
target terkunci bos, tapi ada satu masalah lagi bos, bukan hanya kami yang mengikutinya tapi ada orang lain lagi yang juga mengikutinya ucap bawahan mayang
"bunuh mereka yang coba coba ganggu rencana kita"jelas mayang
siap bos
skiip
alisa yang tidak mengetahui kalau ada yang mengawasi dia dari jarak jauh
mereka berdua nampak menikmati makanan dan minuman yang sudah sedia atas meja
"al gue mau curhat sama lo"ucap jenny
"silahkan"
"gue sebenarnya suka sama kevin al tapi gue takur kalau kevin sudah mempunyai pacar,al lo kan tau gue nggak pernah jatuh cinta sama laki laki mana pun tapi setelah gue perhatikan kevin beda dengan laki laki di luaran sana, lo bantu gue ya biar gue bisa jadia gitu sama dia"jelas jenny.
"nanti gue usahin biar lo bisa jadian sama kevin"ucap alisa yang masih memotong mie ayamnya
"thank you bestie gue yang paling cantik dan sexsoi aduhai, HAHAHAHAH"
"tapi gue nggak janji"ucap alisa seketika membuat wajah jenny cemberut
"YAK bisa nggak wajah lo jangan cemberut seperti itu entar wajah lo seperti monyet yang nggak dapat makanan"ledek alisa
"YAAKKK!!! ALISA BANGSAAT JANGAN SAMAKAN GUE SAMA MONYET"teriak jenny yang sangat kesal
"HEH bangsat nggak usah teriak teriak napa HAH!!! gue nggak budek"pekik alisa
__ADS_1
"yah maaf habisnya lo sih samakan wajah gue sama monyet"
"sorry"
"apa loh bilang! gue nggak dengaar, coba lo bilang lagi"ucap jenny yang terkejut mendengarkan alisa berkata sorry karena seumur hidup alisa tidak pernah mengatakan sorry sama siapapun entah itu alisa bersalah atau tidak
"bacot"
"yah dia kembali lagi dalam mode datar"ucap jenny
silvi dan gengnya melihat alisa yang berada di kantin, merekapun datang menghampirinya
"wah..wahh... ada babu di sini" ucap silvi
"heh... babu kalau di panggil itu nyahut bego..."ucap lita
jenny yang geram dengan tingkah merekapun, jenny langsung memukul meja dengan sangat keras
"woy ulat bulu beracun pergi lo dari sini"ketus jenny
"santai dong asisten babu, kantin ini punya lo hah...! kan bukan dasar miskin aja belagu, ciih..."ucap silvi yang tidak terima di katakan ulat bulu beracun oleh jenny
cuiihhh...
silvi sengaja meludahi makanan yang tengah di makan oleh alisa
"maksud lo apa hah....! lo mau nantangin gue bangsat...?"jelas alisa yang tidak terima makanannya di ludahi seperti itu
"hahahahaha.... memang sepantasnya lo makan makanan seperti itu, lo kan miskin jadi nggak usah belagu deh lo...."ucap silvi
__ADS_1
"lihat aja gue akan buat lo dan keluarga lo menderita seumur hidup"tegas alisa dengan aura wajah yang menyeramkan
bulu kuduk mereka berdiri melihat wajah menyeramkan alisa
bangsat auranya menakutkan batin lita
nggak mungkin dia bisa melakukan itu, dia kan miskin cih ngapain juga gue harus takut sama dia batin silvi
"lo pikir gue takut HAH.... gue nggak takut sama gertakan lo bangsat..."ketus silvi
"heh ulat bulu beracun dan antek anteknya pergi sono, dasar pengacau, huusshh....husshhh"ucap jenny yang mengusir silvi dkk
"awas kalian berdua gue akan buat perhitungan sama kalian berdua, lihat saja nanti"ucap silvi yang masih tidak terima ancaman dari alisa
setelah silvi dkk pergi meninggalkan kantin, alisa segera menghubungi asistenya untuk mencari bukti kejahatan keluarganya silvi
tut... tut...
"hallo jhon saya ada tugas untuk anda, saya ingin anda mencari tahu bukti kejahatan aron nelson william, saya kasih waktu 24jam informasi itu harus saya terima"jelas alisa
"baik queen, queen harus hati hati menurut informan saya, ada 2 kelompok anak buahnya sedang memantau gerak gerik anda"ucap jhon
"terima kasih atas informasinya, segera anda selidiki 2 kelompok itu dan beritahukan kepada saya"ucap alisa
"b........"belum selesai jhon menjawab alisa sudah mematikan telepon secara sepihak, jhon yang mengetahuinya hanya bisa menghela napas panjang
rupanya ada tikus got yang mau main main dengan saya, kita lihat saja seberapa hebatnya kalian batin alisa dengan senyuman devil yang membuat jenny ketakutan melihat senyuman alisa
"al gue takut lihat senyuman iblis lo"ucap jenny terbata bata
__ADS_1
"dasar penakut lo, sebaiknya kita cabut saja dari sini"ucap alisa yang berlalu pergi
"woy bangsat, tungguin gue"ucap jenny yang berlari mengikuti alisa