yang enak, kalau sampai bibi buat makanan tidak enak, saya akan laporkan pekerjaan bibi tidak becus pada tuan david, biar nanti bibi di pecat"ucap mayang dengan nada ketus


"Ba-baik nyonya akan saya kerjakan, tolong jangan pecat saya, saya masih butuh uang untuk biaya pengobatan anak saya"ucap bi inem


"ya sudah kerjakan sekarang tunggu apa lagi"ketus mayang


tap tap tap


ceklek


"ada hal penting apa yang ingin kamu sampaikan sayang" ucap mayang


"bunda aku ingin menjadi calon istri alex"rengek audy


"apa, kamukan masih sekolah sayang"ucap mayang


"aku nggak mau tau mah, selesai ujian kelulusan aku ingin menikah dengan alex dan mama harus bantu aku untuk mendapatkan cinta alex"ucap audy


"iyah, nanti bunda usahakan iya sayang"ucap mayang

__ADS_1


"memangnya alex dari keluarga kaya? kalau misalnya alex dari keluarga kaya bunda akan bantuin kamu tapi kalau alex bukan dari keluarga kaya jangan harap bunda bisa bantu kamu"sambung mayang


"hadeh, bunda bunda, papanya alex kan punya perusahan nomor 1 di dunia, masa bunda nggak tau sih"kesal audy


"benarkan sayang, baiklah bunda akan bantu kamu"wajah mayang berbinar kala mendengar keluarga alex yang sangat kaya


"giliran harta saja bunda bahagia"ucap audy


"heheeh, di dunia inikan kita semua juga butuh duit dan bunda nggak mau selamanya menjadi orang susah"ucap mayang


"iya bunda, tapi ada satu kendala yang harus bunda singkirkan"ucap audy


"satu kendala? apa itu sayang?"tanya mayang


"siapa lagi kalau bukan alisa bunda, bunda tah nggak alisa itu sok cantik, dia selalu tebar pesona bunda di sekolah"kesal audy


"kamu tenang saja sayang, bunda akan singkirkan alisa seperti kita singkirkan mamanya"ucap mayang dengan penuh bahagia


mereka berduapun tertawa terbahak-bahak, tak di sangka-sangka ucapan mereka di dengar oleh bi inem yang tidak sengaja lewat pintu kamar mereka.


prang


mereka berdua mendengar ada barang pecah, sehingga membuat mereka berdua keluar dari kamar


ceklek


"bi inem"ucap mereka berdua serempak


"ma-maaf nyonya non, saya tidak sengaja memecahkan vas bunga"ucap bi inem


"APA, ini kan vas bunga mahal, memangnya bibi bisa ganti hah, jadi babu aja so belagu, pergi kamu dari sini"ucap mayang


"bunda kok usir bi inem? apa jangan-jangan bi inem udah dengar pembicaraan kita ya bunda?"tanya audy yang khawatir takut rahasianya terbongkar


"iya kamu benar sayang, bi inem tunggu, ada yang saya mau tanyakan"


"apa bi inem sudah mendengarkan pembicaraan kami berdua hah?"tanya mayang


"Ti-tidak nyonya"ucap bi inem terbata-bata


"heh dengar ya babu kalau sampe bibi lapor tuan david sama alisa, bibi lihat aja anak bibi tidak akan selamat"ancam mayang


"ba-baik nyonya saya permisi"ucap bi inem yang nampak ketakutan dengan ancaman mayang


"ya sudah pergi kamu dari sini, udah bau tanah juga tidak becus kerja lagi"ucap audy


"ya sudah sayang, kita siap-siap sekarang yuk, bentar lagi kita akan bertemu sama ayah kamu"ucap mayang


"akhirnya aku bisa bertemu ayah lagi"ucap audy kegirangan


skiip


tiba di mall


"bunda itu ayah"ucap audy


"ayaahh, audy kangen"ucap audy yang langsung memeluk ayahnya


"anak ayah makin cantik saja"ucap charles, mencubit pipi audy


charles montecarlo adalah lawan bisnis david mahardika cornelius dan dia adalah dalang di balik kematian rose


"ikh ayah jangan di cubit pipi aku, sakit tau"audy ngambek

__ADS_1


"jangan ngambek dong sayang, entar cantiknya hilang, hehehe"ucap charles


"sayang apakah misi kamu sudah berhasil?"tanya charles


"belum sayang"jawab mayang


"kenapa belum sayang? coba kamu terus mendekati david dan kamu harus membuat david bertekuk lutut sama kamu"ucap charles


"iya sayang nanti akan aku usahakan, kamu tenang saja"ucap mayang


namun, di tengah obrolan mereka tanpa sadar ada seseorang yang telah merekam pembicaraan mereka


"ayah aku ingin menikah, setelah ujian kelulusan aku nanti"rengke audy pada ayahnya


"kamu mau nikah sama siapa?"tanya charles


"aku ingin menikah dengan alexsander wijaya kusuma"jawab audy


"siapa dia sayang, apakah dia dari keluarga yang kaya raya?"tanya charles


"itu loh ayah, anaknya robert wijaya kusuma yang perusahaannya nomor satu di dunia, masa ayah nggak tau"jawab audy


"maaf sayangkan ayah nggak tau"ucap charles


"tapi ayah, ada satu masalah yang membuat aku susah untuk mendekati alex"wajah sendu audy yang membuat charles tidak tega melihat wajah anak kesayangannya terlihat sedih


"apa itu nak, coba ceritakan sama ayah, ayah pasti akan membantu kamu"


"benarkah ayah? yang jadi masalah adalah alisa, ayah harus bisa singkirkan alisa, audy nggak mau ada orang ketiga di antara hubungan audy sama alex"ucap audy


cih rupanya anak sialan itu yang sudah membuat audy bersedih batin charles


"tenang saja sayang, ayah akan membuat anak sialan itu menderita untuk selamanya, hahaaha"ucap charles


"ayah memang terbaik, audy sayang ayah"ucap audy yang kegirangan


setelah pertemuan mereka bertiga di mall, tiba-tiba mereka bertiga tidak sengaja bertemu dengan alisa dan jeny.


"hay tante, audy sudah lama di sini?"tanya jenny


"i-iyah kami sudah lama di sini"jawab mayang terbata-bata


"siapa pria di samping tante?"tanya alisa


"di-dia adalah saudara kandung tante yang sudah lama tidak bertemu, iyakan"ucap mayang gugup, matanya lirih ke charles


"ekhm, perkenalkan nama saya charles saudara kandung mayang"ucap charles


sial kenapa juga harus bertemu anak sialan batin mayang


jadi ini anak sialan rose dan david, lihat saja saya akan membuat kamu menderita seumur hidup batin charles


"ya sudah, tantekan sudah ketemu sama saudara tante, kenapa tante tidak tinggal saja sama saudara tante"tegas alisa


gue harus selediki, apa benar pria ini saudara kandung tante mayang batin alisa


"nggak bisa gitu dong ay... maksud aku saudara kandung bunda kan nggak selamanya tinggal di kota ini, dia selalu sibuk dengan bisnisnya"ucap audy


hampir saja aku ketahuan batin audy


"hm"ucap alisa datar


"ya sudah tante,audy,dan om kami permisi dulu ya"ucap jeny yang langsung menarik pergelangan tangan alisa untum segera menjauh dari mereka bertiga.

__ADS_1


"iya, hati-hati ya, pulang jangan terlalu malam nak alisa"ucap mayang yang melambaikan tangan pada alisa dan jeny


skip


__ADS_2