Pesona Alisa

Pesona Alisa
Bab 58


__ADS_3

"Sebenarnya Alex ingin setelah lulus sekolah Alex ingin daddy dan mommy melamar Alisa tapi sebelum itu, Alex ingin membuka perusahaan baru agar nanti setelah lulus sekolah teman-teman Alex bisa bekerja di perusahaan, Alex harap daddy dan mommy setuju dengan keputusan Alex"ucap Alex


Tuan Robert dan istrinya terkejut dengan ucapan Alex


"holleee, Abang akan menikah dengan kaka cantik, tenang aja bang citla setuju"tutur citra


"cih dasar bocil main jawab saja pertanyaan orang dewasa, sudah sana kamu lanjutkan lagi main sama sus"kesal Alex pada adiknya


"belisik, dasal abang gak ada akhlak"tutur citra sehingga membuat Alex melototkan matanya


"astga kenapa adik gue berbicara seperti itu, fix adik gue udah gak bocil lagi"batin Alex yang mengelengkan kepalanya


"jadi gimana dad, mom, tanggapan kalian"


daddy ingin angkat bicara namun pembicaraannya di potong mommy


"ekhm... tangapan mommy setuju-setuju saja tapi menurut mommy bagaimana kalo kalian bertunangan dulu?"tanya mommy


"kalo itu Alex setuju mom tapi apakah Alisa akan mau bertunangan sama Alex"ucap Alex


"kamu tenang aja Nak, Alisa itu urusan mommy"


"yeey,, makasih mommy, mommy memang mommy terbaik didunia ini, Alex sayang mommy"ucap Alex yang langsung mencium pipi kiri dan pipi kanan mommynya sehingga membuat Tuan Roberto cemburu


"Hey Nak, kenapa kamu mencium istri mommy! cih dasar anak gak ada akhlak"kesal Tuan Roberto


"Apaan sih dad, anak sendiri kok cemburu, mom mendingan mom cari daddy baru aja Alex akan merestuinya"jelas Alex sehingga membuat tuan Roberto geram


Alex melihat raut wajah daddy memerah langsung Alex mencari langkah seribu agar lari dari omelan daddynya


"DASAR ANAK GAK ADA AKHLAK"Teriak Tuan Roberto emosinya sudah mengebu-gebu


citra yang mendengar daddynya teriak langsung citra membalas teriakan daddynya


"DADDY BELISIK"Balas teriak Citra pada daddynya


Tuan Roberto yang mendengar putri kesayangannya berteriak langsung mengaruk tekuk lehernya


"cih anak sendiri masih cemburu juga, Hadeh, minggir mommy mau ke kamar"ucap mommy Alex.


Tuan robertopun mengikuti langkah istrinya dari belakang


...----------------...


Setelah 2 bulan


kini seluruh siswa-siswi bersiap mengahadapi ujian kelulusan


sekolah high school nampak sunyi karena semua murid sedang ujian kelulusan.


waktu terus berjalan hingga bel berbunyi yang pertanda seluruh siswa pulang


"woy, Al gimana ujiannya lo bisa isi semua kan?"tanya Jenny

__ADS_1


"Hmm"balas Alisa


"cih, jawab yang benar dong, kesal gue lama-lama"


Alisa memutar mata malasnya karena mendengar ocehan sahabatnya yang tidak berhenti


tanpa diduga mereka berpapasan dengan geng ulat bulu


"Minggir lo, dasar gadis miskin"sinis silvi


"heh, cabe-cabean mulut lo dijaga ya, yang miskin itu lo bukan Alisa"geram Jenny


"halah, miskin aja belagu, cuih minggir gak sudi gue dekat-dekat sama kelas rendahan seperti kalian"ucap silvi yang langsung menyenggol bahu Alisa tapi tidak sedikitpun Alisa terlihat goyah


"Al kok lo nyantai gitu sih, cih harusnya lo buat perhitungan sama mereka"geram Jenny


"lihat aja nanti, daripada lo ngomel gak jelas mendingan kita ke kantin aja, gue udah lapar"


Alisa yang melihat geng silvipun nampak acuh dan tak peduli begitupun dengan silvi karena ada urusan yang lebih penting yaitu bertemu dengan ayahnya diruanga kepala sekolah


tiba didepan ruangan kepala sekolah


"kalian tunggu di sini, biar gue yang masuk"ucap silvi


tok... tok...


"masuk"


ceklek..


"tolong apa Nak, cepat katakan ayah masih sibuk"


"tolong buatkan nilai aku lebih tinggi dari pada Alisa atau bila perlu ayah buat aja aku juara 1 umum pas kelulusan nanti"jelas Silvi


"ayah gak bisa bantu kamu, ayahkan sudah bilang kamu harus rajin belajar agar nilai kamu bagus tapi, apa kamu malah seenaknya pergi shopping dengan ibu kamu"ucap ayahnya silvi


"oke kalo sampai ayah gak bantu aku lihat saja aku akan membeberkan perselingkuhan pada ibu"ancam Silvi


"jangan coba-coba, ya sudah nanti ayah usahkan, sekarang kami keluar jangan ganggu ayah lagi"tutur ayahnya silvi


"dasar ayah gak guna"batin Silvi


setelah selesai berbincang dengan ayahnya, silvi keluar dan mengajak dua temannya pergi ke kantin


sampai dikantin mereka bertega melihat gang Alex duduk bersama dengan Alisa dan Jenny


silvi merasa hatinya panas melihat kemesraan Alex dan Alisa, tanpa diduga audy yang baru sampai di kantinpun melihat pemandangan yang sama tapi audy tidak berani membuat keributan apa lagi masih ada Alex, audy melirik silvi yang sudah menahan gejolak amarahnya, audypun mendekati silvi dan memanasinya


"Apakah lo akan menyerah gitu aja melihat kemesraan mereka berdua"bisik Audy


"diam lo"sinis silvi


"silvi.. silvii.. masa sih lo harus kalah dengan Alisa sialan itu, gue kalo jadi lo gue bakalan buat keributan di kantin itu bahkan gue akan melabrak alisa"bisik Audy lagi

__ADS_1


silvi yang mendengar bisikan audypun langsung bergegas menuju tempat duduk yang diduduki gang Alex dan alisa, lita dan nara mengekori silvi dari belakang sedangkan audy hanya bisa memantau dari jauh


silvi yang tak kuasa menahan gejolak amarahnya langsung memukul meja


braakk...


"woy santai dong"ucap kevin


"diam lo"ucap Silvi


"heh, ******, lo gak pantas mendekati Alex asal lo tau Alex milik gue dan sebentar lagi Alex akan menjadi suami gue dan perempuan yang tidak tahu diri lo itu hanya perempuan miskin yang gak guna, lo gak bisa di ajar sopan santun yah sama orang tua lo! atau jangan-jangan nyokap lo adalah wanita murahan yang mengoda milik orang lain"cerca silvi pada Alisa


membuat seluruh siswa-siswi yang berada di kantinpun menonton perdebatan mereka.


Alisa yang tidak terima mamanya dihina oleh orang lain, Alisa mengepalkan tanganya sehingga membuat tangannya putih dan membuat wajahnya merah, Jenny yang melihat perubahan pada Alisapun jenny takut begitupun dengan Alex,kevin,dan daren mereka tidak berani bersuara jika Alisa sudah marah


Alisa melayangkan tamparan dan pukulan yang bertubi-tubi tidak ada yang bisa menghentikan Alisa


plaak...


plakk..


bughh..


bugh...


Silvi hanya berteriak


Aaaakkhh..


"Lo bisa hina gue sampai lo puas, tapi lo gak berhak menghina nyokap gue, lo harus mat* di tangan gue jal*ng"


Alex yang melihat silvi yang tidak berdaya Alexpun langsung memeluk Alisa dari belakang.


jennypun ikut membantu mengangkat silvi


"awas jangan sentuh gue ALEX, gue ingin dia mat* di tangan gue, karena dia sudah lancang menghina nyokap gue"ucap Alisa yang penuh dengan emosi, alex yang tidak kuat melihat kerapuhan Alisa, Alexpun membalikan tubuh Alisa dan membawa Alisa kepelukannya agar Alisa bisa menangis sepuasnya.


"BUBAR KALIAN SEMUA"Teriak Alisa


Jenny,kevin,daren,lita dan nara membawa silvi ke ruangan UKS.


Audy yang nampak menikmati pertunjukan ia nampak bahagia melihat Alisa rapuh ia merasa belum puas jika belum melihat Alisa hancur sehancurnya.


"cih.. ini baru awal dari kehancuran lo Alisa, lihat aja gue akan buat lo menderita seumur hidup lo"gumam Audy


mendengar keributan yang terjadi ayahnya silvi bergegas menuju UKS untuk melihat kondisi anaknya.


"apa yang terjadi ada anak saya? siapa yang berani memukul anak saya seperti ini? JAWAB"teriak ayahnya silvi


"ma-maaf pak yang membuat silvi babak belur adalah Alisa"ucap Lita


"suruh Alisa menghadap saya sekarang"

__ADS_1


"Baik pak"ucap lita dan nara secara bersamaan


__ADS_2