Pesona Alisa

Pesona Alisa
Bab 68


__ADS_3

Sementara di negara S.


Roseta dinyatakan sembuh oleh dokter yang menanganinya, roseta sudah bisa berjalan seperti dulu.


Roseta ingin sembuh agar bisa bertemu suami dan anaknya, semenjak tragedi yang menimpanya bersama suami dan anaknya, roseta masih ada sedikit trauma.


Rosetapun bertanya-tanya di dirinya, apakah suaminya masih mencintainya atau sudah melupakannya?, apakah suaminya sudah menikah lagi? dan apakah anaknya sudah melupakan dirinya?, masih banyak pertanyaan yang bersarang di otak roseta.


bukan hanya itu saja roseta juga nampak memikirkan keberadaan kaka kandungnya karena ia sudah lama berpisah dengan kakanya.


Roseta yang masih memandang langit yang begitu cerah burung-burung berkicau dan berterbangan, udara yang sejuk sehingga membuat roseta tidak ingin kembali ke indonesia tapi rasa rindunya yang berat terhadap suami dan anaknya.


renata yang melihat ponakannya sedang melamun, renata menghampiri ponakannya.


"Ros, jangan terlalu banyak melamun entar kamu kerasukan dedemit disini lagi"ucap renata


"Tante bisa aja"


"tan, ada yang ingin ros tanyakan pada tante, ros harap tante jawab dengan jujur ya"sambung roseta


"pasti, mau tanya apa sayang?"


"Tan, apakah mas Dav masih mencintaiku atau mas dav melupakan aku? atau mas dav udah nika lagi? dan apakah Alisa sudah melupakan aku sebagai ibu kandungnya?"cerca pertanyaan roseta pada tantenya


renata bingung mau jawab pertanyaan roseta yang begitu banyak


"sayang suami kamu masih mencintaimu dan tidak akan melupakanmu begitupun dengan anak kamu sayang"jawab Renata


"maka dari itu kamu harus rajin makan dan minum obat biar kamu bisa secepatnya bertemu dengan suami dan anakmu"sambung renata yang tak kuasa melihat ponakannya bersedih.


"daripada kamu galau gimana kalau tante tunjukin hadiah yang sangat spesial buat kamu"ucap renata


"hadiah apa tan?"tanya roseta


tante renatapun memperlihatkan video Alisa yang mendepatkan juara 1 umum di sekolahnya dan foto keluarga termasuk keluarga dari Alex.


Tes.. tes..


Air mata roseta jatuh sangat deras, bahu roseta bergetar hebat melihat foto Alisa dan Mas David, ia ingin sekali bertemu suami dan anaknya secara langsung.


melihat kebahagiaan di wajah mas david dan Alisa membuat hatinya sakit karena di saat bahagia ia tidak bisa menemani Alisa dan mas david.


tante renata pula juga ikut menangis.


"Tante aku ingin pulang bertemu dengan mereka tante hikkss.. hikss.. aku rindu mereka berdua tante, tolong tante pulangkan aku hikkss... hiksss.."ucap roseta yang masih menangis


"kamu tenang saja sebentar lagi kamu akan bertemu dengan suami dan anak kamu"ucap renata

__ADS_1


"sebaiknya kamu istirahat saja , tante ada urusan yang harus tante selesaikan"imbuh tante renata yang di anggukan roseta.


renata keluar dari kamar roseta dan mengambil handphone untuk menelpon jack (asisten renata).


"Jack selesaikan semuanya, saya gak mau melihat ponakan saya terus menerus sedih"ucap renata datar


"baik bos"ucap jack yang langsung menjalankan tugasnya


...---------------...


di pagi hari yang begitu cerah, Alisa bangun dari tidurnya, langsung mengambil jubah mandi dan segera masuk ke kamar mandi.


begitupun dengan Tuab David yang sudah selesai dengan ritual mandinya.


di lantai 1, bi inem mulai menyiapkan sarapan pagi, bertepatan dengan datangnya fira di mansion tuan David


bel ruma berbunyi


tingnong... tingnong..


bibipun membuka pintu dan melihat kedatangan fira


"Bi davidnya ada?"tanya fira


"ada non, silahkan masuk"jawab bi inem


"iya, terima kasih non sudah repot-repot membawakan sarapan, oh iya bibi juga lagi membuat sarapan non, silahkan duduk non,bibi akan memanggil tuan david dan non alisa"ucap bi inem


"gak usah bi, biar saya aja yang memangg david bibi lanjut kerja aja"ucap fira


"baik non, bibi permisi"ucap bi inem


fira melangkahkan kaki naik tangga menuju kamar david namun tanpa di duga fira malah bertemu dengan mayang.


"cih gak tau malu, harusnya sebagai tamu itu duduk aja didepan gak perlu berjalan sampai ke kamar mas david"sinis mayang


"saya itu sahabatnya david, jadi anda gak berhak mengatur saya, asal anda tau sebentar lagi saya akan menjadi nyonya di rumah ini"sarkas fira


"hahahaha... halunya jangan ketinggian bisa-bisa nanti jatuh, hahaha,, bye"sinis mayang yang langsung pergi meninggalkan fira dengan wajah yang emosi


fira hanya bisa mengepalkan tangannya, firapun lanjut menaiki tangganya.


sampai di depan kamar Tuan David, fira langsung masuk tanpa permisi.


ceklek.


david yang baru selesai dari ritual mandinya terkejut melihat fira ada dikamarnya, davidpun emosi

__ADS_1


fira yang melihat badan david secara langsung, fira hanya bisa menelan ludahnya, fira diam seketika, melihat badan david yang sangat kekar perut sixpack yang begitu menggoda sehingga membuat fira panas dingin


"Ngapain lo masuk kamar orang tanpa permisi? Hah?"Bentak David yang tidak orang asing masuk dikamar pribadinya


fira yang mendengar bentakan david fira terkejut


"Ma-maaf dav, aku udah ketok ulang-ulang kali tapi kamu gak dengar aku kira kamu masih tidur jadi aku sengaja masuk kekamar kamu dan membangunkan kamu biar kita bisa sarapan pagi bersama lagipula kamar kamu gak dikunci"jelas fira


"tapi setidaknya lo gak usah lancang masuk kamar gue, lo bukan istri gue, sebaiknya lo keluar dari kamar gue sekarang sebelum gue mengakhiri persahabatan kita PAHAM"sarkas Tuan David.


mendengar ancaman david, firapun keluar tanpa permisi.


tes... tes....


air mata fira berjatuhan karena bentakan dan dan ancaman david.


fira langsung pulang di rumahnya karena sakit hati dengan bentakan dan ancaman david, fira pergi dan berpamitan pada bi inem.


setelah drama berakhir, davidpun mengunci kembali kamarnya.


Alisa yang sudah selesai bersiap-siap dan keluar dari kamarnya.


Alisa melihat tante fira yang sudah keluar dari rumahnya, alisa heran kenapa tante fira keluar dari rumahnya tanpa berpamitan.


...----------------...


sementara di mansion Tuan Roberto


Alex yang bernampilan rapih dan harum berjalan menuju meja makan.


"Wah... anak mommy udah rapih gini mau kemana sih?"tanya mom angel


"biasa mom mau jemput Alisa, mom,dad Alex izin nginap di villa daddy yah"ucap Alex


"jangan bilang kamu dan Alisa hanya berdua nginapa di villa? mommy gak setuju"ucap mom angel


"gak lah mom, bukan hanya Alex dan Alisa saja yang nginap tapi ada juga teman-teman Alex dan teman-teman Alisa"jelas Alex yang tak mau membuat mommynya marah.


"Teman? siapa-siapa aja yang ikut?"tanya mom Angel lagi


"Ada aku,alisa,jenny,daren,dan kevin mom tapi masalahnya Audy dan geng ulat bulu juga ikut mom, anggap aja ini acara perpisahan kan bentar lagi Alex mau kuliah di luar negeri tapi sebelum itu Alex ingin bertunangan dulu dengan Alisa bila perlu Alex juga ingin Alisa kuliah di luar negeri biar bisa bersama dengan Alex terus mom"


"terserah kamu saja Nak, mommy selalu mendukung kamu, nanti mommy coba berbicara dengan Alisa"ucap mom Angel


"Ingat, di villa nanti kamu jangan macam-macam deng Alisa"ucap mom angel dengan tatapan tajam


"i-iyah mom"ucap Alex yang menggaruk tenguk lehernya yang tidak gatal

__ADS_1


__ADS_2