
Setelah 1 jam berlalu.
"eugh"Alisa adar dan melihat sekelilingnya.
ceklek.
Tante renata dan Mama Rose masuk ke ruangan VIP.
Alisa melihat wajah mamanya. 'apakah aku udah ada surga?'batin Alisa
Mama rose menghampiri Alisa. "Alhamdulilah Nak, kamu udab sadar"ucap Mama rose menyentuh wajah Alisa.
"Mama, Apakah Alisa udah ada di surga bersama mama?"tanya Alisa heran
__ADS_1
Mama Rose terkejut dengan pertanyaan Alisa. "Tidak Nak, Kamu masih hidup sayang begitupun dengan mama yang masih hidup, kamu lapar gak? mama suapi kamu yah"ucap Mama Rose.
Alisa menahan tangan mamanya. "Mama peluk aku Mah, Aku takut ini hanya mimpi aku bertemu mama"ucap Alisa
Mama Rose memeluk putrinya yang sangat I rindukan, Isak tangis menangis berdua memenuhi ruangan VIP, pelukan hangat yang begitu Alisa Rindukan.
"Hiiks... Hikss.. ternyata Mama Masi hidup hiikss.. hikss... Mama jangan tinggalin Alisa dan papa lagi, Alisa gak ada teman curhat lagi Mah. Mama kita pulang ke Indonesia ya! Alisa ingin kita berkumpul keluarga seperti dulu lagi Mah. ada banyak hal yang ingin Alisa ceritakan sama mama. Hiikkss..hikkss... Mah Alisa sangat menyanyangi Mama. Jangan pergi lagi yah Mah. Alisa dan papa gak bisa hidup tanpa mama"tutur Alisa
"Mama juga menyanyangi Alisa, Kamu harus cepat sembuh yah biar kita bisa pulang di Indonesia. Mama tau kamu itu wanita tangguh dan kuat seperti singa. sebaiknya kamu makan dan minum obat yah Nak"ucap Mama rose sambil mengecup pipi kiri dan pipi kanan alisa
Mama Rose mengambil bubur di atas meja dan menyuapi Alisa, setelah selesai sarapan Mama Rose mengambil obat dan menyerahkan pada Alisa agar Alisa cepat minum obatnya walaupun ada drama kecil di antara anak dan ibu tersebut.
Dimas juga memperhatikan raut wajah Alisa yang begitu bahagia karena bertemu dengan ibunya yang dulu dinyatakan meninggal tapi, Ia juga bertanya-tanya apakah yang didepan Alisa itu Ibu aslinya atau Ibu palsunya? Ia membuang pikiran negativnya. Dimas tidam ingin Alisa kembali bersedih.
__ADS_1
Tante Renata terharu melihat interaksi mereka berdua, Ia tidak menyangka ALLAH s.w.t secepat itu mempertemukan mereka berdua. Namun Ia harus bergegas berpamitan pada Rose dan Alisa untuk menemukan dalang penembakan Rose maupun Alisa.
"Ros, Tante pamit dulu yah ada urusan kantoe yang harus tante selesaikan dan untuk cucu necan (nenek cantik) yang paling cantik necan pergi dulu ya dan cepat sembuh"tutur Tante renata, Mereka berdua menganggukan.
"Dan untuk kamu Dimas tolong jaga mereka berdua sampai saya kembali"imbuh tante renata
"Ba-baik Tante"
Kepergian Tante renata membuat Dimas sedikit lega karena raut wajah tante renata begitu datar.
Mama Rose memulai ngobrol sama Alisa.
"Nak, mama sangat merindukan kamu dan papa kamu. Nak siapa pemuda itu yang duduk disofa? pacar kamu ya?"tanya Mama Rose
__ADS_1
Alisa terkejut dengan penuturan Mama Rose. "Bukan Mah, dia itu Dimas teman masa kecil Alisa, Mama lupa ya dulukan dimas laki-laki gendut Mah apalagi dulu pipinya tembem. Dimaskan anaknya Tante Reva dan Om Jordi, Itu loh teman ngerumpi Mama, hahaha. tapi mah orang tua Dimas udah meninggal dunia"jelas Alisa
"Astaga Mama shock Nak, pantas mama melihat wajahnya seperti mirip seseorang yang mama kenal rupanya wajah dimas perpanduan antara Reva dan Jordi, hahha!! Mama turut berduka cita atas meninggalnya Reva dan Jordi. Mama pikir Dimas itu pacar kamu Nak"imbuh Mama Rose.