Pesona Alisa

Pesona Alisa
Bab 26


__ADS_3

"tenang lex anak buah gue akan awasi calon ibu bos kita"ucap kevi


"bagus"ujar alex yang masih mengetik di laptop


"lex lo nggak mau balik ke negara jerman?"tanya kevin


"setelah selesai masalah kita dengan kelompok mafia pemula"jawab alex


"oke baiklah"ucap kevin


"kak gue udah meretas sistem pertahanan mereka kak"ucap viktor


"bagus"ucap holland datar


mana ada wanita yang mau sama kak holland ngomong aja datar dan kaku seperti itu batin viktor


"jangan bicara batin seperti, saya bisa tahu"ucap holland menyipitkan matanya pada viktor


jangan jangan kak holland cenayang gerutu daren


"n-nggak siapa yang membatin kaka, biasa aja tuh"dusta viktor


"terserah"


"STOP!!! viktor tunjukan bukti rekamannya"ucap alex


"baik bos"ucap viktor

__ADS_1


mereka pun mendengarkan pembicaraan tersebut


"bos bagaimana kalau kita serang markas RED HELLS sekarang"ucap bawahan satu


"BODOH!!!! jangan gegabah" ucap pria itu yang tak lain adalah ketua mafia black holl


"kita harus mempersiapkan semua dengan mantang dulu baru kita bisa serang markasnya, menurut informan saya, ketua merekan sudah datang di negara meksiko bos" ucap asisten black holls


"tapi bos tidak gampang untuk melumpuhkan holland kaki kanan alexander, benar apa kata wakil ketua bos kita harus persiapkan semuanya dengan mantang dulu bos"ucap bawahan dua


"persiapkan semuanya, seminggu lagi kita akan serang markasnya, saya hanya mau kelompok kita bisa singkirkan kelompok alexsander, HAHAHAHAHAH"ucap pria itu yang langsung beranjak dari tempat duduknya


"siap bos" ucap mereka serempak


setelah mendengarkan rekaman tersebut, alex geram dan ingin segera menyelesaikan masalah yang unfaedah ini


"persiapkan semuanya"ucap alex yang langsung beranjak dari ruangan rahasia


"siap laksanakan bos"


skipp


--------------------- Mansion David ---------------------------


alisa yang baru pulang dari sekolah, alisa melihat mansion papanya nampak sunyi, alisapun bergegas ke dapur bertemu dengan bi inem untuk menanyakan kebaradaan papanya


"bibi papa mana?" tanya alisa

__ADS_1


"tuan belum non, apa non lapar? biar nanti bibi siapkan makanannya non"ucap bi inem


"ya sudah bi, alisa belum lapar bi, oh ya bi tolong buatin alisa jus alvokad sama cemilan yah bawa di kamar alisa"ucap alisa yang balik badan menuju kamarnya


"siap non"ucap bi inem yang lanjut memasak makanan


sampai di kamar, alisa langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya yang sudah lengket karena beraktivitas seharian full bersama jenny.


setelah mandi alisa berganti pakaian tidurnya, saking capenya alisa pun minta tolong bi inem untuk urut badan badan yang sudah sakit


tok.... tok... tok...


"non ini bibi sudah bawa minuman dan cemilannya"ucap bi inem yang sedang memegang mapan yang berisi minuman dan cemilan yang di minta alisa


"iya bi bentar, alisa ada siap-siap dulu, bibi masuk aja pintunya nggak di kunci"ucap alisa yang masih bingung mau pakai pakaian apa


ceklek


bi inem masuk dan meletakan mapan yang berisi makanan dan minuman di atas meja


"non bibi permisi ya, bibi mau lanjut kerja dulu"ucap bi inem yang balik badan turun ke dapur tapi di cegah oleh alisa


"bibi bentar dulu bi, bibi urut alisa ya, badan badan alisa rasanya remuk karena habis jalan jalan sama jenny


"tapi non bagaimana dengan kerjaan bibi? bibi takut di marahi"


"bibi takut di marahi siapa? tante mayang?"tanya alisa, alisa yang melihat wajah bibi nampak pucat pasi

__ADS_1


__ADS_2