
"AAAAKKHHHHHHHH, al gue takut"teriak jeny
"lo tenang ada gue yang akan selalu lindungi lo"ucap alisa yang terus tenangkan jeny
****!!!! siapa orang-orang sialan ini, awas kalian gue akan buat perhitungan sama lo semua batin alisa dengan raut wajah merah padam
"kita tukeran tempat sekarang"pekik alisa
"i-iyaaaa, al gue takut hiikkss hikks"ucap jeny
"lo tenang aja gue akan nelpon anak buah gue"
tut
tut
(halo que....)
"cepat kirim bantuan, alamat jalan melati SEKARANG"teriak alisa yang saking melihat sahabatnya gemetar
(baik queen dalam waktu 10menit bantuan akan segera tiba)
alisa yang langsung mematikan telponnya
****!!!! siapa orang laknat itu batin alisa
"lo tenang aja kita berdua akan selamat"lirih alisa pada jeny yang sudah ketakutan
brruuum
wuush
tiba-tiba mobil penjahat yang sudah memotong jalan alisa dan dengan sengaja mereka menabrak mobil yang di tumpangi alisa dan jeny
bruuukk
"bangsaaaattt ..??!!!!!" geram alisa
melihat penjahat yang sudah mendekat ke arah mobil mereka, alisa dengan cepat mendobrak pintu mobilnya
braaakk
"APA YANG KALIAN INGINKAN BANGSAT?"tanya alisa dengan nada emosi
"hahahahahahaha, kita hanya melakukan tugas untuk membunuhmu adik kecil"jawab ketua mafioso santai
"KEPARAAATT?!!! KALIAN PIKIR GUE TAKUT HA!! GUE NGGAK TAKUT SAMA SEKALI, KALIAN ITU HANYA TIKUS GOT YANG MENYURUPAI MANUSIA"ujar alisa
"sombong skli adik manis, SERAAANGGGG" ucap ketua mafioso dan memberi perintah bawahan untuk menyerang alisa, karena mereka pikir alisa adalah perempuan lemah yang sangat mudah untuk di bunuh namun kenyataannya alisa adalah perempuan tangguh dan kuat
kreeekkk
"AKKKHHH, dasar ****** siaaalllaaan"ucap kaki kanan ketua mafioso yang tangannya patah akibat menyerang alisa
buughhh
kreeekk
buugghh
"AKKKHHHH, sakiiiitt" teriak bawahan mafioso serempak
"segitu aja kemampuan kalian"ketus alisa
"ciiihh sombong sekali"ketua mafioso pun maju untuk menyerang alisa
bugghhh
__ADS_1
bughhh
sreeeettt
sreeet
kreeek
bughhhhh
"hahahah, kenapa om capek ya melawan saya"ucap alisa yang mengejek ketua mafioso yang sudah tumbang akibat pukulan bertubi-tubi dari alisa
"BANGSAT!!!!! SERAAAAANG DIA LAGI, JANGAN LEMAH HANYA MELAWAN SEORANG WANITA" teriak ketua mafioso
bugghh
buggh
kreeteek
dor
dor
dor
dor
"Maaf queen kami terlambat"ucap jhon
"hm, tangani mereka jhon, saya mau mengantarkan jeny pulang dengan selamat"ucap alisa, balik badan menuju mobil yang sudah di datangkan jhon
"baik queen" jawab mereka serempak
wuushhh
"baik bos"
skiiip
"apa gue bilang kita akan pulang dengan selamat" lirih alisa pada jeny yang sedari tadi masih ketakutan
namun di tengah perjalanan alisa sengaja menepikan mobil untuk menenangkan sahabatnya itu
"jen lo nggak usah takut ya tenang ada gue yang selalu melindungi lo"ucap alisa, namun perkataan alisa tidak di gubris jeny
jeny hanya bisa terdiam
"hah, lo lihat kan di depan sana ada taman dan jajaran makanan yang banyak di sana, ayo turun bestie, jangan diam melulu entar muka lo tua kayak nene sihir" candaan alisa agar bisa membuat jeny tertawa lagi
"al, ada yang gue mau tanya sama lo"ucap jeny
"apa yang lo mau tanyakan?"tanya alisa
"al, kenapa orang-orang tadi membungkuk di hadapan lo? dan kenapa juga mereka memanggil lo dengan sebutan QUEEN?" tanya jeny
"gue harap lo nggak akan sembunyiin apapun dari gue"sambung jeny
"baiklah, sebelum gue berbicara jujur sama lo, gue harap lo nggak akan memutuskan persahabatan kita setelah lo tau siapa gue sebenarnya"lirih alisa
"ekhm, se-sebenaarnyaa gueee adalaah queen ............" lirih alisa pada jeny
"queen apa? lo jangan buat gue mati penasaraan"ucap jeny yang saking penasaran tentang kejujuran alisa
"gue queen lebaah yang sedang menyamar, huaaahhaaaaa"candaan alisa yang membuat jeny emosi
"SAHABAT LAKNAT LO TEGA YA BUAT GUE MATI PENASARAN DENGAN KEJUJURAN LO BANGSAAAATTTTT" teriak jeny
__ADS_1
"untung gue nggak ada riwayat penyakit jantung"sambung jeny
"gue senang lihat lo marah-marah sama gue dari pada lo dari tadi diemin gue terus, udah ya jangan marah lagi, entar gue traktir lo sepuasnya deh"ucap alisa yang membuat jeny kembali tersenyum
"horeeeee aassiiik, gue di traktir sama singa betinaa"gembiranya jeny
"tapi, gue masih penasaran bestie, kenapa orang-orang tadi memanggil kamu QUEEN?" tanya jeny
"sebenarnya gue ada queen mafia"ujar alisa
"WHAAATTT!!!!!?? gue nggak salah dengar kan sahabat gue jadi queen mafia? kalau lo mafia berarti gue princes mafia dong"ujar jenny yang bahagia telah mendengar kejujuran dari sahabatnya
"ciih, lo itu nggak pantas jadi princess mafia, lo itu pantasnya jadi kacung gue, haahahahahahah"
"cciihh, dasar sahabat laknat lo, gue yang paling cantik dan termanis ini lo jadikan kacung? cih tak patut tak patut, pada halkan gue lebih cantik dari lo"lirih jeny
alisa memutar bola mata malas mendengar celotehan absurd bestinya
"lo bebas memilih makanan apa yang lo suka"ucap alisa
saat mendengar penuturan sahabatnya itu, jenipun menarik pergelanggan tangan alisa untuk melihat makanan yang berjejer di samping taman
namun tiba-tiba di tengah perjalanan alisa melihat seorang anak kecil menangis
"lo tunggu di sini gue lihat anak kecil itu terus menangis"ucap alisa yang langsung berjalan pergi meninggal jeny yang masih bingung dengan tingkah alisa
kesambet apa itu anak?? tumben sama anak kecil wajahnya langsung berubah dari wajah datar menjadi wajah senyum kehangatan gumam jenny
"hai, adik cantik kenapa menangis, hm?"tanya alisa
"huuuaaaa huuaaaaa"
"cup cup, jangan nangis yang cantik, coba kamu ceritakan kenapa kamu menangis?"tanya alisa lagi yang sabar menghadapi anak kecil
"ta...ta iyaang, huuaaaaa hiiikkkks hikkks"ucap bocak cantik yang masih berumur 3 tahun
"maksudnya kaka kamu?"tanya alisa yang di anggukan bocah cantik tersebut
"ya sudah kalau gitu kaka temanin kamu di sini ya sampai kaka kamu kembali"sambung alisa
"nama ta..ta siapa?"tanya bocah tersebut
"nama kaka alisa, nama kamu siapa adik cantik"
"nama atu citla"jawab bocah tersebut
"siapa citla?"tanya alisa keheranan
"bukan citla tapi citra"ucap seseorang yang dari tadi memperhatikan percakapan mereka, seseorang tersebut adalah alex
citra adalah adik kandung dari alex
"taaataaa, huuaaaaaa mana es klim atuu"ujar citra yang memanyunkan bibirnya
"ini kaka sudah membelikan es krim untuk adik kesayangan kaka"ujar alex yang tengah menenangkan citra
"terima kasih sudah menjaga adik saya"ucap alex
"hm, lain kali jangan tinggalkan adik lo berkeliaran sendirian, takutnya nanti dia di culik"ucap alisa yang tanpa melihat alex
"taataa tantik makacih utah nemanii citla, tataa tuugaaa ati-ati ya, dadaaah tata"ucap citra masih di gendongan alex
"iyaa sayaang, dadaah"lambaian alisa pada citra
"al gue lapar"rengek jeny
"astaga gue lupa, ayo kita cari makan"ujar alisa
__ADS_1
"ciiihh giliran ada alex saja lo udah lupain gue"gerutu jeny