
Audy langsung saja melancarkan aksinya, ia melangkahkan kakinya agar bisa sampai di kamar Alex.
audy mengedap-endap agar tidak ada yang mendengar langkah kakinya.
tiba di kamar Alex
ceklek.
Alex yang masih tertidur pulas, audy perlahan menaruh obat di atas meja dan berjalan perlahan duduk di bibir ranjang Alex, audy memperhatikan wajah Alex yang begitu tampan dan ****, audy perlahan membuka selimut yang menyelimuti badan Alex, audy mulai meraba tubuh Alex mulai dari wajah Alex sampai perut sixpack milik Alex.
audy mulai membayangkan sentuhan-sentuhan Alex didirinya.
bibi yang sudah lelahpun. bibi kembali ke kamarnya, bibi tidak akan berprasangka buruk pada audy.
audy mulai mendekatkan wajahnya di depan Alex, audy mencoba mencium wajah Alex di mulai dari dahi,pipi kanan dan pipi kiri sampai di bibir Alex audy hanya mencium bibir Alex singkat dan mengambil gambar.
cekrek
cekreek.
audy perlahan membuka pakaian semuanya termasuk lingerie yang di pakainya, Audy yang mulai melancarkan aksinya.
audy perlahan membuka pakaian atas Alex, kemudian membuka pakaian bawah Alex dan membiarkan boxer, audy yang sudah tanpa helai benang apapun, audy perlahan naik ke atas ranjang Alex.
audy menempelkan badannya di badan Alex, audy mengambil tangan Alex dan meram*s payud*r*nya,bukan hanya itu saja Audy meletakan tangan Alex dipinggangnya dan kepala Alex di dadanya seolah-olah Alex memeluk dirinya, kemudian audy mengambil gambar
cekrek... cekrek..
kemudian Audy membaringkan Alex seperti semula dan audy yang memeluk Alex setelah itu audy mengambil gambar untuk ketiga kali
cekrek.. cekrek...
setelah puas mengambil gambar, audypun memejamkan matanya sambil memeluk Alex, agar nanti pagi semua orang didalam vila heboh termasuk Alisa.
itulah rencana dari mayang untuk Anaknya.
...----------------...
Tian yang baru tiba di mansion
Ibu Rosita menghampiri tian untuk mengajak makan malam bersama. Tianpun mengikuti langkah ibunya.
makan malampun tiba
melihat wajah anaknya yang tidak semangat membuat ibu rosita menegurnya.
"Nak tak baik main-main dengan makanan, ibu udah masak loh untuk anak tampannya ibu kamu gak kasian sama ibu nak?"ucap ibu rosita
"Maafin tian ibu, hanya saja pikiran tian belum bisa berpikiran jernih"
__ADS_1
"baiklah ibu paham Nak, ya sudah selesai makan nanti kita ngobrol aja di ruang kerja"
"iya ibu"
Tian semakin terpojok dengan pikirannya, ia bingung harus sampaikan informasi pada ibunya atau tidak.
'semoga saja disaat nanti aku menceritakan semua pada ibu, semoga kesehatan ibu tidak drop, Aamiin'gumam tian
setelah selesai makan.
Tian dan ibunya melangkah ke ruangan tamu agar bisa mengobrol santai.
"Apa yang kamu pikirkan Nak, ceritakan pada ibu, in sha allah ibu akan ngasih solusi yang baik padamu Nak"tutur ibu rosita
Tianpun menjelaskan semua informasi yang dia dapatkan dari asistennya, dimulai dari awal kejadian kecelakaan sampai adik kandung ibunya meninggal dunia.
ibu rosita shock dengan penjelasan anaknya, kepala ibu rosita mulai pusing, ibu rosita tidak menyangka adik kandung satu-satunya telah meninggalkan dia untuk selamanya.
Adik kandung yang selama ini ia cari dan berharap adiknya ditemukan dalam keadaan hidup namun takdir berkata lain, adiknya yang pergi untuk selamanya dari dunia ini.
kini ibu rosita membayangkan betapa sangat bahagianya memiliki adik kembar, susah senang mereka berdua lewati, walaupun orang tuanya sudah berpisah tapi silaturahmi mereka berdua tetap berjalan, di dalam diri mereka tidak ada rasa iri sesama anak kembar, ia terus terbayang dengan sosok adik kembarnya yan begitu bar-bar dan penyanyang.
Tian yang melihat ibunya memegang kepalanya, tian menghampiri ibunya dan membawa ibunya kekamar untuk istirahat, tianpun tidak lupa mengingatkan ibunya untuk minum obat agar kondisi ibunya bisa sehat.
tian membaringkan ibunya dan memijat kaki ibunya, tian tidak tega melihat wajah ibunya sedih.
"Nak ibu ingin bertemu dengan Alisa, biar bagaimanapun Alisa adalah ponakan ibu, tolong pertemukan ibu dengan Alisa"ucap ibu rosita dengan wajah sedih.
"siapa?"tanya ibu rosita
"nanti juga ibu akan tau, sebaiknya ibu istirahat saja besok tian akan mengajak ibu bertemu dengan seseorang yang begitu ibu kenal"ucap tian yang di anggukan ibu rosita
setelah tian melihat ibunya sudah tidur, tian kembali kekamarnya.
tak lupa juga tian mengambil handphone di saku celananya dan menelpon asistennya.
tut..tut...
"besok pertemukan aku dengan tuan David dari perusahaan PT.ROSE CORPORATION"ucap tian
"baik segera saya laksanakan tapi jangan lupa bonus saya bos hehehe"ucap asisten tian
"cih dasar sahabat laknat lo"ucap tian.
tian langsung mematikan teleponnya dan membersihkan dirinya lebih dulu kemudian ia akan beristirahat.
Tian yang sedang asik dengan dunianya tiba-tiba ia mengingat wanita yang berdebat dengan sindy, ia selalu membayangkan wajah wanita itu.
"Aargghh, kenapa bayangan wanita itu selalu muncul, haiishhh, menganggu saja"gerutu Tian kemudian ia bergegas menyelesaikan ritualnya di kamar mandi
__ADS_1
...----------------...
Sama halnya dengan fira yang begitu terpesona dengan pria yang ada didalam toko tas brended tersebut.
"haiish, kenapa wajah pria itu selalu menganggu pikiran ku"kesal fira
fira memaksakan matanya tertutup agar tidak mengingat pria itu lagi.
sudah hampir jam 3 malam fira belum juga tidur, fira kesal dengan matanya yang tidak mau diajak kerja sama, begitupun dengan tian yang tidak bisa tidur akibat terbayang-bayang dengan wajah fira.
...----------------...
Pagipun tiba, burung-burung yang berkicau dengan sangat merdu.
Alisa yang baru bangun dari tidurnya, Alisa mulai merapikan tempat tidurnya setelah itu Alisa bergegas masuk kamar mandi dan membersihkan dirinya.
Alisa sengaja bangun pagi jam setengah 7 agar ia bisa kembali merawat Alex yang sedang sakit.
setelah ritual mandinya selesai, Alisa berganti pakaiannya, alisa hanya memakai kaos oversize,celana jeans pendek di bawah lutut, rambut digulung ke atas yang memperlihatkan leher jenjang putih mulusnya,.
Alisa melewati kamar sahabatnya, Alisa mengetuk pintu jenny namun jenny tidak ada sahutan, Alisa berpikir jenny masih ada di alam mimpinya.
Alisapun menuruni tangga menuju dapur untuk membuatkan bubur dan minuman hangat untuk Alex.
Alisa yang melihat bibi yang sudah berada di dapur terlebih dahulu, Alisa menghampiri bibi.
"Bibi lagi buatin bubur untuk Alex ya?"tanya Alisa
"iya non, sudah waktunya den Alex sarapan setelah itu den Alex minum obatnya"tutur bibi
"ya sudah kalau gitu Alisa aja yang lanjutin memasak bubur dan minuman untuk Alex sementera bibu membuatkan masakan untuk teman-teman Alisa saja bi"ucap Alisa yang langsung mengambil Alih masakan yang di buat khusus untuk Alex.
"iya non, silahkan"
Alisa mulai mengaduk bubur bersamaan dengan Alisa membuat jahe susu hangat untuk Alex.
bubur dan minumanpun telah siap, Alisa mengambil baki dan menaruh bubur serta minuman hangat, Alisa mengangat baki tersebut dan berjalan lurus menaiki tangga.
hingga tiba di kamar Alex, Alisa mengetuk pintu Alex tapi tidak ada sahutan dari Alex. Alisa mengambil inisiatif untuk masuk ke dalam kamar Alex.
ceklek..
diluar dugaan Alisa melihat Alex dan Audy berpelukan tanpa helaian benang serta Alisa melihat pakaian yang sudah berserakan termasuk lingerie milik Audy.
braak...
tanpa sengaja baki yang berisikan bubur dan minumanpun terjatuh, Alisa shok melihat pemandangan yang tidak lazim.
emosi Alisa mencuak.
__ADS_1
"AALLLEEEXXX" Teriak Alisa