Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 76


__ADS_3

perjalanan yang di tempuh selama 4 jam untuk sampai ke kota J.


Alex yang sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Alisa dan menjelaskan semuanya. Alex tidak mau hubungannya dengan Alisa berakhir begitu saja.


sebelum tiba di mansionnya Alisa, Alex pergi kemarkasnya terlebih dahulu.


setelah perjalanan yang cukup panjang rombongan Alex tiba di kota J, Alex berpisah dengan rombongannya, mobil Alex berbelok ke kanan jalan yang menuju ke markas utamanya.


deren dan kevin melihat mobil Alex berbelok, mereka berdua satu pemikiran yaitu Alex segera mencari bukti untuk membuktikan pada Alisa jika iya bukan lelaki br*ngs*k yang di tuduhkan Alisa.


jenny yang melihat Alex berpisah dari rombonganya, jenny bertanya pada sang kekasih (deren).


"deren, kenapa Alex mobil alex berpisah dari kita?"tanya Jenny.


"biarkan saja itu urusan dia kita tidak usah ikut campur"jawab deren, jenny tau deren sedang menyembunyikan sesuatu tapi ia tidak mau lanjut bertanya lagi.


sedangkan di mobil kevin, Audy yang juga meliha mobil Alex berpisah dari rombongannya, Audy mengurungkan niatnya untuk bertanya pada kevin, karena audy melihat wajah datar kevin di kaca mobil.


audy mengambil ponselnya dan mengirimkan pesannya pada bundanya.


"bund rencana bunda berhasil membuat hubungan Alex dan Alisa berantakan, aku senang sekali bunda"


...send...


"bunda senang dengarnya jika rencana kita berhasil" balasan chat dari mayang


...send...


"iyah bund, kalau gitu bunda cepat pulang aja dan kita akan membuat drama lagi"ucap Audy


...send...


"baiklah Nak, bunda akan pulang sekarang dan bunda akan menunggu kedatanganmu"balas mayang


...send...


"oke bunda sayang 😘😘"


...send...


setelah selesai bertukar pesan dengan bundanya, Audy menaruh ponselnya kembali ke dalam tasnya.


'akhirnya gue bisa mendapatkan Alex seutuhnya'batin Alisa dengan senyum smirk

__ADS_1


'gue harus cari cara agar gue bisa habis biar Alex percaya sama gue, tapi gimana caranya gue bisa cepat hamil'batin Audy yang memijat kepalanya.


nara yang melihat Audy memijat kepalanya, nara langsung menyapa audy.


"audy lo kenapa? lo pusing?"tanya nara


kevin yang hanya melihat dari cermin mobilnya ia tidaj peduli sama sekali


"aku gak apa-apa nara, kalau udah nyampe tolong bangunkan aku"ucap audy yang langsung menutup matanya secara perlahan


'dasar tukang drama'batin silvi.


...----------------...


Alisa yang merasa langsung bangun tak lupa ia mencuci wajahnya di kamar mandi.


setelah selesai mencuci wajahnya, Alisa membuka pintu dan keluar dari kamarnya, Alisa menuruni tangga dan melihat semua yang sudah berkumpul di meja makan, Alisa lansung menghampiri keluarganya.


Tuan david,richard,velia,devan,dan bibi yang terkejut melihat kehadiran Alisa, merekapun bertanya-tanya kapan Alisa sampai di rumah.


Alisa yang melihat tatapan mereka, Alisa merasa heran. Alisa menghampiri mereka yang berada di meja makan.


Tuan david langsung melayangkan berbagai pertanyaan.


"Nak sejak kapan kamu tiba di rumah? siapa yang antar kamu pulang? apakah liburan kamu berkesan? apa saja yang kalian lakukan di villa Alex? kenapa mata kamu sembab? siapa yang membuat kamu nangis?"cerca Tuan david dengan berbagai pertanyaan.


Alisa yang jenuh dengar pertanyaan papanya.


"papa kalau mau bertanya itu harus satu-satu jangan rentetan seperti, alisa bingung mau jawab yang mana"ucap Alisa


"sudah-sudah jangan dengarkan papamu sebaiknya kamu makan dulu sayang, tante udah isikan makanan di piringmu, silahkan duduk dan habiskan makanan yang di piringmu"ucap velia


"terima kasih tante, Alisa sayang tante 😘"ucap Alisa memeluk tantenya.


merekapun makan siang dengan damai dan tentram.


...----------------...


Alex yang baru tiba di markas utamanya, Alex turun dari mobilnya dan alex berjalan masuk ke markasnya.


anak buah Alex yang melihat kedatangan bosnya langsung menundukan pandangan mereka, sedangkan Holland,viktor dan johan sudah menunggu kedatangan Alex. mereka mengikuti langkah Alex dari belakang, mereka tiba di ruangan rahasia.


mereka berempat duduk di sofa, holland yang melihat wajah Alex kembali dingin dan datar, halland mulai membuka obrolan

__ADS_1


"Bos, apakah terjadi sesuatu selama di villa, sehingga membuat sikap bos kembali ke setelan awal?"tanya holland to the point.


"Hm, saya ingin kalian mencari bukti 2 hari yang lalu di villa saya"jawab Alex.


Alexpun menceritakan kronologi kejadian 2 hari yang lalu di villa, Alex segera memerintahkan viktor untuk meretas CCTV yang berada di villa.


viktor yang mendapatkan tugas dari bosnya langsung jari viktor mengambil laptop tersayangnya dan jari-jari viktor menari dengan leluasa di atas keyboard laptop.


setelah 1jam viktor yang selesai meretas CCTV di vila bossnya, viktorpun terkejut dengan aksi wanita yang berada di dalam CCTV, viktor langsung menyerahkan laptop pada bossnya agar boss sendiri yang menonton video CCTV yang telah diretas.


Alex menggepalkan tangannya sehingga tangannya memutih, ia marah apa yang di lakukan Audy sudah keterlaluan, Alex segara menyuruh viktor untuk mengirim video itu di ponselnya.


holland yang melihat emosi Alex langsung saja holland menghentikan Alex.


"Tunggu, bos jangan dulu gegabah kita ikuti permainnya, bos tenang saja saya yakin nona Alisa masih mencintai bos dan saya juga yakin hubungan bos dan nona Alisa kembali seperti semula"ucap holland


"baiklah saya akan mengikuti saran kamu, terus pantau gerak gerik Audy wanita yang ada didalam video CCTV, saya serahkan tugas ini pada kalian bertiga, saya harus segera pulang"ucap Alex yang langsung meninggalkan mereka bertiga di ruangan rahasia.


Alex keluar dari markas utamanya dan berjalan menuju garasi mobilnya, Alex mengeluarkan mobil dari garasinya, mobil alex keluar dari gerbang markas utamanya.


Alex menacapkan gas.


bruumm... bruummm...


...----------------...


sementara di rumah Tian.


Rosita yang berada di taman yang dipenuhi bunga lavender,bunga tulip,dan bunga-bunga lainnya


Rosita yang tidak sabar bertemu dengan ponakannya, rosita tidak menyangka perempuan yang membawanya kerumah sakit adalah ponakannya sendiri.


Tian yang melihat ibunya berada di taman bunga tian langsung menghampiri ibunya.


"Ibu ada yang ingin tian sampaikan pada ibu dan tian juga meminta saran dari ibu"ucap tian


"silahkan Nak, ibu siap mendengarkan curhatan anak bujang ibu, hehehe"ledek Ibu.


"jangan meledek tian ibu, ibu mau dengar gak, kalau ibu gak mau dengar ya sudah tian pergi aja"ucap tian yang sengaja ngambek.


Rosita tertawa melihat tian yang gampang ngambek.


"hahaha... tian.. tian... kamu udah gak cocok ngambek malu sama umur kamu yang bentar lagi 30tahun"ledek ibu rosita lagi

__ADS_1


"terserah ibu"ucap Tian


"ya sudah kamu mau cerita apa sama ibu?"tanya ibu rosita


__ADS_2