Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 73


__ADS_3

...Hay bestiee, maaf kalo kata-kata othor selama penulisan ada yang salah, mohon dikoreksi yah, bestie-bestie......


...----------------...


"ALEEXXX"Teriak Alisa


Alex yang mendengarkan teriakan Alisa sontak saja Alex langsung bangun dan melihat Alisa didepan pintu dengan wajah yang sangat merah padam seperti singa yang sangat ingin menerkam mangsanya.


Alex yang ingin bangun dari tempat tidurnya namun tangan kanannya merasa berat, Alex menengok dan melihat Audy yang tidur disampingnya, Alexpun terkejut melihat penampilan audy yang tidak memakai pakaian apapun bahkan tanpa ia sadari ia juga tidak mengenakan pakaiannya.


'astaga apa yang terjadi, sumpah gue gak ingat apapun, pantas saja Alisa sangat marah, ini gak bisa dibiarkan gue harus secepatnya menjelaskan pada Alisa, gue gak mau Alisa menjauhi gue bahkan mendiami gue'gumam Alex.


Alisa menghampiri Alex dan menampar Alex diwajahnya yang sangat kuat.


Plaak...


plaak...


"Bangs*at Lo Alex, lo selingkuh dengan Audy? gue kira selama ini lo setia sama gue tapi nyatanya lo bermain gila di belakang gue, lo bahkan berhubungan badan sama audy? lo tega nyakiti perasaan gue Lex, lo jahat sama gue Lex, Gue benci sama lo dan gue gak akan maafin lo seumur hidup gue, jangan pernah lo nyari tentang gue, lo adalah laki-laki pengecut yang gue temuin, kalo lo menyukai audy gak usah lo deketain gue dan deketin bokap gue, Bangs*t, lo dan Audy adalah sampah masyarakat, ****, I HATE YOU ALEX"jelas Alisa panjang lebar, alisa mengeluarkan semua unek-uneknya.


Alex terdiam seperti patung menekin, Alex mencoba memeluk Alisa namun gagal, Alisa terus memukul Alex sehingga Alex terhuyung kebelakang, Alisa terus memukul Alex sampai Alex babak belur.


Audy yang mendengar keributan langsung bangun begitupun dengan teman-teman yang lain terkejut mendengar bunyi yang sangat kuat di lantai atas merekapun menghampiri kamar Alex.


sama seperti Alisa mereka terkejut melihat pakaian wanita berserakan, mereka melihat penampilan Alex yang sudah acak-acakan bahkan wajah Alex sudah babak belur


Jenny meliha ke samping yang masih ada audy yang menutupi badannya dengan selimut, jenny menghampiri audy dan melihat penampilan audy yang tidak memakai pakaian sedangkan Alisa meminjam kunci mobil deren agar ia bisa pergi dari vila.


derenpun mengiyakan dan mengasi kunci mobilnya pada Alisa, Alisa pergi tanpa berpamitan ke yang lain.


deren dan kevin merasa iba dengan Alex mereka berdua memapah Alex agar duduk di sofa.


sementara jenny menghampiri audy dan melayangkan tamparan yang sangat keras sehingga membuat cap lima jari merah di pipi kiri dan pigi kanan audy


plakk...


plakk.


audy yang merasa pipinya memanaspun tidak bisa berbuat apa-apa, audy mulai dramanya seolah-olah ia adalah korban dari kebiadapan Alex.

__ADS_1


"hiikkss.. hikkss.. kenapa kamu nampar aku jen, harusnya kamu nampar Alex bukan aku hiikss..hiksss... aku disini hanya korban jen, hikkss..hikss... aku takut hamil jen, kita sama-sama perempuan jen kamu pasti betapa terpuruknya aku ketika mahkota kita di ambil secara paksa hiikss.hikkss..."ucap audy dengan drama yang di buatnya.


Alex yang mendengar penjelasan audypun nampak geram, karena audy bicara tidak sesuatu fakta.


"lo jangan memutar balikan fakta bangs*t, gue gak pernah nyentuh lo sama sekali, lo pasti yang jebak gue kan, HUH!! Ngaku lo"ucap Alex yang sedang emosi.


melihat Alex emosi,deren dan kevib segera menahan Alex takutnya jangan sampai Alex akan membunuh Audy di depan mereka semua.


"disini yang korban itu aku Lex bukan kamu, kamu harus bertanggung jawab karena kamu sudah merenggut mahkota aku yang selama ini aku jaga hiikkss... hikkss... hikss..."ucap Audy


"tidak mungkin, kalau memang aku sudah mengambil mahkota berharga kamu pasti di sperei putih itu terdapat bercak darah per*w*n"ucap Alex


yang benar saja jenny langsung mengangkat selimut dan melihat bercak darah per*w*n audy, Alex merasa shock bukan hanya Alex saja tapi yang lain juga mersa shock.


deren yang melihat ada kejanggalan yang di buat audy, deren dan kevin memapah Alex untuk keluar dari kamar Alex dan pindah ke kamar Alisa, kevin menuruni tangga dan memberitahukan bibi untuk meminta kotak P3K, setelah bibi menyerahkan kotak P3K alex kembali ke kamar Alisa dan mengobati wajah Alex yang banyak lebam.


jenny,silvi,lita,dan nara memapah audy kekamar mandi untuk membersihkan badan audy, audy yang sengaja membuat drama seolah-olah bagian kew*nit**n miliknya terasa sakit dan ngilu, agar mereka percaya kalau Alex dan audy habis berhubungan badan semalam.


Alisa yang baru tiba di markasnya, Alisa sengaja tidak pulang di rumah karena alisa takut Tuan David akan terus menyanyakan dirinya yang udah balik duluan.


Alisa memanggil anak buahnya mempersiapkan mainan terbarunya, anak buah Alisapun menyetujuinya mereka tau jika queennya sedang marah ia pasti akan meminta para tahanannya menjadi mainannya.


tahan*n di keluarkan satu persatu,dan baris berjejer, Alisa mengambil salah satu mainan favoritnya yaitu cambuk dengan lapisan duri-duri tajam dari pisau dan besi yang sangat runcing.


Alisa langsung memulai permainannya


ctaass...


"arrrggghhhhh'


ctasss


"arggghhhh a-ampuun, lebih baik bunuh saya sja"


ctaass..


bughh..


bughh...

__ADS_1


"sa-saya sudah tidak kuat tolong bunuh saya saja"


"cih dasar lemah"


dor..


tembakan sekali tembak mengenai kepala t*han*n, tah*nan itu langsung ambruk.


...----------------...


Tian yang sudah sampai di kantor tuan David.


tak lupa juga tian mengajak ibunya bertemu langsung dengan Tuan David.


tian,ibunya,dan asistennya langsung masuk dalam lift.


tingg..


liftpun berhenti di lantai 10 yang terdapat 2 ruangan yakni di ruangan kanan milik tuan David sedangkan di ruangan kiri milik asistenya.


Richard yang melihat kedatangan Tian langsung saja Richard mempersilahkan mereka masuk.


tok...tok...


"Masuk"


ceklek..


Tuan david yang masih sibuk melihat laporan dan mengotak atik laptopnya tanpa menoleh siapa yang masuk di ruangannya.


"tuan ada tamu yang ingin bertemu dengan tuan"ucap richard.


"baiklah, tolong bilang sama OB membuat minuman untuk tamu saya"


"baik bos saya permisi"ucap richard yang di anggukan Tuan David.


Tuan david mengangkatkan kepalanya secara perlahan, ia mulai memperhatikan seorang wanita yang begitu mirip dengan mendiang istrinya, ia terus mengucek matanya takut ia salah memanggil.


richard menghampiri mereka.

__ADS_1


"Ro-rose kamu masih hidup sayang?"tanya Tuan David terbata-bata


__ADS_2