
...Besti-bestieku yang cantik dan tampan juga baik hati terima kasih atas like dan komennya, jangan lupa berikan rating ⭐ 5 yah pada novel aku ini, setelah novel "PESONA ALISA" selesai aku akan membuat karya kedua aku yang berjudul "PACARKU POSESIF", Stay toon yah bestie-bestie Aku 🙏😊😊......
...----------------...
*Flashback*
Alisa memeluk mamanya yang sangat ia rindukan, ia membuka mata perlahan dan melihat leser merah di dada mamanya.
dor...
satu tembakan telah di keluarkan peluru laju sangat cepat Alisa mendorong mamanya agar mamanya tidak terkena tembakan, beruntung peluru itu hanya bisa terkena bahu Alisa, darah segar mengalir dari bahu Alisa.
Rose,tante renata,dan dimas seketika syok melihat Alisa terkena tembakan
"ALISAAAA" teriak Dimas, dimas menghampiri Alisa.
begitupun mama rose dan tante renata ikut menghampiri Alisa, Tante renata segera menelpon ambulance.
Mama rose menghampiri Alisa.
"Nak, kamu terluka sayang. darah kamu terus keluar, mama gak mau kehilangan kamu Nak"ucap mama rose dengan tangisan
tak kuat melihat mamanya menangis Alisa segera memeluk mamanya dan berkata. "mah Alisa gak apa-apa ini hanya luka kecil bentar lagi juga sembuh"ucap Alisa dengan wajah yang sudah pucat ia kehilangan kesadarannya di saat memeluk mamanya. Mama rose menangis sejadi-jadinya ia tak kuasa melihat wajah putrinya pucat dan tak bergerak sama sekali.
Mobil ambulance yang baru tiba di taman.
__ADS_1
para medis turun dan mengangkat Alisa ke dalam mobil ambulance, mama rose selalu di samping Alisa. dimas yang ingin ikut ke dalam mobil ambulance namun di cegah oleh tante renata.
"kenapa anda tahan saya? saya ingin menemani sahabat saya tante, tolong jangan cegah saya"ucap dimas
"saya sengaja cegah kamu untuk tidak masuk kedalam mobil menemani cucu saya karena saya ingin ia cucu saya bisa lebih banyak waktu dengan mamanya, saya harap kamu mengerti dan kamu bisa ikut dalam rombongan saya. kita akan ke rumah sakit xxxx"ucap tante renata yang langsung menarik lengan dimas agar masuk ke dalam mobil tante renata.
rombongan tante renata terus mengikuti mobil ambulance menuju rumah sakit xxxx.
Tiba di rumah sakit yang terkenal dinegara S
para petugas medis membawa pasien keruangan UGD.
"mohon maaf nyonya dilarang masuk demi kesehatan pasien"ucap sus
rombongan Tante Renata yang baru tiba di rumah sakit terkenal tersebut. Tante Renata melihat ponakannya khawatir dengan putri kesayangannya. Tante Renata menghampirinya.
Tante Renata memeluk ponakannya agar kesehatan ponakannya tidak drop.
*Flashback off*
...----------------...
Makan siang yang sedang berlangsung, tiba-tiba saja gelas yang dipegang Tuan David jatuh dan pecah, perasaan tidak enak, ia mengingat putrinya yang belum pulang liburan. Ia minta permisi pada Tuan vano untuk pergi ke toilet guna menelpon putri semata wayang.
"Maaf Tuan vano saya permisi ketoilet"ucap Tuan david yang berlalu pergi meninggalkan tuan vano dan fira
__ADS_1
"silahkan Tuan David"ucap Tuan Vano.
Tuan david mencoba menelpon nomor putrinya namun hasilnya nihil, perasaan Tuan david semakin tidak menentu, rasa khawatir pada putrinya semakin kuat. Ia langsung menelpon bawahannya yang telah mengikuti Alisa dari jarak jauh.
Tut.. tut..
"Hallo Bos"ucap bawahan Tuan David
"Bagaimana keadaan putri saya di sana?"tanya Tuan David
"Ma-maafkan kami bos, kami lalai menjaga Queen"jawab bawahannya
"Maksud kalian apa, HAH!! cepat katakan sekarang apa yang terjadi dengan putri saya"sarkas Tuan David
"B-Bos Queen sedang berada di rumah sakit xxxx di negara S bos, karena queen mengalami luka tembak akibat menolong seorang ibu-ibu bos. saya tidak tau ibu-ibu itu siapa tapi menurut penglihatan saya queen sangat bahagia bertemu dengan ibu-ibu itu bos bahkan Queen menangis saat memeluk ibu-ibu tersebut"jelas bawahannya.
Tuan david terkejut dengan penjelasan bawahannya. Ia nampak berpikir keras siapakah ibu-ibu itu? Apakah istrinya? tapi tidak mungkin istrinya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu.
"Kirimkan alamat rumah sakit yang sedang merawat putri saya, SEKARANG. setelah itu kalian akan mendapatkan hukuman karena tidak becus menjaga putri saya. PAHAM"sarkas Tuan David
"Ba-baik bos kami akan menerima hukumannya dan saya akan mengirimkan Alamat rumah sakit tersebut"
"Hm"ucap Tuan david yang langsung mematikan teleponnya.
Bersambung...
__ADS_1