
Tuan david langsung mendobrak pintu kamar mayang.
"Apa yang terjadi mayang? kenapa kamu berteriak? dan kenapa juga kamu membiarkan audy tidur di lantai?"tanya tuan david.
"Mass david, audy pingsan dan saya tidak kuat mengangkat audy"jawab Mayang.
Tuan david menyuruh tian untuk mengangkat audy ke ranjang, tuan david memanggil bibi untuk membuat teh hangat dan tuan david menyuruh mayang untuk cari minyak angin agar di oleskan ke hidung audy.
Tuan david mengambil ponsel di sakunya untuk menelpon dokter peter (dokter keluarga yang terpercaya) namun mayang mencegah karena takut semuanya akan gagal, tuan davidpun menuruti putusan mayang.
"kenapa audy bisa pingsan mayang?"tanya tuan David
"A-audy pingsan karena alat ini mas david"jawab mayang sambil memperlihatkan alat tes kehamilan yang ada 4 semuanya bergaris dua berarti tandanya mayang hamil
Semua yang ada di kamar mayang terkejut dan tak percaya jika audy hamil.
Alisa langsung balik badan dan meninggalkan kamar mayang, ia tampak shock dengan apa yang ia lihat dan ia dengar.
tian yang melihat wajah alisa murung, tian yang berinisiatif mengikut langkah Alisa namun di cegah ibunya.
"biarkan nak Alisa sendiri dulu"ucap ibu rosita yang di anggukan Tian.
'yang sabar yah dek, aku yakin kamu adalah wanita terhebat' batin Tian.
"eugh"Audy yang baru siuman dari pingsan pura-puranya.
audy melihat orang-orang yang sudah berkumpul di kamar bundanya.
"bu-nda aku kenapa dan mengapa mereka semua ada di kamar bunda"ucap Audy dengan nada lemah
"Nak tadi kamu pingsan, kamu jangan lakukan hal yang berbahaya lagi Nak bunda gak mau kehilanga kamu"ucap mayang dengan air mata kebohongan.
Tuan david yang melihat audy sudah sadar tuan david langsung bertanya pada audy
"audy sekarang jujur sama saya, apakah kamu hamil? dan siapa yang menghamili kamu?"tanya tuan david yang menunjukan alat tes kehamilan yang bergaris dua.
"hiikkss... hiikksss... om yang menghamili audy adalah A-Alex om, hiikkss...hiksss..."ucap audy dengan air mata kebohongan
"Tidak mungkin kamu pasti berbohongkan"bentak tuan david yang sedang menahan emosi
"a-aku ti-dak bo-hong om, sumpah demi apapun hiiksss... hikkss..."tutur audy terbata-bata saking takutnya dengan bentakan tuan david
"tidak mungkin, sejak kapan kalian berdua melakukan hal menjijikan seperti itu?"tanya tuan david.
"se-sejak liburan di villa 3 minggu yang lalu om, ta-tapi Alex tidak mau bertanggung jawab om. karena Al-alex masih mencintai Alisa om. Hikks... hikss... apa yang harus audy lakukan om"ucap audy
"pasti kamu kan yang menggoda Alex, cihh"cibir aunty velia
"jaga ucapan kamu velia, kamu tidak pantas menghakimi anak saya"sarkas mayang yang membela audy.
aunty velia memutat mata malas mendengar ucapan mayang, "sayang kita keluar yuk, malas aku melihat drama anak dan ibunya, cih LOSER"ucap aunty velia yang mengandeng lengan suaminya.
kemudia dia susul tian dan ibu rosita.
"besok malam saya akan bertemu dengan orang tua Alex dan Alex, agar kita bisa mencari solusi bersama"ucap tuan david dengan tatapan dingin.
"kalau memang betul-betul kamu hamil anak Alex dengan berat hati saya akan menikahkan kalian walaupun saya tahu perasaan Alisa akan terluka tapi, jika anak yang kamu hamil bukan anak Alex, saya akan membuat perhitungan sama kamu dan bunda kamu, PAHAM"Ucap tuan david dengan penuh penekanan.
"dan satu lagi, harusnya kamu sebagai perempuan bisa menjaga diri kamu bukan hanya mengobral tubuh kamu dan untuk kamu mayang harusnya kamu lebih mendidik anak kamu biar menjadi anak yang berguna dan anak yang tidak membangkang orang tuannya, kamu sudah lihatkan hasilnya seperti, mulai sekarang kamu lebih memperhatikan anak kamu"jelas tuan david dengan tatapan yang sulit di artikan.
__ADS_1
"Iya mas david, maafkan saya yang tidak becus menjaga Audy"ucap mayang dengan wajah dramanya 😒.
Tuan david balik badan dan keluar dari kamar mayang.
flashback on
setelah audy pulang dari liburan di villa 3 minggu yang lalu, audypun mencertakan semuanya pada mayang, mayang hanya menyimak pembicaraan audy.
"bund gimana ni, aku harus bisa hamil biar Alex bisa percaya sama aku"ucap audy
"bunda ada ide dan bunda harap kamu menyetujui ide bunda"ucap mayang yang membuat audy anggukan kepalanya.
"kamu ingatkan mantan kamu yang terus ngejar-ngejar kamu?"tanya mayang yang di anggukan audy
"Nah sekarang kamu hubungi dia dan minta bertemu dengan dia hotel xxxx"ucap mayang
"aku gak mau bund, bundakan tau dia itu jelek dan kutu buku, aku gak sudi bertemu dengannya apa lagi bertemu di hotel, aku tetap gak mau"tolak Audy
"bunda gak terima penolakan dari kamu pokoknya hari ini kamu harus bisa membawa mantan jelek kamu di hotel xxxx"sarkas mayang dengan tatapan taham sehingga membuat nyali audy menciut.
mau tak mau audy menghubunginya.
tut... tutt...
"Hallo"
"......"
"aku ingin bertemu denganmu apakah kamu ada waktu segan?"tanya audy
"......."
" ........."
"kita ketemuan malam jam 9"ucap audy.
"......"
"baiklah sayangku"ucap audy yang merasa jijik dengan suara mantanya.
malampun tiba
mayang dan audy sudah tiba di hotel xxxx, mayanh pergi keresespsionis dan bertanya bokingan kamar yang sudah ia pesan dari pagi, resepsionis itu langsung memberikan kunci kamar yang di boking mayang.
mereka berdua masuk dalam lift dan menekan tombol 7, lift bergerak menuju lantai 7
ting..
lift telah sampai di lantai 7, mayang dan audy keluar dari lift dan pergi cari kamar bokingan nomor 702, setelah mendapatkan kamar tersebut, mereka berdua masuk tak lupa mayang menyuruh audy segera menelpon mantanya, audy langsung menelpon mantannya dan mantanya sedang dalam perjalanan.
mayang siap-siap membuatkan minuman jus untuk mereka berdua tak lupa mayang menaruh obat p*r*ngs*ng yang banyak di minuman mereka berdua, mayang sengaja tidak memberitahukan audy karena mayang takut audy akan merusak rencananya.
tok...tok....
"masuk"
ceklek...
mantan audy yang baru tiba, mantan audy memberikan salam pada mayang selaku bundanya audy.
__ADS_1
Mantannya audy dengan penampilan yang sederhana, rambut yang tertata rapi tapi menurut audy mantannya itu selalu terlihat jelek dan tidak menarik itu yang membuat audy memutuskan hubungan.
"Tante,audy maaf kedatangan saya terlambat"ucap mantanya audy dengan sopan
"iya gak apa-apa, sini duduk dulu, kalian ngobrol lah dulu tante mau membuatkan kalian minuman"ucap mayang yang berlalu meninggalkan audy dan mantanya
mereka berdua duduk di sofa tanpa berbicara sepatah katapun, audy yang masih memainkan ponselnya sedangkan mantannya masih terdiam.
setelah selesai membuat juz mayang menghampiri mereka berdua, mayangpun mempersilahkan mereka berdua minum juz yang telah disediakan.
setelah melihat mereka berdua sudah minum juz sampai habis, kemudian mayang berpura-pura pergi bertemu dengan ayahnya audy padahal nyatanya mayang diam-diam memesan kamar hotel yang jauh dari kamar hotel yang audy tempati.
mereka berdua perlahan-lahan merasakan panas yang menyakitkan.
"kenapa badan gue terasa panas semua ya, padahal cuaca lagi dingin tapi kenapa badan gue panas, haiisshh"ucap audy yang tak tahan dengan panas.
audy mulai membuka pakaiannya satu persatu kemudian audy menyentuh manja lengan mantannya, sentuhan audy pada dirinya membuat ia terangsang dan langsung menyerang audy.
audy merasa sensasi yang begitu nikmat ia tidak mau mengakhiri secepat itu, pergulatan panas selama berjam-jam membuat mantannya audy terus bersemangat. audypun membalas permainan yang di buat mantannya, hingga waktu menentukan jam 4 mereka berdua telah selesai dengan olahrga malam mereka, mereka berdua tertidur pulas, hingga pagi menjelang Alisa yang merasakan tubuhnya serasa remuk audy melihat pakaian yang berserakan dan audy melihat kesamping kanannya yang terdapat mantannya yang masih tertidur pulas.
"ARRGGGHHH... b*j*ng*n kenapa lo p*rk**a gue HAH"sarkas audy.
"sorry bukan gue yang duluan tapi lo yang secara terang-terangan rayu gue dengan nada manja sesual lo, gue pria normal yah wajar kalau gue ter*ng**ng dengan suara d*s*h*n lo, dan lo yang mengambil tangan gue untuk menyentuh bukit kembar lo jadi yang disini salah siapa gue atau lo"ucap mantannya audy yang tak terima dengan makian audy.
"gue tanya sekali lagi sama lo, lo keluarin cebong lo di dalam atau di luar?"tanya audy.
"didalamlah ngapaian juga ngeluarin cebong gue di luar"ucap mantanya audy
"kenapa lo mau lagi olahraga panas sama gue lagi"goda mantannya audy
"gak sudi, gue harap gue gak akan hamil anak lo, lihat tampang lo aja gue jijik"ucap audy yang langsung berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
'gue harap anak gue akan segera hadir di rahim lo dan saat itu juga gue akan pergi meninggalkan lo, dan itu adalah hukuman yang pantas karena lo dari dulu selalu menghina gue'batin mantanya audy dengan tatapan yang sulit di artikan
Mayang yang mendengar perdebatan mereka berdua mayang acuh, mayang mempersiapkan sarapan pagi untuk mereka bertiga.
audy yang selesai dengan ritual mandinya lalu di gantikan dengan mantan audy yang masuk di kamar mandi.
audy keluar dari kamar dan melihat bundanya yang sudah menyiapkan sarapan, audypun menghampiri bundanya.
sementara mantannya audy yang baru selesai dari mandinya kemudian mantan audy memakai pakaian yang semalam ia kenakan. setelah selesai berpakaian, mantan audy keluar dari kamar dan menghampiri mayang dan audy yang sudah ada di meja makan.
"eh, dito (mantanya audy) sini sarapan dulu, tante udah masak loh"ucap mayang yang memanggil dito (mantannya audy)
"maaf tante dito sedang buru-buru ada urusan penting yang harus dito selesaikan"ucap dito
"yah sayang sekali, baiklah semoga urusan kamu lancar yah tanpa ada kendala apapun"ucap mayang
"iya tante, saya permisi, audy aku pamit yah"ucap dito dan berlalu pergi meninggalkan mayang dan audy
"bund jangan bila kalau ini rencana bunda"ucap audy
"iya sayang ini adalah rencana ke dua kita sayang, bunda harap kamu segera hamil agar anak di kandungan kamu adalah sebagai bukti kalau anak itu anak Alex walaupun kalian kamu dan Alex tidak pernah berhubungan sama sekali"jelas mayang
"tapi bund kalau Alex ngotot gak tanggung jawab gimana? audy gak mau yah menerima anak dari si dito jelek tu, cih"sarkas audy.
"kalau kamu gak menerima anak itu, yah kita titipkan saja panti asuhan, gitu aja kok repot"ucap mayang.
"terserah bunda aja aku hanya mengikuti alur"ucap audy yang udah malas berdebat dengan bundanya
__ADS_1
flashback off