
sementara di apartemen Alex
Alisa yang baru bangun dari tidur panjangnya
"eghk... gue dimana"ucap Alisa
Alisa yang belum sepenuhnya mengumpulkan nyawanya, celingak celinguk didalam kamar yang berukuran besar.
Alisa terkejut dengan pakaiannya yang sudah diganti baju ditidur
"AKKHH... BANGSAAT, SIAPA YANG BERANI MENGANTIKAN PAKAIAN GUE, GUE BUNUH LO MALAM INI JUGA, BAJ*NGAN"Teriak Alisa
emosi yang sudah mengebu-gebu, alisa keluar dari kamar dan mencari orang yang sudah lancang menganti pakaianya.
sementara Alex yang baru selesai bersih-bersihpun keluar bersamaan dengan Alisa.
"Honey kamu udah bangun"ucap Alex yang sumringah
tanpa aba-aba Alisa menghajar Alex
Plak..
Bugh..
"BAJINGAN KENAPA LO YANG GANTI PAKAIAN GUE. HAH.. LO KIRA GUE JAL*AG YANG BISA SEENAKNYA LO TIDUR, GUE GAK MAAFIN LO"Teriak Alisa yang frustasi
mendapatkan bogeman mentah yang dilayangkan Alisa, Alexpun hanya diam dan menerima pukulan itu.
bibi yang mendengar kegaduhan itupun segera berjalan dan meneceritakan semuanya agar tidak ada kesalapahaman.
"Maaf non, den, jangan bertengkar bibi sudah menyiapkan makan malamnya, mohon Maaf non Alisa bukan den Alex yang menggantikan pakaian non tapi bibi yang mengantikannya, maafkan bibi yang sudah lancang, tolong jangan marahin den Alex"jelas bibi
sehingga membuat Alisa diam seketika
"makanya jadi orang jangan lansung menjugde sebarangan, ini lo main pukul aja wajah gue, lo kira gak sakit, iishhh..."drama Alex
"ekhm... maaf bibi Al gak tau, maafin Al juga sudah marah-marah gak jelas, bibi al boleh tolong? tolong ambilkan kotak P3K biar nanti Al yang mengobat Alex"
"makasih non, sebentar bibi ambilkan dulu"
Alisapun mengangkat Alex agar duduk disofa
"sorry Lex gue gak tau"ucap Alisa yang merasa bersalah
"ini non kotak P3Knya bibi permisi kedapur yah, bibi mau menyiapkan makan malam dulu"ucap bibi
"iya bi"
bibi lansung balik badan menuju dapur
Alisapun telaten mengobati luka Alex, tanpa diduga jarak di antara mereka berdua semakin dekat, jantung Alisa berdetak tidak karuan, Alisa akui wajah Alex memang tampan dan mepesona.
"ishh.. honey pelan-pelan dong sakit"rengek Alex
"cih lebay lo"kesal Alisa
"honey jangan marah dong kan benara sakit pukulan kamu, kalo aku gak tampan lagi gimana? aku gak mau ya kamu mencari laki-laki lain"jelas Alex yang membuat Alisa memutar bola matanya
"Bacot, mendingan lo diam"tutur Alisa
didepan Alisa alex berubah menjadi kucing rumahan yang patuh pada majikan tapi kalo diluar Alex seperti singa yang siap memangsa.
"gue udah selesai obatin lo, gue lapar ayo kedapur kasian bibi yang sudah menunggu"
"uhhh... perhatiannya calon istriku, okay honey ayo, tapi suapin aku yah honey"
"yang sakit itu wajah lo bukan tangan lo jadi gak usah manja"kesal Alisa
sehingga membuat wajah Alex masam
"galaknya calon istriku, untuk gue cinta"batin Alex
__ADS_1
...----------------...
sementara di mansion Tuan David
kekhawatiran Tuan David pada Alisa karena Alisa belum pulang dari pagi hingga malam
mayang yang melihat kegelisahan di raut wajah Tuan David, mayanh menghampiri Tuan David dan sengaja mengompori tuan David agar tuan david membenci Alisa dan menyanyangi Audy seperti anak kandungnya sendiri
"mas kok gak masuk, mendingan kita makan malam dulu"tutur mayang
"hem"jawab tuan David
kini mereka telah sampai di meja makan
"mas kok gak makan?"tanya Mayang
"aku gak nafsu makan"
"kamu kenapa mas? kamu mikirin Alisa yang belum pulang? kan aku udah bilang Alisa itu keluyuran gak jelas, kamu terlalu memanjakannya, padahal kan besok masih Ujian kelulusan"jelas mayang
raut wajah tuan david kembali memerah
"tadi aku lihat Alisa jalan sama laki-laki om tapi aku gak tau laki-laki itu siapa"tambah Audy
Tuan Davidpun termakan omongan mayang dan Audy, nampak jelas raut wajah tuan David marah
"kalian lanjut saja makan saya mau kekamar"tutur tuan david
mayang dan audy terlihat wajah mereka berdua puas dan bahagia
bibi yang melihat kelakukan mayang dan audy hanya bisa berdoa
"ya allah semoga tuan David tidak termakan omongan dua nenek lampir itu"batin bibi
...----------------...
Keesokan harinya Tuan David bergegas pergi kekantor karena ada rapat mendadak
tiba di kantor
"hem, segera siapkan berkasnya dan tolong bilang sama OB buatkan saya kopi"ucap Tyan David
"Baik Bos"
tok.. tok..
"Masuk"
ceklek..
"ini tuan kopinya"ucap OB itu
"terima kasih"
"sama-sama tuan kalo gitu saya permisi tuan"ucap OB itu dan di anggukan tuan david
Setelah selesai membaca berkas untuk rapat, Tuan David memanggil Richard agar langsung ke ruang Rapat.
"selamat pagi Mr. paredes"
"selamat pagi juga Tuan David, lama tak jumpa"ucap Mr paredes
mereka berdua salaman dan memulai rapat.
-Mr. Paredes adalah teman kuliahnya Tuan David dan Fira, mr.Paredes pernah mencintai Fira namun Fira menolaknya karena Fira sudah lebih dulu jatuh cinta sama David
setelah jam makan siang, firapun datang ke kantor Tuan David dan mengantarkan makan siang yan dibuat khusus
"permisi mbak, saya mau bertemu dengan Tuan David"tanya Fira pada resepsionis
"bentar yah mbak saya beritahu asistenya dulu, maaf kalo bole tau nona ini siapanya tuan David?"tanya wanita itu
__ADS_1
"saya fira teman sekolahnya tuan David, asistennyapun sudah mengenal saya"tutur fira lembut
"baiklah, nona bisa tunggu di loby sebentar"
resepsionis itu mulai telepon ricardh dan memberi tahukan padanya
"maaf pak di loby kantor ada nona fira yang mau bertemu dengan Tuan David"
"langsung saja suruh dia keruangan Bos"
"permisi nona, ada sudah dibolehkan bertemu dengan tuan David"ucap resepsionis itu
"baiklah terima kasih"
Firapun bergegas berjalan menuju lift agar bisa sampai ke ruangan Tuan David
raut wajah bahagia firapun tidak bisa dipungkiri lagi
Tiba di depan Ruangan Tuan David
Tok.. tok...
"Masuk"
ceklek
"Ka-kamu"
fira terkejut melihat seseorang yang tidak asing didepan matanya
...----------------...
sementara di sekolah.
Silvi yang baru keluar dari rumah sakit dan langsung mengikuti ujian Kelulusan disekolah, bukan hanya itu saja ia sengaja keluar dari rumah sakit dan berangkat kesekolah agar bisa memepermalukan Alisa didepan umum agar Alex menjauhi Alisa
sedangkan Alex dan Alisa yang baru tiba di sekolah, mereka berdua datang kesekolah bareng.
para siswa-siswi yang melihat melihat mereka pun nampak iri termasuk geng Silvi dan Audy
sedangkat gang Alex dan Jeny nampak bahagia karena dua sejoli bisa berangkat kesekolah bareng
...----------------...
sementara di rumah sakit
"Nak apa ibu udah bisa keluar dari rumah sakit ini"tanya ibu rosita pada anaknya
"bentar yah bu, tian tanyakan dulu sama dokter".
saat tian mau keluar dari ruangan tiba-tiba dokter cantik masuk
ceklek...
"dok apa ibu saya udah boleh pulang?"tanya tian
"bentar ya saya periksa dulu pasiennya"
dokterpun memeriksa ibunya tian
"alhamdlilah ibu kamu udah sehat dan udah boleh pulang hari ini"ucap dokter cantik itu
"terima kasih dok"
"sama-sama, saya permisi ya mau memeriksa pasien lainnya, ibu harus banyak istirahat ya"tutur dokter cantik itu
"iya dok, terima kasih
dokter cantik itu menghilang dari pandangan tian dan ibunya.
"dengar apa kata dokter ibu harus banyak istirahat, jangan kecapean lagi"jelas Tian
__ADS_1
"iya nak"
"ibu diam disini nanti tian yang bereskan semuanya"ucap Tian dan di anggukan ibunya