Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 87


__ADS_3

Di kantor Tuan David.


jam menunjukan saatnya makan siang, Tuan david menutup laptop dan berdiri dari kursinya untuk berjalan keluar dari ruangannya.


Tuan david membuka pintu, Tuan david terkejut di depan pintu sudah ada Fira dan Tuan Vano (daddynya fira).


Tuan david mempersilahkan fira dan Tuan vano masuk ke dalam ruangannya.


"Silahkan masuk Tuan vano dan fira"ucap tuan david


mereka berdua masuk ke dalam ruangan tuan david. Tuan david mempersilahkan Tuan vano dan fira duduk.


"wah tuan david, ruang kerja anda sangat luas yah. baiklah Tuan david saya kesini ingin mengajak makan siang bersama mumpung sekarang masih jam makan siang. Apakah anda menerima tawaran saya tuan David?" tanya tuan vano


'wah. dad aku gak nyangka daddy melakukan ini padaku, thank you dad. aku bahagia banget dad' batin Fira dengan senyum mengembang.


Tuan david masih mempertimbangkan tawaran tuan vano karena ia sudah membuat janji dengan seorang klien. Ia tidak mengetahui klien yang dimaksud adalah Tuan Vano sendiri. Asisten Tuan david lupa memberitahukan nama klien tersebut.


"bagaimana Tuan David apakah anda menolak penawaran saya?"tanya Tuan Vano lagi


mau tak mau Tuan david harus menyetujui penawaran dari Tuan vano.


"baiklah saya setuju dengan penawaran tapi, sebelum itu saya minta maaf saya tidak bisa lama makan siang bersam anda karena saya ada janji dengan klien penting saya"jawab Tuan David.


senyum yang mengembang di bibir fira seketika luntur, ia berharap david mempunyai waktu yang banyak, wajah fira mulai masam.


Tuan vano yang melihat raut wajah putrinya masam. Ia mencoba membuat alasan lagi agar tuan david bisa mempunyai waktu yang banyak untuk putrinya, tuan vano tidak bisa melihat raut wajah putrinya sedih.


"Ekhmm"deheman tuan vano. "Tuan david, apakah asisten anda tidak memberitahukan tentang klien penting tersebut? atau mungkin asisten anda lupa untuk memberitahukan pada anda?"tanya tuan vano.


"tunggu sebentar tuan vano saya akan menghubungi asisten saya"jawab tuan david


Tuan david mengambil handphonenya di atas meja kerja. Tuan david langsung menghubungi asistennya dan memanggil asisten keruangannya.


tok..tok.. tok...


"masuk"ucap tuan david


ceklek.


Richard masuk di dalam ruangan tuan david. Ia terkejut melihat Tuan Vano karena Tuan Vano adalah klien penting yang ingin melakukan kerja sama di perusahaan Tuan David.


"Ada yang bisa saya bantu Tuan?"tanya Richard.


"Richard. Apakah kamu lupa memberitahukan pada saya siapa klien penting yang akan kita temui?"tanya Tuan David


"Maaf bos saya lupa memberitahukan anda, klien penting yang bernama Tuan stevano marcus yang sekarang berada di ruangan anda bos"jawab asisten richard.


betapa terkejutnya tuan David mendengar jawaban dari asistenya. karena Tuan stevano marcus yang dimaksud adalah daddynya fira. Iapun menerima tawaran dari Tuan vano untuk makan siang bersama sekalian membahas kontrak kerja sama.


"baiklah Tuan vano saya akan menerima penawaran anda dan sekalian membahas kontrak kerjasama kita Tuan. saya minta maaf atas keteledoran asisten saya karena lupa memberitahukan informasi penting ini"ucap Tuan David yang tidak enak hati dengan Tuan Vano.


"sebaiknya kita langsung saja ke restoran yang putri saya sudah boking"ucap Tuan Vano.


fira dan tuan vano berdiri dari sofa dan berjalan keluar dari ruangan Tuan david. disusuli Tuan david dan richard (Asistennya). mereka berangkat menggunakan kendaraan masing-masing.


...----------------...

__ADS_1


Bruukkkk...


bruukk....


Terdengar barang jatuh dari kamar Alex. mommynya Alex menghampiri kamar anaknya.


tok... tok...


tidak ada jawaban dari dalam kamar anaknya. mommynya Alex membuka kamar putranya. betapa terkejutnya melihat barang berserakan di kamar putranya. Ia melihat putranya yang sangat hancur kehilangan seseorang yang begitu berarti di kehidupannya. mommy Alex menghampiri Alex yang nampak kacau.


"Nak. sampaikan kamu begini terus Nak. mommy gak kuat melihat kamu seperti ini Nak. kamu harus kembali seperti Alex yang dulu mommy kenal, mommy yakin Alisa akan kembali padamu. Nak bangkitlah dari keterpurukam sudah 2minggu kamu seperti Nak. hikkss... hikkss.. maafkan mommy suda salah mendidik kamu hikkss.. hikkss... mommy mohon kamu jangan seperti ini Nak"ucap mommy Angel.


Alex tak kuasa melihat mommy Angel menitihkan air matanya yang begitu berharga, Alex sadar ia sudah jahat membuat mommynya menangis. Alex menghapus air mata di pipi mommynya.


"Mom, please don't cry mom. Maafin Alex yang sudah membuat mommy menangis, hiks.. hikkss.. mom Alex janji Alex akan menjadi putra kebanggaan mommy dan Alex akan membukti pada mommy kalo Alex bisa mendapatkan Alisa kembali, Alex tau Alisa adalah calon menantu kesayangan mom, hati Alex sakit melihat mommy menitihkan Air mata, maafkan Alex yang sudah durhaka pada mommy, Alex sayang mommy. asal mommy tau di hati Alex ada 3 wanita yang paling Alex sayangi, wanita pertama yang begitu spesial adalah mommy Angel wanita tanpa sayap dan hatinya baik seperti malaikat nama 'angel' cocok untuk mommy, wanita kedua adalah citra adik bontot Alex yang paling Alex sayang dan wanita yang ketiga adalah Alisa yang paling Alex cintai, Alisa yang selalu membuat hati Alex berbunga-bunga, Alisa yang selalu membuat Alex nyaman. mommy pegang ucapan Alex yah. Alex janji akan membawa Alisa di hadapan mommy dan daddy"jelas Alex panjang lebar.


"iya mommy percaya Nak, ya sudah kalo gitu kamu bersiap-siaplah mommy sudah memasak makanan kesukaan kamu nanti mommy memanggil maid untuk membersihkan kamar kamu"ucap mommy Angel yang langsung melepaskan pelukan.


...----------------...


sementara itu di taman negara S.


Alisa berdiri dari kursi panjangnya dan berlari ke seseorang yang dilihatnya. dimas mencegah Alisa pergi karena dimas khawatir Alisa kenapa-kenapa. karena di seberang sana terdapat seorang ibu-ibu dan pria berjas hitam.


Alisa yang melihat dimas mencegahnya, Alisa geram dan memukul dimas sekuat tenaga.


Bugh...


"jangan coba-coba mencegah gue dimas"ucap Alisa dengan tatapan yang mengerikan.


glek...


Alisa berlari menghampiri seorang ibu-ibu dan pria berjas hitam yang ada 5 orang. Alisa tidak takut sama sekali jangan 5 orang 10 orang ia mampu membuat mereka tidak akan membangun lagi.


Alisa menghampiri salah satu pria berjas hitam yang mempunyai postur tubuh tinggi berotot dan wajahnya seram.


"Permisi Pak, saya ingin bertemu dengan seorang ibu-ibu yang berada di sana"ucap Alisa dengan raut wajah datar


"maaf nona anda tidak bisa bertemu dengan nyonya saya"sarkas pria berjas tersebut.


Alisa mengepalkan tangannya sehingga membuat tanggannya memutih. dimas yang melihat Alisa dengan keberaniannya bukan hanya itu saja dimas melihat Alisa yang sudah mengepalkan tangannya itu tandanya ia sudah bersiap bertarung. Dimas menghampiri Alisa.


Alisa yang tidak terima dengan jawaban pria berjas tersebut langsung saja Alisa melayangkan pukulan pada pria berjas tersebut.


Bughh...


Bughh..


pria berjas hitam yang lain melihat temannya dipukul langsung saja membantu temannya. perkalihanpun terjadi. mau tak mau dimas membantu Alisa.


bugh...


bugh....


"Aargghhhh"


tendangan yang di layangka alisa pada dua orang pria berjas hitam.

__ADS_1


bugh...


"Aarghhh"


seorang wanita yang panik melihat pertarunga yang sengit itu. Ia langsung menelpon tantenya untuk menjemputnya. seorang wanita itu adalah rose (mamanya Alisa)


tutt...


"Tante tolong aku tan, Aku takut"ucap rose yang ketakutan


tante renata yang mendengar suara ketakutan dari ponakannya langsung saja secepatnya menghampiri ponakannya.


"baiklah tante akan kesana, kamu harus berlindung ke tempat yang aman"ucap tante renata. tante renata memanggil asistennya langsung bergegas menuju ketempat ponakannya berada.


mereka tidak sadar ada dua orang yang memanfaatkan perkalihan tersebut.


"hahahaha.... pengawal mereka sangat bodoh melawan 1 perempuan saja tidak becus. hahahaha"ucap pria bertopeng itu.


"kau benar saudaraku, mereka sangat bodoh.. hahahaha... siapkan senjata jarak jauh kita langsung saja menembak ponakan renata itu"ucap wanita bertopeng.


mereka berdua mempersiapkan sniper dengan peredam suara agar tidak ada yang mengetahui.


pengawal dari tante renata kewalahan melawan Alisa dan dimas. pengawal berlima langsung tepar dan tidak bisa bangun lagi ada 4 orang pingsan dan 1 orang meninggal di tempat karena ia mencoba menembak Alisa. Alisa yang melihat gerak gerik dari salah satu pengawal yang mencoba menembaknya langsun saja Alisa mengambil pistolnya dan menembak salah satu pengawal tersebut.


Tante renata yang baru tiba di tempat kejadian tersebut langsung mencari ponakannya. Tante renata melihat ponakannya yang bersembunyi di belakang pohon besar dengan tangan yang memeluk lututnya nampaknya ia sangat ketakutan melihat pertarungan tersebut.


tante renata menghampiri dan mencoba menenangkan ponakannya.


"Rose"panggil tante renata. Rose yang melihat tantenya yang baru tiba langsung saja ia memeluk ponakannya.


"Ta-nte aku takut tan-te"ucap rose gugup


"kamu tenang yah sayang tante disini akan melindungi kamu"ucap tante renata yang mencoba menenangkan ponakannya.


Tante renata melihat asistennya dan mengkode asistennya untuk mengakhiri pertarungan tersebut. asisten renata yang paham dengan kode yang dilayangkan tante renata langsung saja ia menghentikan pertarungab tersebut.


Dor...


Asisten tante renata menembak pistol ke arah Atas yang artinya perkelahian di hentikan. Asisten renata melihat pengawalnya ambruk di tangan 2 orang itu. Asisten tante renata langsung menghampiri mereka berdua.


"Kenapa kalian berdua tega memukul pengawal saya yang telah berjaga nyonya saya"sarkas jack (asisten tante renata)


"cih. pengawal anda saja yang bodoh dan tidak basic berkelahi sama sekali"ucap Alisa yang tak kalah geram.


"kau..."


tante renata menghampiri jack (asisten tante renata) dan kedua orang tersebut. tante renata masih memeluk ponakannya.


Alisa melihat dua orang yang menghampirinya. Alisa mematung di tempat seorang ibu yang begitu ia rindukan sudah berada di depannya.


ia berlari menghampiri dua orang tersebut. tante renata yang sudah mengetahui yang berada di depannya adalah cucu wanitanya yang pemberani dan tangguh. Ia langsung berbisik pada Rose.


"Ros. lihatlah putri kandungmu berada tepat didepanmu"bisik tante renata.


perlahan-lahan rose mengangkat wajahnya dan melihat putri kesayangannya berada tepat didepannya.


Alisa menghampiri mamanya dan memeluk mamanya yang begitu ia rindukan selama ini. wanita yang telah melahirkannya di dunia ini yang begitu berjuang antara hidup dan mati. Mereka berdua menangis dalam pelukan. tante renata yang melihat dua orang yang saling pelukan tak kuasa menahan air matanya.

__ADS_1


tanpa mereka duga seseorang yang sudah melepaskan anak peluru.


Dor..


__ADS_2