Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 66


__ADS_3

'sialan'batin mayang


mayangpun tak tinggal diam, mayang mulai angkat bicara


"gak bisa gitu dong saya yang duluan duduk di samping mas david"ucap mayang yang tidak terima


"DAVID"sarkas velia yang sudah mulai emosi


"mayang sebaiknya kamu pindah tempat duduk biarkan kak velia dan devan yang duduk di tempat kamu dan audy"tegas Tuan David


Alisa yang melihat raut wajah masam mayangpun Alisa hanya bisa senyum smirk begitupun dengan fira


"Tapi...."


sebelum mayang berbicara Tuan David yang sudah memotong ucapan Mayang


"Tidak ada tapi-tapian, silahkan kamu pindah di kursi belakang sebelum saya emosi"bentak Tuan David


"Baiklah"


'sialan, dasar wanita gila'batin mayang dengan tatapan sinis pada velia


'kalahkan lo, cih velia kok dilawan'batin velia


makan malampun kembali damai ya, walaupun ada drama kecil-kecilan


setelah makan malam selesai, fira dan mr.paredes pamit undur diri.


...----------------...


Tiba dirumah Ibu Rosita


"Akhirnya ibu bisa pulang di rumah"ucap Ibu rosita

__ADS_1


"Nak, kamu sudah cari tahu identitas Alisa?"tanya Ibu Rosita


"Belum bu, in sha allah tian akan nyari tahu semuanya"tutur tian


helaan nafas ibu rosita, rosita sangat ingin tahu identitas Alisa, karena wajah Alisa mirip dengan adik kandungnya yang hilang apa lagi warna lensa mata Alisa warna hezel persis dengan lensa mata adiknya, selama bertahun-tahun rosita mencari keberadaan adiknya.


Tian hanya bisa memandang wajah ibunya yang sedih, tian langsung mengambil handphone di saku celana dan menghubungi sahabatnya.


Tut.. tut...


"Gue minta tolong sama lo"ucap tian


"........"


"gue ingin lo cari tahu identitas gadis ini yang bernama Alisa, nanti gue ngirim fotonya ke lo"


"..…..."


"lo tenang aja, sebagai imbalannya gue akan memberikan wanita ****, gimana lo mau kan bantuin gue"tanya tian lagi


"........"


setelah percakapan selesai antara tian dan sahabatnya.


Tian segera bersiap-siap pergi ke kantor, tian adalah seorang CEO di PT. MAKMUR SENTOSA, perusahaan tian dalam bidang bahan bangunan, walaupun perusahaannya belum terkenal luas tapi peminatnya banyak karena bahan bangunan mereka sangat bagus dan dapat dipercaya


Tianpun berpamitan pada ibunya.


...----------------...


sementara itu di negara yang sangat jauh


"dok, pasien sudah sadar"ucap suster

__ADS_1


"Alhmdlilah, segera panggil keluarga pasien"


sustet bergegas keluar dan memanggil keluarga pasien.


Tiba di ruangan


Tante renata sangat bahagia melihat ponakan tersayangnya sudah sadar, tangispun pecah


tante renata menangis tersedu-sedu, tante renata menghampiri ponakannya.


"sayang akhirnya kamu sadar juga, tante sangat senang melihat kamu seperti ini, tante janji setelah kamu sembuh tante akan pulangkan kamu ke keluarga kamu"ucap tante renata lembut pada ponakannya.


tante renata mengusap kepala ponakannya, saking terharunya tante renata lupa memakan makanannya sehingga perut tante renata berbunyi.


kriiuukk...


'sial perutku tidak bisa diajak kerja sama'batin tante renata


"nyonya sebaiknya ada makan dulu biar nanti pasien saya lanjut periksa"ucap dokter yang diangguki tante renata


ponakannya melihat tante renata pergi langsung dengan cepat menahan pergelangan tangan tantenya.


tante renata melihat pergelangan tangannya di tahan langsung menghampiri ponakannya.


"kenapa sayang?"tanya tante renata


"ma-na an-ak sa-ya dan sua-mi sa-ya?"tanya mama roseta (ponakannya)


"sabar ya sayang, sebentar lagi kamu akan bertemu dengan anak dan suami kamu"ucap tante renata yang mengusap kepala roseta


"a-ku ka-ngen me-re-ka ber-dua, tan-te ka-pan a-ku ber-te-mu me-re-ka, dan di ma-na ka-ka sa-ya tan-te"ucap roseta dengan air mata jatuh


tante renata tak kuasa melihat kesedihan roseta, tante renata menghapus air mata di pipi roseta

__ADS_1


"kaka kamu ada sayang, fokus dengan kesembuhan kamu sayang"ucap Tante renata yang di anggukan roseta.


setelah percakapan selesai, dokter segera memeriksa kesehatan roseta dan tante renatapun kembali makan.


__ADS_2