
------------ flashback on --------------
"bibi papa kemana? rumah kok sepi"tanya alisa
"bibi tuan david kemana? ada berkas yang harus tuan tanda tangan"ucap richard asisten david
"anu tuan non, tu-tuaan david"bi inem yang ingin menceritakan hal tersebut pada richard dan alisa
"bi ngomong yang jelas papa ke mana?"tanya alisa lagi
ada yang tidak beres batin richard
kenapa bibi gemetar seperti itu, apa jangan-jangan ada sesuatu yang terjadi sama papa batin alisa
"bibu jawab ke mana papa"ucap alisa yang sudah menahan kesalnya
"maaf kan bibi non, bibi ingin menceritakan tapi bibi di ancam nyonya mayang, hiks hiks"ucap bi inem dengan tangisan
"bibi tenang saja, alisa akan melindungi keluarga bibi"ucap alisa
bi inempun menceritakan semua kejadian tersebut pada alisa dan richard
mereka berdua sangat terkejut mendengar penuturan bi inem
bangsat berani-beraninya tante mayang melakukan hal sekeji itu pada papa, tunggu pembalasan saya tante mayang batin alisa yang terselut emosi
dasar tidak tau diri batin richard yang tak kalah emosi
"terima kasih atas informasinya silahkan bibi balik kerja lagi"
__ADS_1
"mari non kita bergegas ke kamarnya tuan david sebelum tuan semakin larut dalam penyelasannya
-------------------flashback off --------------------
sial kenapa mereka berdua bisa ada di sini batin mayang
"uncle, segera telpon dokter tian sekarang"
"baik non"
tut
tut
(segera ke rumah tuan david sekarang, tuan david sedang terluka) ucap richard
skip
"non saya sudah menelpon dokter tian"ujar richard
"baik uncle, untuk sementara ini uncle jagain papa dulu, nanti urusan tante mayang biar alisa yang urus"ucap alisa yang menatap tajam mayang, mayang yang tersadarpun hanya bisa menelan ludah gleek
"ba-baik non, saya permisi dulu"ujar richard yang sedang mebopong david menuju kamar mandi
"hiks hiiks, alisa papa kamu sudah menodai tante, hiks hiks apa yang harus tante lakukan?"tanya mayang dengan tangisan tipu
"cih tante tante, tante kira saya bodoh yang tidak tau apa-apa hah? TANTE SENGAJAKAN MENJEBAK PAPA SAYA"geram alisa pada mayang
nampak nyali mayang menciut kala mendengar teriak alisa dengan tatapan yang dingin dan sangat kejam
__ADS_1
alisa yang gerampun mengangkat tangannya untuk menampar mayang
plak
tampar pipi kiri
plaak
tampar pipi kanan
"Ta-tante ti-tidak me-menjebak tu-tuan da-david"ujar mayang terbata-bata
"hiks hiks, gimana kalau tante hamil alisa, hikks hikks apa kata orang-orang tentang papa kamu yang tidak mau tanggung jawab"sambung mayang
"tante tenang saja saya akan mencari bukti agar tante tidak menfitnah papa saya"ucap alisa
audy yang mendengar keributan di kamar tuan david, audy langsung dengan langkah cepat menuju ke kamar david
"apa yang terjadi bunda,alisa? kenapa bunda tidak berpakaian sama sekali?"tanya audy yang nampak kebingungan
"audy sayang hiikks hiiikkks bunda di nodai oleh tuan david, hiikkss hiikksss, bunda takut tuan david tidak mau tanggung jawab"ujar mayang yang masih menangis
"bunda tenang ya, audy yakin kok tuan david akan tanggung jawab sama bunda"lirih audy pada alisa
"ciih jangan harap papa akan mau bertanggung jawab, karena saya tau papa saya tidak akan melakukan hal sekeji itu"tegas alisa
di saat perbincangan ketiga wanita tersebut, david yang sudah sadar dari bubuk laknat itu, dia berjalan menuju walk in closet untuk mengganti pakaian yang basah
ceklek
__ADS_1