
'wanita sialan, lihat aja saya akan mambuat kamu menderita seumur hidup'batin Mayang
"Ma-maf kalo gitu silahkan kalian lanjut ngobrol lagi, saya mau kedapur dulu,permisi"ucap mayang yang menahan emosi
Audy yang baru tiba di mansion Tuan David, terkejut melihat banyak tamu yang datang, iapun mencari bundanya.
Audy menghampiri bundanya didapur bersama bi inem
"Loh bund, kok bunda didapur?, Tumben"Audy terkejut melihat bundanya didapur
"ini hanya akting bunda sja Nak, siapa tau Tuan David luluh"ucap Mayang
"terserah mama sajalah, audy mau kekamar dulu, capek"ucap Audy yang di anggukan mayang
mayang yang sangat malas harus memotong bawang merah,memotong wortel dan memotong kentang, karena berharap Tuan David melirik dirinya namun nyatanya Tuan David sedang asik bercengkrama deng teman-temannya
mayangpun geram dan segara menyuruh bibi untuk melanjutkan memotong bahan-bahan
"heh... Babu, nih lanjutin memotong bahan-bahan, tangan saya udah mulai gatal-gatal"sinis mayang pada Bi inem.
"baik Nyonya"ucap Bi inem yang langsung ambil alih.
sementara Alisa tidak jadi istirahat karena dia masih pantau keadaan rumah lewat cctv.
"cih dasar gak tau diri, gak anak gak ibunya selalu saja menyusahkan bibi"gerutu Alisa
Malampun tiba.
__ADS_1
Bi inem mulai menyiapkan hidangan makan malam.
mayang yang melihat bi inem hidangkan makanan langsung mengambil alih tugas bi inem.
"babu panggilin tuh mas david dan teman-temannya"ucap Mayang
"baik nyonya"
bi inem menghampiri tuan David dan teman-temannya agar langsung makan malam yang telah dihidangkan
"Tuan-tuan dan nona-nona makan malam sudah siap"ucap bi inem seraya membungkuk
"baiklah bi, oh ya bi tolong panggilkan ka velia,devan,dan Alisa ya"ucap Tuan David
"baik Tuan, saya permisi"ucap bi inem seraya mengundurkan diri
tap...tap...tap....
tok.. tok...
"masuk"
ceklek.
"non makan malam telah siap dan tuan David sedang menunggu non di meja makan, permisi"ucap bi inem yang seraya membungkuk
"iyah bi makasih, bibi lain kali kalo di hadapan Alisa bibi jangan membungkuk yah, bibikan lebih tua dari Alisa dan Alisa sudah menganggap bibi itu keluarga Alisa"ucap Alisa yang merangkul bahu bi inem
__ADS_1
"te-terima kasih Non bibi permisi"ucap bi inem yang di anggukan Alisa.
bi inempun berjalab menuju kamar ke tiga yang di tempati velia dan devan
tok.. tok... tok ..
"siapa?"sahut velia
"Ma-maaf nyonya ini dengan bi inem pelayan di rumah ini"ucap bi inem
"masuk bi"
ceklek.
"ma-maf nyonya Tuan makan malam sudah di hidangkan dan Tuan David menunggu nyonya dan Tuan di meja makan"ucap bi inem seraya membungkuk
"iyah bi, makasih ya bibi"ucap velia
"iya nyonya, saya permisi"ucap bi inem yang langsung balik badan dan menuruni tangga dengan hati-hati
setelah bi inem memanggil mereka bertiga bi inem kembali ke dapur
Alisa yang baru keluar dari kamarnya berpapasan dengan aunty velia dan uncle devan.
velia merasa bahagia dan menarik lengan Alisa, mereka bertiga menuruni tangga dan menuju di meja makan.
dimeja makan sudah ada Tuan David disamping kiri-kanan Tuan David ada Fira dan mayang,disebelah fira ada Alisa,Mr.paredes,Richard sedangkan disebelah mayang ada Audy dan masih ada 3kursi kosong.
__ADS_1
velia yang tidak terima duduk di kursi terakhir, veliapun melayangkan protes pada David.
"dav pokoknya aku gak mau ya duduk kursi paling terakhir, aku di dekat kamu, dan untuk kamu mayang, MINGGIR"ucap velia dengan kata terakhir penuh penekanan