
Setau alisa di rumah ini yang berhak memberi aturan hanya mamanya tapi semenjak mamanya sudah tiada, papa atau alisa yang ambil ahli untuk memberikan aturan.
alisa yang sudah terlanjur menyanyangi bibi alisapun tidak menerima siapapun yang berani mengancam bibi ataupun keluarga bibi, karena alisa sudah menganggap bibi seperti omanya sendiri, alisa dari dulu tidak pernah merasakan kasih sayang seorang oma dan opanya
semenjak alisa masih dalam kandungan oma dan opanya sudah meninggal pada saat kecalakaan pesawat antar negara rusia dan jerman, yang membuat rose sedih dan frustasi, davidpun merasakan kesedihan yang mendalam tapi di sisi lain david juga harus menenangkan istrinya sebab istrinya sedang mengandung buah cinta mereka.
sedangkan bi inem sudah berkerja di mansion david selama 35 tahun, bi inem juga yang sudah membantu merawat alisa dari kecil, maka dari itu alisa sangat menyanyangi bi inem
"bibi jawab pertanyaan alisa, siapa yang berani memarahi bibi"ucap alisa yang masih bingung
"maaf non, bibi takut di marahi oleh........."
"ternyata bibi di sini rupanya saya cari cari juga"sela mayang yang sudah memotong pembicaraan bibi
"maaf nyah saya tadi mengantarkan makanan dan minuman non alisa"ucap bibi yang sudah keringat
"kenapa wajah bibi pucat? bibi sakit? atau bibi takut dengan tante mayang?"cerca pertanyaan alisa pada bi inem
"aannuuu... anuuu non...."
bibi yang ingin berbicara terus terang namun bahu bibi sudah di cengkram mayang
"anu.... anu.. apa bi?"tanya alisa lagi
"alisa biarkan bibi lanjut kerja yah sayang, soalnya bentar lagi tuan david pulang, iyakan bibi"lirih mayang pada bibi inem, sehingga membuat bi inem nampak ketakutan
"TERSERAH"kata alisa yang kembali masuk ke dalam kamarnya dan membanting pintu kamar yang sangat kuat
braaakk
"astaga anak itu"kesal mayang
__ADS_1
"ingat ya bibi jangan coba coba bibi buka mulut, kalau sampe bibi ketahuan buka mulut siap siap saja keluarga bibi akan saya bunuh PAHAM"ancam mayang pada bi inem
"maaf nyonya, saya permisi"ucap bi inem yang menghapus air matanya
""FLASHBACK ON""
"kemana sih orang orang kok rumah nampak sepi" ucap mayang yang baru tiba di mansion
mayang yang frustasi langsung menghampiri tukang kebun
"heh.. babu lihat bibi nggak"ketus mayang
"maaf nyonya, tadi bi inem lagi antar makanan dan minuman non alisa"jawab mang eman
gawat kalau sampai bi inem buka mulut bisa bisa saya di depak dari mansion ini, ini tidak boleh terjadi batin mayang yang mengeleng gelengkan kepalanya
mang eman yang melihat hal tersebut langsung memanggil nyonya
"nyonya kenapa?"tanya mang eman
pekerjaan sana"ketus mayang yang berlalu meninggalkan mang eman
astagfirullah, ya allah berikan hamba kesabaran menghadapi nenek sihir yang terkutuk, semoga saja tuan david tidak jadi menikah dengan nenek sihir itu, Aamiin batin mang eman yang terlanjut sakit hati dengan perkataan mayang
mayangpun bergegas menuju kamar alisa karena mayang takut bi inem akan membongkar semua kebusukannya
"" FLASHBACK OFF"
mayang langsung menarik pergelangan tangan bibi dengan sangat kasar
"heh... bibi nggak bocorkan rencana saya?"tanya mayang
__ADS_1
"ampun nyonya, bibi tidak berani nyonya, tolong kasihani lah bibi" ucap bibi yang bersimpuh di kaki mayang
mayang menghempaskan tubuh bibi dengan sangat kasar sehingga membuat bibi tersungkur kebalakang
"jangan sentuh saya, saya tidak sudi di sentuh orang miskin seperti bibi, awas ya sampai membocorkan rencana saya, saya tidak segan segan membunuh keluarga bibi PAHAM"ketus mayang
"paham nyonya, bibi permisi"ucap bi inem
"pergi sana babu tua, cih"sarkas mayang
ya allah kuatkan lah hamba, berikan lah keselamatan pada tuan david dan non alisa, jauhkan mereka dari kejahatan nyonya mayang, Aamiin batin bi inem
kembali ke kamar alisa
"apa yang terjadi sama bibi? siapa yang berani ancam bibi? kenapa bibi sangat takut jika ada tante mayang?jangan jangan....."cerca pertanyaan yang ada di otak alisa
"sebaiknya gue cek cctv apa yang tante mayang lakukan sehingga membuat bibi nampak ketakutan"imbuh alisa
tut... tut... tut.....
"jhon segera retas cctv yang ada di rumah saya dan saya butuh rekamannya sekarang"ucap alisa
"siap queen"kata jhon
setelah menunggu beberapa menit jhon langsung mengirim video cctv yang sudah berhasil dia retas di kediaman david
alisa nampak terkejut melihat video cctv tersebut, alisa tidak percaya dengan sikap kejam tante mayang yang terus mengancam keluarga bi inem, alisa sangat marah dan ingin sekali membunuh tante mayang, namun alisa tidak akan gegabah alisa akan mengikuti permainan yang di buat tante mayang.
"sebaiknya gue harus selediki siapa tante mayang"kata alisa yang beranjak dari sofanya untuk pergi ke tempat tidurnya
tut...tut...tut
__ADS_1
"jhon saya ada tugas lagi yang harus selesaikan saya, saya ingin kamu dan anak buah kamu selidiki tante mayang dan anaknya bernama audy, dan saya minta informasi secepatnya"ucap alisa
setelah alisa selesai menelpon asistennya, alisa langsung bergegas tidur karena besok sudah waktu ke sekolah.