Pesona Alisa

Pesona Alisa
BAB 51


__ADS_3

Alisa menghampiri Alex dan Dokter Riska, dan menarik Alex agar Alex menjauh dari Dokter Riska


"Berani-beraninya Lo nyium calon suami gue, HAH!!"geram Alisa


Alex yang mendengar penuturan Alisa antara merasa bahagia atau takut, Alex merasa bahagia karena mendengar secara langsung Alisa memanggilnya dengan sebutan 'calon suami' sehingga membuat hati Alex berbunga-bunga namun disisi lain Alex takut jika nanti Alisa meninggalkan dirinya karena dokter Riska yang sengaja menciummya.


"Baru jadi calon aja udah belagu, Cihh, Asal lo tau ya gue dan Alex udah dijodohkan, kalo lo gak percya lo bisa tanya langsung Alex atau orang tua Alex"sinis dokter Riska


"Gue gak peduli"sinis Alisa


Alisa menarik pergelangan Alex dengan sedikit kasar, "ayo kita pergi Sayang"ucap Alisa yang sengaja menekankan kata 'sayang' agar dokter Riska marah


setelah melihat kepergian mereka berdua dokter Riska geram dan ingin sekali menghajar Alisa, Dokter Riska mulai merencanakan sesuatu yang bahaya untuk Alisa.


Dokter Riska adalah teman masa kecil Alex, walaupun mereka berdua terpaut usia hanya 1 tahun, Dokter Riska merupakan Dokter Termuda di negara tersebut karena kepintaranya, Dokter Riska sudah lama memendam perasaan suka pada Alex.

__ADS_1


Ketika orang tua Dokter Riska ingin menjodohkan Dokter Riska dengan salah satu sahabat orang tuanya, siapa lagi kalo bukan orang tua Alex, Dokter Riska bahagia mendengar kabar perjodohan itu dan ia terus memaksa orang tuanya agar secepatnya menentukan pernikahan.


Tapi, Alex ingin menolak perjodohan itu karena Alex tidak mencintai Dokter Riska dan menganggap Dokter Riska adalah sahabatnya dan tidak lebih.


karena di hati Alex sudah ada perempuan yang sangat berharga untuk dirinya, perempuan itu adalah Alisa.


"Al makasih ya kamu sudah membawa aku pergi dari hadapan Riska dan terima kasih juga kamu sudah memanggil aku dengan sebutan 'calon suami/sayang' aku sangat beruntung dengan panggilan yang kamu berikan Al"jelas Alex yang membuat Alisa memutar bola mata malas


"cihh, gak usah ge'er gue berbuat seperti itu agar kita berdua cepat pergi, lo kan tau gue gak suka yang namanya menunggu, PAHAM"jawab Alisa membuat Alex merucutkan bibirnya


Alisa senang melihat raut wajah Alex yang masam, mereka melangkahkan kaki menuju parkiran rumah sakit.


kembali ke ruangan pasien VVIP


"Mommy kenapa sedih?"tanya Christian

__ADS_1


"Mommy sedih Nak, memikirkan Adik Mommy yang entah dimana dia berada, melihat wajah Nak Alisa Mommy teringat dengan adik mommy, hiikss.. hiikss.. Tian mommy boleh minta tolong?"Tanya Mommy pada Tian, wajah sedih mommynya tian tidak bisa bohong


Matanya berkaca-kaca ketika mengingat masa lalu yang sangat kelam, akibat pertengkaran orang tuanya karena orang ketiga, mereka berdua terpisah, Mommy Rosita ikut papanya sedangkan Mommy Roseta ikut mamanya.


"Boleh, Mom, Mom mau minta tolong apa?"jawab Tian


"Mommy ingin kamu mencari tau keberadaan Adik mommy dan mommy ingin kamu harus menyelidiki identitas Nak Alisa"jelas Mommy Tian


"In sha Allah mom, tapi mommy harus janji, Mommy jangan nangis lagi ya, Tian gak mau lihat mommy sedih, kalo gitu mommy istirahat yah, kan mommy sudah minum obat, mommy tenang saja Tian akan melakukan semuanya sesuai dengan perintah mommy"jelas Tian dan mommy Rosita menganggukan.


Kalo Al benar-benar terbukti sepupu saya, berarti saya tidak ada harapan lagi untuk mendekati Alisa, Haiisshh Gerutu Tian


**Maaf ya othor uplodnya lama, soalnya othor lagi sibuk ngurusin berkas wisuda othor yang belum selesai 😥😥😥😥


jangan lupa berikan Rating 5 di novel othor yah...

__ADS_1


See you bestiee kuuuuhhh 🤗🤗🤗🤗**


__ADS_2