Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 14


__ADS_3

Skip


tiba di sekolah


"tumben lo datang sekolah tepat waktu biasanyakan lo datang telat"ucap jenny


"emang kenapa, masalah buat lo ha?"ketus alisa


"he, ogeb nggak usah ngegas kale"kesal jeny


"bacot lu"ucap alisa datar


"serah lu, ke kantin yuk gue lapar"rengek jeny


"hm"


"ngomong-ngomong sih audy mana? kok gue nggak lihat dia dari tadi ya?"tanya jeny


"nggak tau"jawab alisa


"lah kalian berduakan serumah, napa lo ngga bareng aja sama audy?"tanya jeny lagi


"males"jawab alisa datar


tiba di kantin


"lu mau pesan apa al?"tanya jeny


"bakso dan es teh"jawab alisa


"ya udah lo tunggu bentar gue mau pesanin makanan sama minuman dulu"ucap jeny


"hm"


setelah selesai memesan makanan dan minuman, jeny pun kembali ke tempat duduk


"nih, pesanan lo"ucap jeny seraya memberikan 1 mangkok bakso dan 1 es teh


"thanks"ucap alisa


"jadi lo ya yang nama alisa, cewek kampungan yang ngga tau diri"ucap silvi


silvi adalah anak dari kepala sekolah, dia bisa membuly siswa yang lebih cantik dari pada dia, dia tidak mau di saingin oleh siapapun, setiap ada masalah dia selalu melapor pada papanya dan papanya tidak segan-segan untuk mengeluarkan siswa/siswi yang membuat masalah sama silvi


next


"bacot"ucap alisa datar


"lo jangan macam-macam ya sama gue, gue bisa buat lo keluar dari sekolah ini juga"geram silvi


"udah sil sikat aja"ucap nara yang tak lain adalah geng silvi


"iya vi, hajar aja dia"ucap lita


"gue peringatin yah, lo jangan coba-coba ganjen sama calon suami gue"ucap silvi


"siapa calon suami lo?"tanya jenny


"alexander, napa lo nggak suka ha?"jawab silvi


"hahahaha, jangan ngehalu deh lo"tawa jeny


"bacot lo"ucap nara yang kesal


"apa lo nggak suka lihat gue ketawa hah?"pekik jeny


"kalau iya kenapa? ketawa lo mirip kuntilanak"ucap nara

__ADS_1


"woy bisa diam nggak hah?"teriak alisa


"heh ****** ngapain lo teriak-teriak hah? lo pikir kita budeg?"geram silvi


"gue peringatin mendingan lo dan antek-antek lo pergi dari sini sebelum kesabaran gue habis"ancam alisa


"hahaha, lu pikir gue takut sama lo"ucap silvi yang melayangkan tangan untuk menampar alisa, namun sebelum tangan silvi menampar pipi alisa, tangan kekar alex langsung mencegah


"jangan coba-coba sentuh calon istri gue dengan tangan kotor lo"geram alex


"A-alex dia yang duluan cari masalah dengan aku"rengkek silvi


"heh ulat bulu, jelas-jelas lo yang cari masalah duluan sama alisa"ucap jeny


"heh lo buta ya, sahabat lo tu yang cari masalah sama putri sekolah ini"ucap lita


"iddih dasar antek-antek ulat bulu"kesal jeny


"sayang lo ngga apa-apakan?"tanya alex pada alisa


"sayang,sayang, lo gila ya ha"geram alisa


"kita pergi aja yuk sayang, gue nggak mau lo kenapa-kenapa"ucap alex


"males, gue mau lanjut makan"ucap alisa yang langsung duduk dan menikmati makanan yang tengah tertunda


"heh ulet bulu dan para antek-anteknya pergi lo dari sini"ucap jeny


"cih bacot lo"ucap lita


"ya udah kita balik ke kelas yuk, ada 2 wanita ****** yang sedang mangsa"ucap nara


"jaga ucapan kalian"pekik jeny


"yuk cabut gue nggak sudi lama-lama sama kamseupay"ucap silvi


"pergi lo dari hadapan gue sekarang"bentak alex


"ayo guys kita pergi"ucap silvi


lihat aja alisa gue akan balas lo batin silvi


skiip


setelah jam pulang sekolah, alisa bergegas pulang secepatnya


"al lo mau ke mana?"tanya jeny


"gue mau ke makam mama gue jen"jawab alisa


"ya udah, lo hati-hati ya, sorry gue nggak bisa nemanin lo, soalnya bokap gue udah jemput"ucap jeny seraya pergi meninggalkan alisa


brum brrum


ciiit


tiba di pemakaman


"assalamu alaikum, mamakuh tercinta dan tersayang, apa kabar mah? pasti mama sudah tenang di surga ya, mah lisa mau curhat sama mama, mama tau nggak lisa sangat merindukan mama hiks hiks, mah semenjak kepergian mama lisa selalu kesepian, papa sekarang sudah jarang pulang ke rumah, sedangkan di rumah ada 2 ular sawah mah, mah doain alisa dan papa biar secepatnya mendapatkan otak dibalik pembunuhan mama, mah lisa mau jujur di mama kalau ada anak laki-laki yang selalu kejar-kerja lisa, apakah dia jodoh lisa yah mah? hahah kan nggak mungkin kan mah, mama yang tenang disurga yah mah, Aamiin, I MISS YOU SO MUCH mama"ucap alisa seraya menghapus air mata yang telah membasahi pipinya


namun tak di sangka-sangka suruhan dari mayang yang dari tadi mengikuti jejak alisa dan bawahan tersebut segera melaporkan pada mayang


tut


tut


(halo bos, saya sudah tau dimana alisa berada) ucap bawahan itu

__ADS_1


"kemana dia?"tanya mayang


(dia pergi ke tempat pemakaman bos, saya tidak tau pemakaman siapa yang dia jumpai)


"ya sudah kalau gitu kamu lanjut saja awasi anak sialan tuh, bila perlu buat dia kecalakaan sekarang"pekik mayang


(baik bos)


setelah dari pemakaman alisa bergegas menuju ke mansion ayahnya


tiba di mansion


"non udah pulang? bibi siapkan makanan ya untuk non"ucap bi inem


"nggak usah bi, alisa nggak lapar alisa ke kamar dulu ya bi"ucap alisa yang berjalan menuju ke kamarnya


"nak alisa udah pulang ya, kok pulangnya nggak bareng audy"tanya mayang


"nggak"jawab alisa datar


"ya sudah kamu istrihat ya, tante akan membuatkan sup ayam kesuakaan kamu"ucap mayang


"nggak perlu"ketus alisa


"baiklah tante permisi dulu"ucap mayang yang berlalu pergi meninggalkan alisa


"terserah"gumam alisa


ceklek


"dasar anak sialan, nggak tau diri, biking emosi saja lihat tingkahnya yang selalu kurang ajar sama saya, ini tidak bisa di biarkan, saya harus membuat rencana biar anak sialan itu turuti perintah saya"kesal mayang yang langsung menelpon anak buahnya


tut


tut


tut


(halo bos)


"lakukan tugas kalian sekarang, saya ingin anak sialan itu harus mati malam ini juga"emosi mayang yang sudah mengebu-gebu


(baik bos)


"hahahahahaha sebentar lagi kamu akan mati anak sialan, dan audy yang akan menjadi pewaris kekayaan orang tua kamu, hahahaahh"


skip


di dalam kamar alisa


alisa yang sudah selesai membersihkan dirinya


drttttt


drrttt


"siapa sih yang mengganggu ketenangan gue"kesal alisa


(halo bestiie, lo di mana? jalan yuk gue bosan di rumah terus) rengek jeny


"gue sibuk"jawab alisa


(gue nggak mau tau lo harus temanin gue jalan, titik nggak pake koma, gue jemput lo sekarang)


tut


"cih dasar teman laknat"umpat alisa

__ADS_1


__ADS_2